Berita

Penjajakan kerjasama perusahaan Korea dengan Pemko Medan/Ist

Nusantara

Perusahaan Korea Jajaki Kerja Sama Energi dan Lingkungan Hidup dengan Pemko Medan

RABU, 13 MARET 2024 | 21:59 WIB | LAPORAN: JONRIS PURBA

Perusahaan asal Korea, Energy Power Cp. LTD tertarik berinvestasi bidang energi dan lingkungan hidup di Kota Medan. Untuk menjajaki peluang kerja sama dengan Pemko Medan ini, tim perusahaan tersebut berkunjung ke kantor Wali Kota Medan, Rabu (13/3), dan diterima oleh Kepala Bappeda Benny Iskandar didampingi Kepala Dinas Lingkungan Hidup, Muhammad Husni. Dalam pertemuan yang berlangsung di Ruang Rapat Bappeda itu disepakati membentuk tim bersama guna mematangkan perencanaan dan merealisasikan kerja sama tersebut.

Kepala Bappeda Medan, Benny Iskandar, menyambut baik kedatangan Energy Power Cp. LTD. Pemko Medan, sebutnya, sangat terbuka pada setiap investasi yang masuk ke Kota ini, termasuk dari Korea.  Dalam pertemuan yang dihadiri oleh Vice President Energy Power Cp. LTD Lee Jung Hak itu, Benny  mengungkapkan Medan juga telah menjalin kerja sama Sister City dengan Kota Gwangju, Korea.

Selain bidang energi, lanjut Benny, Pemko Medan juga terbuka dengan jenis investasi lainnya, di antara pengelolaan limbah dan sampah maupun penyediaan air bersih.


“Kita welcome pada seluruh jenis dan aspek investasi. Jika butuh, profil investasi juga akan kita siapkan,” ungkapnya.

Vice President Energy Power Cp. LTD Lee Jung Hak saat ditemui menyebutkan, perusahaan bergerak di bidang energi terkait dengan lingkungan hidup. Dia mengatakan, mereka tertarik berinvestasi ke Indonesia, termasuk Medan, karena mendengar Indonesia berkomitmen mereduce karbon emisi sampai nol pada 2050.

“Kita sudah memiliki pengalaman di Korea terkait environment improvement. Dan berdasarkan pengalaman ini kami ingin menjajaki kerja sama dengan Pemko Medan,” ucapnya.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup, Muhammad Husni, mengatakan kedatangan perusahaan dari Korea yang bergerak di bidang energi yang terkait dengan lingkungan hidup ini sebuah penjajakan kerja sama.

“Antara lain bagaimana mengurangi emisi karbon di Kota Medan, termasuk juga mengembangkan pola-pola kerja sama investasi ke depan,” ungkapnya.

Husni mengatakan, hasil pertemuan ini akan ditindaklanjuti dengan pembentukan kelompok kerja (pojka) kerja sama.  “Sehingga nanti tidak hanya MoU, tetapi langkah-langkah aksinya akan  diimplementasikan dan investasi bisa diwujudkan,” lanjutnya.

Selain di bidang energi yang terkait dengan lingkungan hidup, tambah Husni, kerja sama ini juga bisa terkait dengan bidang lainnya, antara lain pengolahan limbah dan sampah, penataan industri pertanian.”Artinya kawan-kawan investor Korea akan mencoba menganalisis apa yang menjadi kebutuhan Kota Medan, yang selanjutnya akan dibentuk tim bersama untuk kelanjutan perencanaan investasi,” ucapnya.

Populer

Raksasa Telekomunikasi Ini Bakal Dibubarkan Danantara

Senin, 25 Mei 2026 | 08:33

PT PMM Keberatan 15 Kontainer Mineral Ekspor Dibongkar Aparat

Minggu, 24 Mei 2026 | 16:43

Keputusan Bisnis Dipidanakan, Nicko Widjaja Tulis Surat dari Rumah Tahanan

Jumat, 22 Mei 2026 | 17:34

PT DSI Resmi jadi BUMN dan Siap Buka Rekrutmen

Senin, 25 Mei 2026 | 23:14

Cegah Kabur, Segera Eksekusi Razman Nasution!

Kamis, 21 Mei 2026 | 05:04

Pengacara Blueray Cargo Ragu Amplop Suap Kode 1 Diterima Dirjen Bea Cukai

Selasa, 26 Mei 2026 | 23:19

40 Warga Binaan Sumsel Dipindah ke Nusakambangan

Jumat, 22 Mei 2026 | 22:33

UPDATE

Program Kurban Presiden dari APBN Punya Dampak Sosial dan Ekonomi

Kamis, 28 Mei 2026 | 10:20

Isu Penutupan Gerai Alfamart-Indomaret Tak Terkait dengan KDKMP

Kamis, 28 Mei 2026 | 10:11

Belum Hari Kemerdekaan, Rupiah Sudah di Atas Rp17.845 per Dolar AS

Kamis, 28 Mei 2026 | 10:10

Bantuan Kurban Presiden dari APBN Lebih Tepat Disebut Program Sosial

Kamis, 28 Mei 2026 | 10:06

Guru Berhak Dapat Kehidupan Layak Sesuai Pasal 27 UUD 1945

Kamis, 28 Mei 2026 | 10:02

Iduladha di KBRI Madrid Jadi Obat Rindu Diaspora pada Masakan Indonesia

Kamis, 28 Mei 2026 | 09:57

Pimpin Kurban Presiden dan Wapres di Istiqlal, Nasaruddin Umar: InsyaAllah Aman dan Sesuai Syariat

Kamis, 28 Mei 2026 | 09:48

Harga Emas Antam Ambruk Rp31.000, Turun ke Rp2,75 Juta per Gram

Kamis, 28 Mei 2026 | 09:40

Tak Boleh Asal Sembelih, Ini Standar Kurban Ketat di Istiqlal

Kamis, 28 Mei 2026 | 09:26

Pemerintah Kejar Net Zero Emission Lewat Proyek Panas Bumi

Kamis, 28 Mei 2026 | 09:23

Selengkapnya