Berita

Wakil Perdana Menteri sekaligus Menteri Urusan Luar Negeri Selandia Baru, Winston Peters dan Menteri Luar Negeri RI, Retno Marsudi bertemu di Jakarta pada Kamis, 14 Maret 2024/Ist

Dunia

Menlu Retno Dorong Kerjasama Produk Halal dengan Selandia Baru

KAMIS, 14 MARET 2024 | 17:42 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Menteri Luar Negeri RI, Retno Marsudi menerima kunjungan Wakil Perdana Menteri sekaligus Menteri Urusan Luar Negeri Selandia Baru, Winston Peters, di Jakarta pada Kamis (14/3).

Dalam kesempatan itu, Retno membahas perkembangan kerjasama perdagangan, khususnya Mutual Recognition Agreement (MRA) pada produk halal dengan Selandia baru.

"Kami telah membahas rancangan Selandia Baru dengan Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal (BPJPH) Indonesia," ungkapnya dalam sebuah pernyataan.


Menlu RI menjelaskan bahwa terdapat beberapa masalah yang tertunda, sehingga menyarankan agar kedua pihak melakukan konsultasi bersama.

"Masih ada beberapa masalah yang tertunda, namun saya yakin masalah tersebut akan segera terselesaikan," tambah Menlu.

Pertemuan dengan Wakil PM Selandia Baru secara umum digelar untuk membahas rencana penyelenggaraan Joint Ministerial Commission (JMC) ke-11 di Wellington yang akan digelar Mei mendatang.

"Kami sekarang sedang mengerjakan substansi JMC. Kita ingat bahwa pada JMC terakhir pada bulan November 2021, kedua Pemerintah membuat komitmen untuk memajukan kerja sama ekonomi serta kerja sama pembangunan," ungkap Retno.

Dalam diskusi tersebut, Menlu RI juga menyampaikan komitmen Indonesia dalam menjaga stabilitas dan perdamaian di kawasan Indo Pasifik.

"Saya menekankan pendekatan konsisten Indonesia untuk mengambil bagian aktif dalam memelihara perdamaian, stabilitas, dan kemakmuran sebagai bagian dari kawasan Pasifik," kata dia.

Retno berharap dapat bekerja sama dengan Selandia Baru dalam mengimplementasikan ASEAN Outlook on the Indo-Pacific (AOIP) dan membina kerjasama yang inklusif di kawasan.

Populer

Dicurigai Ada Peran Mossad di Balik Pengalihan Tahanan Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 01:38

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

Nasib Hendrik, SPPG Ditutup, 150 Karyawan Diberhentikan

Jumat, 27 Maret 2026 | 06:07

Dubai Menuju Kota Hantu

Selasa, 31 Maret 2026 | 13:51

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

UPDATE

Austria Tolak Wilayah Udaranya Dipakai AS untuk Serang Iran

Jumat, 03 April 2026 | 00:15

Memutus Mata Rantai Rabun Jauh Birokrasi

Kamis, 02 April 2026 | 23:50

PHE Tampilkan Inovasi Hulu Migas di Ajang Offshore Internasional

Kamis, 02 April 2026 | 23:21

Spirit ‘Kurban’ Prajurit UNIFIL

Kamis, 02 April 2026 | 22:57

Pencarian Berakhir Duka, Achmad Ragil Ditemukan Meninggal di Sungai Way Abung

Kamis, 02 April 2026 | 22:39

Robert Priantono Dicecar KPK soal Pungutan Tambang Kukar

Kamis, 02 April 2026 | 22:01

China Ajak Dunia Bersatu Dukung Inisiatif Perdamaian di Wilayah Teluk

Kamis, 02 April 2026 | 21:42

DPR: BPS Bukan Sekadar Pengumpul Data, tapi Penentu Arah Pembangunan

Kamis, 02 April 2026 | 21:31

78 Pejabat Pemkot Surabaya Dirotasi, Ada Apa?

Kamis, 02 April 2026 | 21:18

OJK Siap Luncurkan ETF Emas Akhir April 2026

Kamis, 02 April 2026 | 21:08

Selengkapnya