Berita

Suasana banjir yang surut di jalur kereta api dan di Stasiun Semarang Tawang, Semarang, Jawa Tengah, Jumat (15/2)./Ist

Nusantara

Banjir Berangsur Surut, Perjalanan KA di Stasiun Semarang Tawang Perlahan Normal

JUMAT, 15 MARET 2024 | 22:25 WIB | LAPORAN: BONFILIO MAHENDRA

Banjir yang menggenangi beberapa titik jalur kereta api dan di Stasiun Semarang Tawang berangsur surut.

Manager Humas KAI Daop 4 Semarang Franoto Wibowo menyampaikan bahwa pada Jumat (15/3) pada pukul 14.13 WIB seluruh titik gangguan yang diakibatkan oleh banjir pada petak jalan Semarang Tawang - Alastua sudah surut dan dapat dilalui kembali oleh kereta api.

“Alhamdulillah mulai sore ini banjir sudah surut dan berhasil dilalui oleh Kereta Api dengan kecepatan terbatas sehingga perjalanan kereta api mulai kembali normal, dan KA Pertama yang melalui lokasi bekas terdampak banjir adalah KA no 166 Joglosemarkerto rute Semarang Tawang Bank Jateng- Solobalapan pukul 14.21," kata Franoto dalam keterangan tertulis.


Meski jalur sudah dapat dilalui oleh kereta, Franoto mengatakan perjalanan KA dapat dilakukan dengan kecepatan terbatas,

Sebab, kepadatan di lintas masih terjadi dan secara bertahap akan terurai.

"KAI akan terus melakukan normalisasi pada titik-titik tersebut hingga dapat dilalui kembali dengan kecepatan normal. Perbaikan yang dilakukan diantaranya berupa penambahan balas, pemadatan jalur, pembersihan saluran drainase di kanan kiri jalur rel, serta berbagai langkah lainnya untuk menormalkan kembali jalur KA," kata Franoto.

Di sisi lain, Franoto mengatakan selama terjadinya gangguan perjalanan KA, total terdapat 42 KA yang berjalan memutar melewati jalur selatan jawa serta 17 KA keberangkatan awal dari Daop 4 dibatalkan perjalanannya.

Ini juga berimbas pada 3.271 pelanggan yang membatalkan tiket KA nya.

Sebagai bentuk kompensasi kepada pelanggan, KAI juga memberikan pengembalian bea tiket hingga 100% bagi pelanggan yang terdampak. Pembatalan dapat dilakukan hingga tujuh hari setelah jadwal keberangkatan yang tertera pada tiket.

"KAI memohon maaf kepada seluruh pelanggan kereta api baik yang perjalanannya mengalami keterlambatan, maupun yang perjalanannya dibatalkan. Saat ini KAI terus berupaya secara maksimal agar jadwal perjalanan kereta api menjadi normal kembali," tutup Franoto.

Populer

Jaksa Belum Yakin Hasil Forensik Ijazah Jokowi

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:31

Indonesia Menuju Gelap

Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50

Sikap Dudung Pasang Badan Bela Seskab Teddy Berlebihan

Rabu, 06 Mei 2026 | 03:39

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

Sikap Adem Ayem Seskab Teddy Mencurigakan

Selasa, 05 Mei 2026 | 02:06

KPK Dalami Peran Haji Her dan Suryo di Skandal Cukai Rokok

Jumat, 01 Mei 2026 | 20:51

Omongan Amien Rais Dibenarkan Publik selama Tak Dibantah Teddy

Kamis, 07 Mei 2026 | 02:15

UPDATE

Bali Disiapkan Jadi “Dubai Baru”, Duit Asing Bebas Pajak

Jumat, 08 Mei 2026 | 20:07

DPR Minta Pemerintah Cepat Terbitkan Aturan Turunan UU PPRT

Jumat, 08 Mei 2026 | 20:01

Dugaan Korupsi Dana APBD untuk Unsultra Dilaporkan ke KPK

Jumat, 08 Mei 2026 | 19:57

DPR: Kode Etik Media Arus Utama Lebih Jelas Dibanding New Media

Jumat, 08 Mei 2026 | 19:38

Tarumajaya Raih Paritrana Award Bukti Desa Berpihak kepada Rakyat

Jumat, 08 Mei 2026 | 19:26

Polisi Sudah Periksa 39 Saksi Terkait Kecelakaan Kereta di Bekasi Timur

Jumat, 08 Mei 2026 | 19:15

Ekonomi Tumbuh (Tidak) Disyukuri

Jumat, 08 Mei 2026 | 19:11

Ombudsman RI Bentuk Majelis Etik untuk Tegakkan Integritas dan Profesionalisme

Jumat, 08 Mei 2026 | 19:10

Sejarah Erupsi Gunung Dukono Masa ke Masa

Jumat, 08 Mei 2026 | 19:06

PLN Bedah Mitigasi Risiko Pidana dalam Penerapan KUHP dan KUHAP Baru

Jumat, 08 Mei 2026 | 18:42

Selengkapnya