Berita

Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan dan Presiden Rusia, Vladimir Putin/Net

Dunia

Ucapkan Selamat untuk Putin, Erdogan Tawarkan Diri Jadi Mediator Perang

SELASA, 19 MARET 2024 | 11:06 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Ucapan selamat untuk kemenangan Presiden Rusia, Vladimir Putin terus mengalir dari pemimpin dunia.

Pada Selasa (19/3), Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan menyampaikan ucapan selamatnya kepada Putin melalui sambungan telepon.

Menurut laporan Kantor Kepresidenan Turki, Erdogan dalam panggilan itu menawarkan diri sebagai mediator dalam perang Ukraina kepada Putin.


"Presiden Erdogan menyatakan keyakinannya bahwa evolusi positif dalam hubungan antara Turki dan Rusia terus berlanjut dan menyatakan bahwa Turki siap memainkan peran fasilitator untuk kembali ke meja perundingan dengan Ukraina,” bunyi laporan tersebut, seperti dimuat AFP.

Ini bukan pertama kalinya Erdogan mengajukan diri sebagai mediator perdamaian. Pemimpin Turki itu dikenal menjalin hubungan baik dengan Putin maupun Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky.

Erdogan menjamu Zelensky di Istanbul pada awal bulan Maret, dan Putin dijadwalkan mengunjungi Turki pada bulan Februari sebelum dia membatalkan perjalanan tersebut.

Sementara itu, Menteri Luar Negeri Turki Hakan Fidan menyoroti retorika berbahaya yang disampaikan Presiden Prancis, Emmanuel Macron tentang potensi pengerahan pasukan Barat ke Ukraina dan pernyataan Putin tentang kesiapan Rusia menghadapi perang nuklir.

"Berbicara tentang pasukan Eropa, ancaman nuklir, semua ini berbahaya," tegasnya.

Fidan mendesak agar perang Ukraina segera diakhiri karena sudah jelas kedua pihak sama-sama dirugikan.

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

KPK Panggil Sekretaris Camat hingga Direktur Perusahaan dalam Kasus OTT Bupati Bekasi

Rabu, 14 Januari 2026 | 12:09

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

Mahfud MD: Mas Pandji Tenang, Nanti Saya yang Bela!

Rabu, 07 Januari 2026 | 05:55

UPDATE

Sekolah Rakyat dan Investasi Penghapusan Kemiskinan Ekstrim

Kamis, 15 Januari 2026 | 22:03

Agenda Danantara Berpotensi Bawa Indonesia Menuju Sentralisme

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:45

JMSI Siap Perkuat Peran Media Daerah Garap Potensi Ekonomi Biru

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:34

PP Himmah Temui Menhut: Para Mafia Hutan Harus Ditindak Tegas!

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:29

Rezim Perdagangan dan Industri Perlu Dirombak

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:15

GMPG Pertanyakan Penanganan Hukum Kasus Pesta Rakyat Garut

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:02

Roy Suryo Ogah Ikuti Langkah Eggi dan Damai Temui Jokowi

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:00

GMNI: Bencana adalah Hasil dari Pilihan Kebijakan

Kamis, 15 Januari 2026 | 20:42

Pakar Hukum: Korupsi Merusak Demokrasi Hingga Hak Asasi Masyarakat

Kamis, 15 Januari 2026 | 20:28

DPR Setujui Anggaran 2026 Komnas HAM Rp112 miliar

Kamis, 15 Januari 2026 | 20:26

Selengkapnya