Berita

Ilustrasi/RMOLNetwork

Politik

Golkar Raih 2 Kursi DPR Dapil Aceh II, Demokrat dan PPP Nihil

SELASA, 12 MARET 2024 | 19:35 WIB | LAPORAN: AGUS DWI

Komisi Independen Pemilihan (KIP) Aceh telah menyelesaikan rapat pleno rekapitulasi penghitungan suara Pemilu 2024 untuk caleg DPR RI tingkat provinsi. Dari Dapil Aceh II, Partai Golongan Karya (Golkar) jadi pemenang Pileg 2024.

Pantauan Kantor Berita RMOLAceh, Selasa (12/3), hasil tersebut membuat partai berlambang pohon beringin itu mengirim dua orang wakilnya ke DPR RI periode 2024-2029.

Nasib berbeda diraih Partai Persatuan Pembangunan (PPP) dan Partai Demokrat. Pada pileg sebelumnya dua partai ini memiliki kursi di dapil Aceh II, sekarang mereka justru kehilangan kursi untuk DPR RI.


Adapun peraih suara terbanyak untuk caleg DPR RI di dapil Aceh II diraih oleh Ilham Pangestu dengan suara 204.199 suara dan suara Partai Golkar berjumlah 336.170.  

Selanjutnya, kursi kedua diraih Ruslan Daud dengan suara sebanyak 141.953, dan total suara Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) mencapai 267.750.

Berikutnya ada TA. Khalid yang memperoleh 73.873 suara. Dia merupakan caleg dari Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra) dengan suara partai sebanyak 159.597.

Lalu, ada Irsan Sosiawan dengan suara sebanyak 66.009, dan suara Partai Nasional Demokrat (Nasdem) sebanyak 169.280.

Pada posisi kelima, diraih oleh Partai Golkar dengan perolehan 122.056 suara setelah dibagi tiga total suara keseluruhan, dengan caleg peraih suara kedua terbanyak yaitu Samsul Bahri alias Tiyong.

Sementara kursi terakhir diraih petahana, Nasir Djamil, yang meraup 59.552 suara, dan Partai Keadilan Sejahtera (PKS) meraih suara total sebanyak 104.140.

Daerah Pemilihan (Dapil) Aceh II untuk DPR RI meliputi Kabupaten Aceh Tengah, Bener Meriah, Bireuen, Kota Lhokseumawe, Aceh Utara, Kota Langsa, Aceh Timur, dan Aceh Tamiang.

Populer

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

Pergantian KSAD jadi Sinyal Skenario Baru Penentuan Panglima TNI

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 03:02

UPDATE

KPK Setengah Hati Panggil Nusron Wahid

Kamis, 22 Oktober 2026 | 02:16

Optimisme dan Tantangan Golkar di Era Bahlil Lahadalia

Kamis, 22 Oktober 2026 | 02:08

Dibuka Program Madrasah Layak Belajar 2026 untuk 700 Madrasah

Kamis, 22 Oktober 2026 | 01:38

Prabowo dan DPR Harus Dengarkan Desakan Gibran Mundur dari Wapres

Kamis, 22 Oktober 2026 | 01:23

Bantu Kuliner Indonesia Mendunia, Pemerintah Diminta Tiru Thailand

Kamis, 22 Oktober 2026 | 01:01

Lumat Arema, Persija Puncaki Klasemen

Kamis, 22 Oktober 2026 | 00:39

PDIP: Usulan Luhut Cederai Rasa Keadilan Masyarakat

Kamis, 22 Oktober 2026 | 00:19

Infrastruktur Perikanan KNMP di Papua Tengah Diharapkan Dorong Ekonomi Nelayan

Kamis, 22 Oktober 2026 | 00:01

Usulan Luhut soal Ubah Definisi Korupsi Membahayakan

Rabu, 21 Oktober 2026 | 23:35

Polisi Bunuh Polisi Melonjak Dua Kali Lipat pada 2026

Rabu, 21 Oktober 2026 | 23:15

Selengkapnya