Berita

Anggota Komisi VI Fraksi PDIP, Mufti Aimah Nurul Anam saat rapat kerja bersama Kementerian BUMN, Selasa (19/3)/Repro

Politik

Anggota Fraksi PDIP Akui Kemenangan Prabowo saat Rapat Bareng BUMN

SELASA, 19 MARET 2024 | 18:56 WIB | LAPORAN: DIKI TRIANTO

Kemenangan Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming Raka di Pilpres 2024 tersirat disampaikan Anggota Komisi VI Fraksi PDIP, Mufti Aimah Nurul Anam.

Hal itu terucap saat Komisi VI DPR menggelar rapat kerja bersama Menteri BUMN, Erick Thohir di Gedung DPR RI, Jakarta, Selasa (19/3).

Awalnya, Mufti membahas soal gelaran Formula E Jakarta yang absen di tahun 2024. Ia membandingkan absennya Formula E dengan MotoGP Mandalika yang tetap digelar pada September 2024 mendatang.


Melihat perbedaan perlakuan tersebut, Mufti menilai absennya Formula E dilakukan semata-mata hanya alasan politik Pemilu 2024.

"Formula E tahun 2024 tidak dilaksanakan karena kondisi politik tidak stabil. Tapi MotoGP tetap dilakukan walaupun tren penonton menurun. Artinya, tidak dilakukan Formula E hanya soal kontestasi pilpres saja," kata Mufti.

Maka dari itu, ia berharap Formula E bisa kembali digelar di Indonesia karena kontestasi pilpres sudah selesai. Mufti lantas menyinggung kemenangan Prabowo-Gibran berdasarkan hitung cepat sejumlah lembaga survei.
 
"Ini kan sudah kelihatan di quick count capres yang Pak Menteri dukung (Prabowo-Gibran). Artinya pemilu aman-aman saja. Artinya, harapan kami Formula E bisa diteruskan" demikian kata Mufti.

Tak hanya mengakui kemenangan paslon 2, politisi PDIP ini juga  beberapa kali memuji Prabowo. Dia menyebut Prabowo memiliki kepedulian dengan BUMN.

"Walaupun berbeda kubu (di Pilpres 2024), kami sangat mengapresiasi atas apa yang dilakukan Pak Prabowo dalam upaya untuk memperbaiki BUMN. Saat kampanye, beliau mengkritik manajemen BUMN," tandasnya.

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

KPK Panggil Sekretaris Camat hingga Direktur Perusahaan dalam Kasus OTT Bupati Bekasi

Rabu, 14 Januari 2026 | 12:09

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Ijazah Asli Kehutanan UGM

Rabu, 14 Januari 2026 | 05:09

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

UPDATE

Sekolah Rakyat dan Investasi Penghapusan Kemiskinan Ekstrim

Kamis, 15 Januari 2026 | 22:03

Agenda Danantara Berpotensi Bawa Indonesia Menuju Sentralisme

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:45

JMSI Siap Perkuat Peran Media Daerah Garap Potensi Ekonomi Biru

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:34

PP Himmah Temui Menhut: Para Mafia Hutan Harus Ditindak Tegas!

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:29

Rezim Perdagangan dan Industri Perlu Dirombak

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:15

GMPG Pertanyakan Penanganan Hukum Kasus Pesta Rakyat Garut

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:02

Roy Suryo Ogah Ikuti Langkah Eggi dan Damai Temui Jokowi

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:00

GMNI: Bencana adalah Hasil dari Pilihan Kebijakan

Kamis, 15 Januari 2026 | 20:42

Pakar Hukum: Korupsi Merusak Demokrasi Hingga Hak Asasi Masyarakat

Kamis, 15 Januari 2026 | 20:28

DPR Setujui Anggaran 2026 Komnas HAM Rp112 miliar

Kamis, 15 Januari 2026 | 20:26

Selengkapnya