Berita

KM Parikudus tenggelam di barat Pulau Rambut, Kepulauan Seribu, Senin (11/3)/Net

Nusantara

Mendesak Evaluasi Penyeberangan Laut Kepulauan Seribu

MINGGU, 17 MARET 2024 | 09:03 WIB | LAPORAN: WIDODO BOGIARTO

Pemprov DKI Jakarta harus segera mengevaluasi prosedur penyeberangan dari Jakarta menuju Kepulauan Seribu dan sebaliknya.

Hal ini dilakukan agar tak ada lagi peristiwa tenggelamnya kapal, seperti yang belum lama terjadi pada KM Parikudus di barat Pulau Rambut, Kepulauan Seribu, pada Senin lalu (11/3).

“Jangan kemudian menjadi seperti pemadam kebakaran, muncul masalah baru dipadamkan,” kata Anggota Komisi A DPRD DKI Jakarta Dwi Rio Sambodo dikutip Minggu (17/3).


Rio mengatakan, evaluasi keseluruhan prosedur penyebrangan itu bertujuan untuk mencegah agar peristiwa serupa tidak lagi terjadi.

Apalagi Kepulauan Seribu akan menjadi kawasan wisata pesisir yang ada di wilayah Jakarta dan menggerakkan ekonomi masyarakat.

“Harus ada pendekatan yang lebih prefentif sehingga masalah yang timbul sudah diantisipasi. Kemudian evaluasi itu harus dilakukan secara berkelanjutan. Tidak sepotong-sepotong,” ungkap politikus PDIP ini.

Rio menegaskan, peristiwa tenggelamnya KM Pari Kudus merupakan pelajaran berharga untuk mengevaluasi perizinan, kelayakan kapal, kapasitas penumpang, dan fitur keselamatan di sektor angkutan laut dan perairan.

“Termasuk juga soal teknologi informasi kondisi perairan. Sehingga tidak terjadi lagi peristiwa serupa,” tutup Rio.






Populer

Enak Jadi Mulyono Bisa Nyambi Komisaris di 12 Perusahaan

Kamis, 12 Februari 2026 | 02:33

Kasihan Jokowi Tergopoh-gopoh Datangi Polresta Solo

Kamis, 12 Februari 2026 | 00:45

Rakyat Menjerit, Pajak Kendaraan di Jateng Naik hingga 60 Persen

Kamis, 12 Februari 2026 | 05:21

Jokowi Layak Digelari Lambe Turah

Senin, 16 Februari 2026 | 12:00

Dua Menteri Prabowo Saling Serang di Ruang Publik

Kamis, 12 Februari 2026 | 04:20

Cara Daftar Mudik Gratis BUMN 2026 Lengkap Beserta Syaratnya

Kamis, 12 Februari 2026 | 20:04

Roy Suryo Cs di Atas Angin terkait Kasus Ijazah Jokowi

Rabu, 18 Februari 2026 | 12:12

UPDATE

ASEAN di Antara Badai Geopolitik

Minggu, 22 Februari 2026 | 19:44

Oknum Brimob Bunuh Pelajar Melewati Batas Kemanusiaan

Minggu, 22 Februari 2026 | 19:32

Bocoran Gedung Putih, Trump Bakal Serang Iran Senin atau Selasa Depan

Minggu, 22 Februari 2026 | 19:24

Eufemisme Politik Hak Dasar Pendidikan

Minggu, 22 Februari 2026 | 19:22

Pledoi Riva Siahaan Pertanyakan Dasar Perhitungan Kerugian Negara

Minggu, 22 Februari 2026 | 18:58

Muncul Framing Politik di Balik Dinamika PPP Maluku

Minggu, 22 Februari 2026 | 18:22

Bank Mandiri Perkuat UMKM Lewat JuraganXtra

Minggu, 22 Februari 2026 | 17:51

Srikandi Angudi Jemparing

Minggu, 22 Februari 2026 | 17:28

KPK Telusuri Safe House Lain Milik Pejabat Bea Cukai Simpan Barang Haram

Minggu, 22 Februari 2026 | 16:43

Demi Pengakuan, Somaliland Bolehkan AS Akses Pangkalan Militer dan Mineral Kritis

Minggu, 22 Februari 2026 | 16:37

Selengkapnya