Berita

Tentara Israel/Net

Dunia

Dukungan Militer AS untuk Israel Mulai Kendor

SENIN, 18 MARET 2024 | 19:18 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Bantuan militer Amerika Serikat mulai berkurang untuk Israel. Hal itu diungkap Arab News, merujuk pada kesaksian seorang pejabat militer Israel yang tidak ingin disebutkan namanya pada Senin (18/3).

Pejabat itu mengungkap bahwa setiap tahunnya Israel menerima sekitar 3,8 miliar dolar AS bantuan militer dari AS dan pengiriman senjatanya semakin masif dan cepat sejak perang dengan Hamas meletus 7 Oktober lalu.

Kendati demikian, belakangan pengiriman senjata dari Washington ke Tel Aviv menurun dan datang lebih lambat dari biasanya.


"Saat ini sangat lambat (bantuan militer AS), meningkatkan kekhawatiran atas berkurangnya stok peluru artileri 155 mm dan amunisi tank," ungkap sumber tersebut.

Lebih lanjut, pejabat Israel itu menyoroti keretakan hubungan Presiden AS Joe Biden dengan Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahui yang diduga berdampak pada penurunan bantuan militer.

“Persepsi global mengenai perang berdampak besar pada kami dan hubungan kami dengan AS. Pengaruh Amerika untuk memperlambat serangan adalah sesuatu yang sangat kami khawatirkan. Mereka adalah sekutu terpenting kita," jelasnya.

Sikap Netanyahu yang menentang solusi dua negara dan persetujuannya terhadap permukiman lebih lanjut di Tepi Barat telah memperburuk ketegangan dengan AS.

Meski ada laporan soal penurunan bantuan, Gedung Putih membantah bahwa mereka sengaja memperlambat dukungan untuk Israel.

Penasihat komunikasi keamanan nasional Gedung Putih, John Kirby menegaskan dukungan yang tidak terbantahkan untuk Israel.

“Kami terus mendukung Israel dengan kebutuhan pertahanan diri mereka. Itu tidak akan berubah, dan kami sangat berterus terang mengenai hal itu," tegasnya.

Populer

Kafe Diduga terkait Jampidsus Digeledah

Rabu, 08 Juli 2026 | 16:36

Mapolda Metro Dijaga Ketat

Jumat, 10 Juli 2026 | 19:04

Oknum Prajurit di Lokasi Penggeledahan di Luar Mandat TNI

Sabtu, 11 Juli 2026 | 03:29

Beredar Surat Diduga dari Kejagung untuk Konsolidasi Usai Penggeledahan Cafe de' CLAN Signature

Kamis, 09 Juli 2026 | 12:53

Presiden Pasti Tahu Dinamika Penggeledahan Cafe de’CLAN Signature

Kamis, 09 Juli 2026 | 09:00

KPK Benaran Sakit Jiwa, Gedung Merah Putih Mending untuk Merawat ODGJ

Kamis, 16 Juli 2026 | 19:00

Terima Kasih Bang Refly, Nama Saya Sudah Diubah jadi ‘Si Udin’

Selasa, 07 Juli 2026 | 03:14

UPDATE

Harga Minyak Dunia Menetap di Level 84 Dolar AS

Jumat, 17 Juli 2026 | 10:17

Kejaksaan Agung Casablanca Bebaskan A.M. demi Jaga Objektivitas Proses Hukum

Jumat, 17 Juli 2026 | 10:16

Usulan Nasdem Naikkan Ambang Batas Diduga untuk Jegal PSI

Jumat, 17 Juli 2026 | 10:14

Komisi XII DPR: Kelangkaan BBM di Sumut Bukan Persoalan Biasa

Jumat, 17 Juli 2026 | 09:58

IHSG Balik Arah ke Zona Merah, Dolar AS Melemah ke Rp17.943

Jumat, 17 Juli 2026 | 09:45

Pertarungan Bisnis Adidas-Nike dan Pundi Pundi FIFA di Piala Dunia 2026

Jumat, 17 Juli 2026 | 09:44

Pulau Baai Butuh Solusi Permanen, Bukan Pengerukan Berulang

Jumat, 17 Juli 2026 | 09:39

Emas Antam Anjlok Rp27.000, Satu Gram Jadi Rp2,6 Juta

Jumat, 17 Juli 2026 | 09:31

Bobby Adhityo Dicecar KPK soal Pengaturan Temuan Audit BPK

Jumat, 17 Juli 2026 | 09:26

Terungkap, 307 Ribu QR Code BBM Subsidi Bermasalah Diblokir

Jumat, 17 Juli 2026 | 09:17

Selengkapnya