Berita

Dubes Indonesia Nana Yuliana memberikan kain batik untuk Menteri Luar Negeri dan Investasi Jamaika, Kamina Johnson Smith, dalam pertemuan di Kingston, Kamis (14/3)./RMOL

Dunia

Dubes Nana Berikan Batik untuk Menlu Kamina, Perkuat Hubungan Indonesia-Jamaika

SABTU, 16 MARET 2024 | 21:32 WIB | LAPORAN: JONRIS PURBA

Batik menjadi aset diplomasi untuk mempererat hubungan diplomatik Indonesia dan Jamaika yang telah terjalin sejak 17 Desember 1981.

Pada pertemuan bilateral di sela-sela Jamaican Diplomatic Days yang dilaksanakan Kemlu Jamaika, di Kingston, Kamis (14/3), Dubes Indonesia Nana Yuliana memberikan hadiah kain batik kepada Menteri Luar Negeri dan Investasi Kamina Johnson Smith.

Jamaika yang terletak di kawasan Karibia merupakan negara yang berada di wilayah akreditasi KBRI di Havana Kuba, di samping Republik Doiminikana, Bahamas dan Haiti.


Dalam keterangannya kepada redaksi, Dubes Nana mengatakan, politik luar Negeri Jamaika sangat aktif di wilayah Karibia di mana Jamaika merupakan tempat kedudukan International Seabed Authority (ISBA) yang berdiri pada tangal 10 Desember 1982, menjadi tuan rumah Konvensi Hukum Laut PBB (UNCLOS 1982) yang ditandatangani di Montego Bay.

Pada 11 Maret 2024, Jamaika menjadi tuan rumah pertemuan organisasi Masyarakat Karibia (CARICOM) untuk membahas transisi pemerintahan Haiti, yang dihadiri selain pemimpin CARICOM juga Menlu AS Anthony Blinken, pejabat Brazil, Kanada, Prancis, Mexico dan PBB untuk membantu pemecahan krisis keamanan Haiti.

Dubes Nana Yuliana menyampaikan bahwa pada tanggal 24 sampai 30 Mei mendatang, KBRI Havana akan melakukan pelatihan pembuatan batik bagi 125 kaum perempuan di Jamaika, bekerja sama dengan Menteri Kebudayaan, Jender, Hiburan dan Olahraga. Pelatihan batik ini diharapkan dapat bermanfaat bagi kaum perempuan Jamaika untuk meningkatkan ekonomi keluarga.

Pada 2023 Jamaika telah mendukung pencalonan Indonesia di organisasi internasional seperti, UNIDO, Dewan HAM PBB, IMO, produk herbal Jamu sebagai salah satu daftar warisan budaya UNESCO, dan pengusulan Bahasa Indonesia sebagai bahasa resmi ke-10 di UNESCO.

Tahun ini Indonesia mengharapkan dukungan Jamaika atas pencalonan Indonesia pada organisasi internasional diantaranya pada IMO, UN Board of Auditor, UN Anggota Tidak Tetap Dewan Keamanan dan Advisory Committee on Administrative and Budgetary Questions (ACABQ).

Hubungan perdagangan Indonesia dan Jamaika terus meningkat dari tahun ke tahun. Pada 2023, perdagangan Indonesia berjumlah 37. 2 juta USD meningkat 3.64 % dari tahun 2022 sebesar 35,9 juta USD, ujar Dubes Nana.

Indonesia menawarkan program beasiswa kepada Menlu Jamaika yang dapat diikuti oleh mahasiswa dan warga Jamaika diantaranya beasiswa program Kemitraan Negara Berkembang (KNB), beasiswa Dharmasiswa Kemdikbud, beasiswa dari BRIN dan Pelatihan Peningkatan Kapasitas Diversifikasi Produk Kelapa.

“Jamaika berjanji akan mendukung pencalonan Indonesia pada pencalonan organisasi internasional di PBB,” ujar Dubes Nana lagi.

Jamaika juga akan mengirim dua orang peserta pada pelatihan Peningkatan Kapasitas Diversifikasi Produk Kelapa ke Indonesia. Menlu Jamaika berpandangan bahwa pelatihan ini sangat penting untuk meningkatkan kemampuan para petani Jamaika dalam mengolah kelapa dengan baik, serta dapat meningkatkan penghasilan keluarga.

Populer

Kafe Diduga terkait Jampidsus Digeledah

Rabu, 08 Juli 2026 | 16:36

Mapolda Metro Dijaga Ketat

Jumat, 10 Juli 2026 | 19:04

AHY dan Ibas Dilaporkan ke KPK Buntut Lonjakan Harta

Senin, 06 Juli 2026 | 14:49

Oknum Prajurit di Lokasi Penggeledahan di Luar Mandat TNI

Sabtu, 11 Juli 2026 | 03:29

Beredar Surat Diduga dari Kejagung untuk Konsolidasi Usai Penggeledahan Cafe de' CLAN Signature

Kamis, 09 Juli 2026 | 12:53

Presiden Pasti Tahu Dinamika Penggeledahan Cafe de’CLAN Signature

Kamis, 09 Juli 2026 | 09:00

Terima Kasih Bang Refly, Nama Saya Sudah Diubah jadi ‘Si Udin’

Selasa, 07 Juli 2026 | 03:14

UPDATE

Proses Hukum Febrie Adriansyah Harus Bebas dari Intervensi Politik

Senin, 13 Juli 2026 | 06:23

Tentara Salib Eropa dalam Penjarahan Konstantinopel 1204

Senin, 13 Juli 2026 | 06:05

PT Japfa Comfeed di Cengkareng Terbakar

Senin, 13 Juli 2026 | 06:03

Timnas Inggris Tak Pernah Masuk Daftar Lawan Lionel Messi

Senin, 13 Juli 2026 | 05:32

Ivan Gunawan Harap Pemerintah Bantu Pembangunan 99 Masjid

Senin, 13 Juli 2026 | 05:23

Mengungkap Skandal Pemerasan Bu Etik

Senin, 13 Juli 2026 | 05:09

Ketahuan, Amplop Baru Dikembalikan?

Senin, 13 Juli 2026 | 05:03

MBG dan KDMP Manifestasi Nyata Pelaksanaan Pasal 33 UUD 1945

Senin, 13 Juli 2026 | 04:36

Mundurnya Febrie Adriansyah Jadi Pesan Politik Antikorupsi Pemerintahan Prabowo

Senin, 13 Juli 2026 | 04:05

Waspada! Ada Kompromi Kasus Ijazah Jokowi Disetop

Senin, 13 Juli 2026 | 04:02

Selengkapnya