Berita

Presiden Joko Widodo/Net

Politik

Rezim Sibuk Salahkan El Nino agar Bisa Impor Beras

SENIN, 18 MARET 2024 | 08:17 WIB | LAPORAN: JAMALUDIN AKMAL

Pemerintah Indonesia dinilai sibuk menyalahkan fenomena alam El Nino atas kelangkaan beras, agar bisa impor beras dari Filipina dan Vietnam.

Padahal baik Filipina maupun Vietnam juga terdampak El Nino.

Menurut Direktur Gerakan Perubahan, Muslim Arbi, di Jakarta, Senin (18/3), rezim Joko Widodo hanya menjadikan El Nino sebagai kambing hitam, demi bisa impor beras.


"Joko Widodo lebih utamakan petani asing dibanding petani sendiri, dengan mengimpor beras dari Vietnam dan Filipina, padahal dua negara itu juga terdampak El Nino, tapi bisa panen," kata Muslim kepada Kantor Berita Politik RMOL.

Muslim menduga pemerintah hanya mengkambinghitamkan El Nino, dijadikan alasan agar bisa impor beras.

"Patut diduga impor dilakukan para importir yang sudah sawer dana Pilpres dan Pemilu? Imbalannya, pemerintah membuka kran impor, untuk mengembalikan dana yang telah disetor para importir. Jadi jangan salah, impor beras setelah Pilpres dan Pemilu bisa jadi ada margin untuk menutupi dana-dana politik," pungkas Muslim.

Populer

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

Pergantian KSAD jadi Sinyal Skenario Baru Penentuan Panglima TNI

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 03:02

UPDATE

KPK Setengah Hati Panggil Nusron Wahid

Kamis, 22 Oktober 2026 | 02:16

Optimisme dan Tantangan Golkar di Era Bahlil Lahadalia

Kamis, 22 Oktober 2026 | 02:08

Dibuka Program Madrasah Layak Belajar 2026 untuk 700 Madrasah

Kamis, 22 Oktober 2026 | 01:38

Prabowo dan DPR Harus Dengarkan Desakan Gibran Mundur dari Wapres

Kamis, 22 Oktober 2026 | 01:23

Bantu Kuliner Indonesia Mendunia, Pemerintah Diminta Tiru Thailand

Kamis, 22 Oktober 2026 | 01:01

Lumat Arema, Persija Puncaki Klasemen

Kamis, 22 Oktober 2026 | 00:39

PDIP: Usulan Luhut Cederai Rasa Keadilan Masyarakat

Kamis, 22 Oktober 2026 | 00:19

Infrastruktur Perikanan KNMP di Papua Tengah Diharapkan Dorong Ekonomi Nelayan

Kamis, 22 Oktober 2026 | 00:01

Usulan Luhut soal Ubah Definisi Korupsi Membahayakan

Rabu, 21 Oktober 2026 | 23:35

Polisi Bunuh Polisi Melonjak Dua Kali Lipat pada 2026

Rabu, 21 Oktober 2026 | 23:15

Selengkapnya