Berita

Ilustrasi/Net

Bisnis

Garuda dan Citilink Siapkan 1,4 Juta Kursi selama Periode Lebaran 2024

KAMIS, 14 MARET 2024 | 10:15 WIB | LAPORAN: ALIFIA DWI RAMANDHITA

Maskapai penerbangan Indonesia, Garuda Group, akan menyediakan 1,4 juta kursi penerbangan selama periode libur Lebaran 2024.

Ketersediaan kursi tersebut mencakup rute domestik dan internasional untuk periode lebaran yaitu 3 April (H-7) hingga 21 April (H+11).

Jumlah kursi yang disediakan tahun ini naik 18 persen dibandingkan kursi yang disediakan tahun lalu sekitar 1,2 juta kursi untuk mengatasi lonjakan pemudik di tahun ini.


Kapasitas yang ditingkatkan Garuda adalah pengerahan pesawat berbadan lebar dan penambahan sekitar 27.500 kursi yang dioperasikan oleh Garuda Indonesia dan Citilink, anak perusahaannya.

Direktur Utama Garuda Indonesia, Irfan Setiaputra, menjelaskan bahwa dari total 1,4 juta kursi, Garuda Indonesia menyediakan 706.706 kursi, sementara Citilink menyediakan 710.660 kursi.

"Tidak dapat dipungkiri momentum Lebaran tidak hanya menjadi momentum penting bagi kami untuk turut berkontribusi dalam menjembatani kebutuhan layanan penerbangan yang aman dan nyaman, namun juga untuk mengoptimalkan geliat pertumbuhan penumpang pada periode ini", katanya dalam keterangan resmi, Rabu (13/3).

Selama periode puncak arus mudik dan balik, fokus Garuda Indonesia Group akan mengutamakan destinasi populer di dalam negeri seperti Padang, Solo, Palembang, Semarang, Yogyakarta, Surabaya, Denpasar, dan Makassar.

Selain itu, perusahaan tersebut juga akan mengoperasikan sekitar 170 penerbangan tambahan, dengan Citilink menambah sekitar 16 penerbangan tambahan, guna mendukung optimalisasi kapasitas penerbangan.

Diperkirakan puncak arus mudik akan terjadi pada tanggal 6 April, sementara puncak arus balik diproyeksikan pada tanggal 13 April. Irfan memproyeksikan bahwa permintaan layanan penerbangan pada periode tersebut akan terus meningkat.

Apalagi, Kementerian Perhubungan dalam surveinya memprediksi lebih dari 193 juta orang akan melakukan perjalanan mudik pada tahun ini.

"Kami turut memproyeksikan jumlah permintaan kebutuhan layanan penerbangan akan terus berkembang sejalan dengan tren perjalanan masyarakat mendekati hari raya mendatang," pungkas Irfan.

Populer

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Harta Zita Anjani PAN Melonjak Seribu Persen dalam Dua Tahun

Selasa, 16 Juni 2026 | 17:30

Harga Tiket Mahal, Jakarta Fair Bukan Lagi Pesta Rakyat

Senin, 15 Juni 2026 | 02:37

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

Masuk Ragunan Gratis dalam Rangka HUT Jakarta, Catat Tanggalnya

Senin, 15 Juni 2026 | 19:07

Ganti Rugi Lahan Belum Tuntas, Warga Medan Polisikan Developer

Minggu, 07 Juni 2026 | 01:40

UPDATE

Dialog BEM di Makassar: Gerakan Mahasiswa Harus Independen dan Berbasis Data

Rabu, 17 Juni 2026 | 20:17

DPR Apresiasi Perbaikan Haji di Era Prabowo, Antrean Jemaah Turun Jadi 26 Tahun

Rabu, 17 Juni 2026 | 20:14

KPK Soroti Nama Besar yang Muncul dalam Persidangan Kasus Bea Cukai

Rabu, 17 Juni 2026 | 19:59

Polri Serius Garap Universitas Kepolisian yang Bisa Diakses Masyarakat Umum

Rabu, 17 Juni 2026 | 19:42

Tiyo Ardianto dan Tradisi Panjang Anak Rakyat dalam Sejarah Pergerakan Indonesia

Rabu, 17 Juni 2026 | 19:33

RUU Perkoperasian Buka Jalan Koperasi Jadi Soko Guru Perekonomian

Rabu, 17 Juni 2026 | 19:25

Masyarakat Kemuning Ngadu ke BAM DPR soal Klaim Kawasan Hutan

Rabu, 17 Juni 2026 | 19:21

FPHI Ultimatum OJK, Minta Kejelasan Laporan Keuangan Danantara

Rabu, 17 Juni 2026 | 19:10

KPK Tagih Perbaikan Sistem MBG di Era Kepala BGN Baru

Rabu, 17 Juni 2026 | 18:56

Kinerja Bertumbuh, Pelindo Setor Rp7,81 Triliun kepada Negara

Rabu, 17 Juni 2026 | 18:50

Selengkapnya