Berita

Perdana Menteri Israel, Benjamin Netanyahu/Net

Global

Tolak Tuntutan Pertukaran Sandera Hamas, Netanyahu Setujui Operasi Rafah

SABTU, 16 MARET 2024 | 17:44 WIB | LAPORAN: ALIFIA DWI RAMANDHITA

Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu menyetujui rencana operasi militer Pasukan Pertahanan Israel (IDF) di kota Rafah di Gaza selatan, pada Jumat (15/3).

Kantor PM Israel dalam pernyataannya juga mengatakan bahwa Netanyahu menolak tuntutan Hamas untuk membebaskan sandera mereka sebagai bagian dari persyaratan atas tahanan Palestina.

Keputusan ini diambil setelah pertemuan kabinet perang yang berlangsung di tengah tegangnya situasi di wilayah tersebut.


"Tuntutan Hamas (yang meminta pembebasan sandera) tidak masuk akal," kata kantor PM Israel, dikutip CGTN pada Sabtu (16/3).

Meskipun terdapat peringatan luas dari komunitas internasional untuk menghindari lebih banyak serangan ke Rafah, tempat sekitar 1,5 juta pengungsi Palestina mencari perlindungan, namun Israel tetap memutuskan untuk melancarkan operasi militer di kota tersebut.

Menanggapi keputusan Israel, kepresidenan Palestina mengecam rencana tersebut. Mereka meminta masyarakat internasional untuk mencegah "agresi berbahaya" yang diyakini akan semakin memperburuk penderitaan rakyat Palestina di Jalur Gaza.

Kementerian Kesehatan Gaza melaporkan bahwa sejauh ini jumlah korban tewas Palestina terus bertambah, mencapai angka 31.490 orang sejak dimulainya konflik Israel-Hamas pada 7 Oktober 2023.

Selama 24 jam terakhir, tentara Israel juga dilaporkan telah membunuh 149 warga Palestina dan melukai 300 lainnya di daerah kantong pantai tersebut.

Populer

Cara Cek BLT Kesra Oktober 2026 Rp900.000, Lewat Cek Bansos Kemensos

Minggu, 25 Oktober 2026 | 17:52

KPK Dalami Keterlibatan Bobby Nasution dalam Kasus Korupsi Proyek Jalan Sumut

Jumat, 23 Oktober 2026 | 09:19

Transjabodetabek Blok M-Bandung Jadi Cara Pramono Sindir KDM

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 23:44

Menteri Warisan Jokowi akan Bersih dari Kabinet Prabowo pada 2027

Jumat, 30 Oktober 2026 | 23:29

Pencopotan Agus Suparmanto dan Taj Yasin Bukan Keinginan Ketum PPP

Kamis, 29 Oktober 2026 | 11:16

Syarat Penerima BSU 2026 Resmi dari Kemnaker, Cek Kriterianya

Jumat, 30 Oktober 2026 | 16:29

Rencana Insentif MBG Rp1 Triliun Tuai Kritik dari DPR

Kamis, 29 Oktober 2026 | 15:47

UPDATE

Kapolri Resmi Larang Seluruh Polisi Pakai Vape

Minggu, 01 November 2026 | 21:51

Ketidakpuasan terhadap Kinerja Pemerintah

Minggu, 01 November 2026 | 21:33

Gaduh Penggeledahan Pesantren, Polri Libatkan Propam

Minggu, 01 November 2026 | 20:41

Dua Nasabah Gugat AIA Financial ke PN Jaksel

Minggu, 01 November 2026 | 20:18

Mantra Mahasiswa dan Mengapa Rakyat Sering Kali Dikalahkan?

Minggu, 01 November 2026 | 19:36

KB Bank Syariah Digugat ke Pengadilan

Minggu, 01 November 2026 | 18:39

Pakar Tata Negara Bongkar Efek Putusan MA Terhadap Nasib Gibran

Minggu, 01 November 2026 | 18:15

Cancel Culture RANS-Willie Salim Contoh Kemarahan Publik

Minggu, 01 November 2026 | 17:41

Lulusan Trisakti Didorong Jadi Generasi Inovatif dan Berjiwa Wirausaha

Minggu, 01 November 2026 | 17:23

Elemen Umat Islam Harus Bersatu Perkuat Ekonomi melalui Koperasi

Minggu, 01 November 2026 | 17:00

Selengkapnya