Berita

Ketua Umum Partai Golkar, Airlangga Hartarto dan Calon Presiden 2024, Prabowo Subianto/Ist

Politik

Wajar Golkar Dapat 5 Kursi Menteri karena Partai Pemenang

SELASA, 19 MARET 2024 | 13:19 WIB | LAPORAN: DIKI TRIANTO

Harapan Partai Golkar mendapatkan lima kursi menteri jika pasangan Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming Raka dilantik sebagai presiden dan wakil presiden 2024 dinilai rasional.

Direktur Eksekutif Indonesia Political Review (IPR), Ujang Komarudin mengatakan, Golkar merupakan partai yang all out mendukung Prabowo-Gibran. Belum lagi, perolehan suara partai berlambang pohon beringin ini paling besar di antara parpol lain di Koalisi Indonesia Maju (KIM).

"Kekuatan Golkar menjadi prioritas bagi Prabowo. Kenapa itu penting, karena ketika pemerintahan berjalan ke depan lalu Golkar merasa aman dan nyaman di koalisi Prabowo-Gibran, maka Golkar akan habis-habisan dukung Prabowo," kata Ujang kepada wartawan, Selasa (19/3).


Ujang memandang, pembagian kekuasaan atau power sharing merupakan hal biasa dalam kontestasi politik. Ia pun yakin sudah ada kesepakatan politik antara Airlangga dengan Prabowo apabila paslon nomor urut 2 itu menang Pilpres 2024.

"Saya mendengar informasi dari internal Golkar sebelum pelaksanaan Pemilu 2024 bahwa Golkar minimal mendapatkan lima kursi menteri, sehingga wajar ketika Airlangga ucapkan itu," jelas Ujang.

Permintaan itu wajar. Justru yang tidak wajar jika Golkar mendapat kursi menteri sedikit. Hal ini akan membuat Golkar bermain setengah mendukung sehingga berefek tidak baik bagi Prabowo-Gibran.

"Prabowo akan berpikir bagaimana caranya agar Golkar nyaman dan dapat terakomodir. KIM kan ada Gerindra, Golkar, Demokrat, dan PAN. Maka siapa partai yang menang pemilu, maka mendapatkan jumlah kursi menteri yang proporsional," tutupnya.

Populer

Rumah Bersejarah di Menteng Berubah Wujud

Sabtu, 07 Maret 2026 | 22:49

Pengacara Terkenal yang Menyita Perhatian Publik

Minggu, 08 Maret 2026 | 11:44

KPK Dikabarkan Gelar OTT di Cilacap Jawa Tengah

Jumat, 13 Maret 2026 | 14:54

Anggaran Pendidikan Diperebutkan, Sistemnya Tak Pernah Dibereskan

Sabtu, 14 Maret 2026 | 07:48

Siapa Berbohong, Fadia Arafiq atau Ahmad Luthfi?

Sabtu, 07 Maret 2026 | 06:42

Bangsa Tak Akan Maju Tanpa Makzulkan Gibran dan Adili Jokowi

Senin, 09 Maret 2026 | 00:13

Prabowo Berpeluang Digeruduk Demo Besar Usai Lebaran

Rabu, 11 Maret 2026 | 06:46

UPDATE

Wall Street Kompak Hijau Berkat Lonjakan Saham AI

Selasa, 17 Maret 2026 | 08:03

Krisis Energi Kuba: Blokade Minyak AS Picu Pemadaman Listrik Nasional

Selasa, 17 Maret 2026 | 07:45

Festival 1000 Berkah: Dari Sampah Plastik Menjadi Paket Pangan untuk Sesama

Selasa, 17 Maret 2026 | 07:35

Ancaman Inflasi Global Tekan Harga Emas Dunia ke Bawah Level 5.000 Dolar AS

Selasa, 17 Maret 2026 | 07:22

Pasar Eropa Bangkit dari Tekanan, STOXX 600 Ditutup Hijau

Selasa, 17 Maret 2026 | 07:07

Melawan atau Hanyut dalam Tekanan

Selasa, 17 Maret 2026 | 06:43

Negara Harus Petakan Pola Serangan KKB di Papua Demi Lindungi Warga

Selasa, 17 Maret 2026 | 06:23

Pedro Sanchez Warisi Politik Bebas Aktif Bung Karno

Selasa, 17 Maret 2026 | 05:59

TNI AL Gelar Bakti Sosial dan Kesehatan di Pesisir Tangerang

Selasa, 17 Maret 2026 | 05:45

SPPG IFSR Gelar Program Makan Berbuka Gratis Tanpa APBN

Selasa, 17 Maret 2026 | 05:22

Selengkapnya