Berita

Ketua Harian DPD Partai Golkar Jateng, Wihaji/RMOLJateng

Politik

Wihaji Dinilai Layak Gantikan Ganjar Pranowo

MINGGU, 17 MARET 2024 | 16:27 WIB | LAPORAN: ACHMAD RIZAL

Sejumlah nama mulai disebut dan dinilai layak menggantikan Ganjar Pranowo sebagai gubernur Jawa Tengah pada Pilkada 2024.

Salah satunya, Wihaji, juga Ketua Harian DPD Partai Golkar Jateng. Dia dinilai layak menggantikan Ganjar Pranowo.

Ketua DPD Partai Golkar Jawa Tengah, M Iqbal Wibisono, Seperti dikutip dari Kantor Berita RMOLJateng, Minggu (17/3), menyebut Wihaji pantas maju, baik sebagai calon gubernur atau wakil gubernur, karena rekam jejaknya sebagai Bupati Batang positif.


Di bawah kepemimpinannya, Batang menjadi daerah kondusif. Yang menonjol, Wihaji ikut berperan pada keberadaan Kawasan Industri Batang.

"Saya pikir Wihaji pantas naik level sebagai calon gubernur atau wakil gubernur Jateng," jelas Iqbal.

Menurut dia, ada tiga kunci agar Jateng menjadi lebih baik, yakni harus dipimpin figur yang mampu menyehatkan masyarakat, mampu meningkatkan pendidikan masyarakat, dan mampu menaikkan pendapatan masyarakat.

Pernyataan Iqbal diamini Dekan FISIP Universitas Wahid Hasyim (Unwahas) Semarang, Dr Agus Riyanto, yang menyebut Wihaji memiliki modal dasar yang kuat untuk maju di kontestasi Pilkada Jateng.

"Dia memiliki modal sosial kuat, karena secara kultural memiliki kedekatan dengan kalangan Nahdliyin, salah satu basis massa terbesar di Jateng. Modal itu bisa menjadi salah satu amunisi politik efektif bagi jika mencalonkan diri sebagai calon gubernur atau wakil gubernur Jateng," katanya.

Agus juga mengatakan, pasca Ganjar Pranowo, Jateng membutuhkan sosok pemimpin yang tidak hanya populis, tetapi juga harus memiliki kapabilitas dan pengalaman memimpin pemerintahan, dan itu ada pada sosok Wihaji.

Dia mengingatkan, ada beberapa persoalan penting yang harus ditangani dan menjadi pekerjaan rumah gubernur dan wakil gubernur Jateng mendatang.

Di antaranya masalah kemiskinan, infrastruktur jalan, dan banjir rob, sehingga dibutuhkan pemimpin yang benar-benar menguasai peta Jateng secara komprehensif, dan memahami karakter dan aspirasi masyarakat.

Populer

PIK-2 dan Ancaman Kedaulatan Negara

Rabu, 19 Agustus 2026 | 04:42

Satlap Tri Cakti Diduga Hadang Polisi di Belitung, IPW Desak Ada Tindak lanjut

Senin, 17 Agustus 2026 | 14:30

KPK OTT Rektor Unsoed Prof Akhmad Sodiq

Jumat, 21 Agustus 2026 | 08:01

Rismon Sianipar Bisa Menangkan Sayembara Rp100 Juta dari Denny Indrayana

Rabu, 12 Agustus 2026 | 05:19

KPK Temukan Dokumen Pengurusan Perkara Lain di Rumah Ayah Iptu Setya Budi Dias

Rabu, 12 Agustus 2026 | 22:18

TNI Kuasai Wilayah OPM di Intan Jaya dan Sita Sejumlah Senjata

Minggu, 16 Agustus 2026 | 01:24

Boyamin Sebut Ada Dua Brankas Kosong di Rumah Febrie, Ini Respons Kejagung

Rabu, 12 Agustus 2026 | 11:14

UPDATE

DPR: Korporasi Penyebab Karhutla Harus Diberi Sanksi Berat

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 16:22

Pantau Karhutla Riau, Menteri Jumhur Diperlihatkan Inovasi Green Policing

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 15:22

Tanpa Masker, Prabowo Tinjau Langsung Karhutla di Kalbar

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 15:09

Sasar Ribuan Korban Gempa Nagekeo, BHS dan DLU Kirim Bantuan Logistik Hingga Mainan Edukatif

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 14:57

Karhutla Meluas hingga Permukiman Warga Banjarbaru

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 14:47

Segel 4 Lahan Konsesi, Menteri LH Bertolak ke Kalimantan Usai Pantau Karhutla Riau

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 14:29

Efek El Nino dan B50 Bikin Harga CPO Terbang ke Level Tertinggi

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 14:11

Kabut Asap Karhutla Makin Parah, Kabupaten Kotim Hentikan Sekolah Tatap Muka

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 13:40

Kalah Gugatan Privasi, Pangeran Harry Wajib Bayar Rp317 Miliar

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 13:24

Aliansi Mahasiswa DIY Soroti Ancaman Perampasan Ruang Hidup di Pracimantoro

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 13:12

Selengkapnya