Berita

Proses bongkar muat beras impor Vietnam di Probolinggo, Jawa Timur/RMOLJatim

Nusantara

32 Ribu Ton Beras Asal Vietnam Telah Tiba di Probolinggo

SABTU, 16 MARET 2024 | 03:47 WIB | LAPORAN: AGUS DWI

Dalam kurun waktu hampir satu pekan terakhir, puluhan ribu beras impor dari Vietnam tiba di pelabuhan Tanjung Tembaga, Kota Probolinggo, Jawa Timur. Total beras yang tiba mencapai 32 ribu ton.

Beras cadangan pemerintah yang diimpor oleh Bulog itu diangkut dengan kapal kargo PHU DAT 268 berbendera Vietnam.

Wakil Pimpinan Cabang Perum Bulog Probolinggo, Yoga Prastyadi mengatakan, bongkar muat beras cadangan pemerintah itu sudah berlangsung sejak Minggu lalu (10/3).


"Dan saat ini masih proses bongkar. Selesai kemungkinan Minggu besok. Kapal dari Vietnam itu kapasitasnya 3.200 ton," ucap Yoga Prastyadi, seperti dikutip Kantor Berita RMOLJatim, Jumat (15/3).

Ditambahkan Yoga, bongkar muat dilakukan di dermaga II Terminal Umum DABN Pelabuhan Tanjung Tembaga Kota Probolinggo. Ribuan ton beras itu nantinya akan disimpan di gudang-gudang Perum Bulog Cabang Probolinggo.

"Gudang bulog di Probolinggo ada lima unit, dengan total kapasitas sebanyak 35 ribu ton," jelas Yoga.

Selain itu, lanjut Yoga, bongkar muat beras di dermaga II Tanjung Tembaga ini sudah kali kelima sejak 2023.

"Sejak tahun kemarin sudah dilakukan bongkar muat beras di Pelabuhan Tanjung Tembaga," ungkapnya.

Bahkan Yoga menyebut kemungkinan besar ada peningkatan jumlah beras yang akan dibongkar muat di Kota Probolinggo.

Indikasinya, pada 2023 jumlah beras yang dibongkar muat sebanyak lebih 21 ribu ton, pada 2024 ini akan ada peningkatan sebanyak 50 ribu ton.

"Tahun ini akan ada peningkatan perkiraan sebanyak 50 ribu ton," tutup Yoga.

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

UPDATE

Industri Sawit Terintegrasi Disiapkan PTPN di Sei Mangkei

Kamis, 30 April 2026 | 22:15

Gubernur NTB Tolak Cabut Laporan Aktivis Kemanusiaan

Kamis, 30 April 2026 | 21:41

APBN Tekor Rp240,1 T, Kemenkeu Tiadakan Konferensi Pers

Kamis, 30 April 2026 | 21:37

DPR Soroti Peran Strategis Proyek Danantara bagi Industri dan Lapangan Kerja

Kamis, 30 April 2026 | 20:41

Sejarah Hari Pendidikan Nasional 2 Mei, Asal Usul dan Peran Ki Hadjar Dewantara

Kamis, 30 April 2026 | 20:21

Mitigasi Dampak Perubahan Iklim, PLN-UNOPS Dorong Utilisasi EBT Nasional

Kamis, 30 April 2026 | 20:16

Apa Itu Sinkhole yang Muncul Kebun Warga Gunungkidul Yogyakarta?

Kamis, 30 April 2026 | 19:46

Sejarah Outsourcing dari Zaman Kolonial hingga Jadi Tuntutan di Hari Buruh 2026

Kamis, 30 April 2026 | 19:32

Kebijakan Energi RI Terjebak Pola Pikir Jangka Pendek Menahun

Kamis, 30 April 2026 | 19:27

Komisaris PT Loco Montrado Dicecar KPK soal Pengembalian Kerugian Negara Rp100 Miliar

Kamis, 30 April 2026 | 19:25

Selengkapnya