Berita

Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming Raka/Istimewa

Politik

Bukan Jokowi, Ketua Koalisi Harusnya Prabowo atau Gibran

SELASA, 12 MARET 2024 | 16:59 WIB | LAPORAN: JAMALUDIN AKMAL

Sosok yang seharusnya menjadi ketua koalisi partai politik di pemerintahan ke depan adalah Prabowo Subianto. Bukan Presiden Joko Widodo.

Bahkan jika ingin eksperimen politik yang lebih maju, maka sosok yang bisa dijadikan sebagai ketua koalisi adalah Gibran Rakabuming Raka.

Begitu disampaikan pengamat politik dari Motion Cipta Matrix, Wildan Hakim, menanggapi pernyataan Wakil Ketua Dewan Pembina Partai Solidaritas Indonesia (PSI), Grace Natalie, bahwa Jokowi seharusnya menjadi ketua koalisi, menjadi sosok yang berada di atas semua ketum parpol di pemerintahan Prabowo-Gibran.


"Merujuk pada kalkulasi politik saat ini, yang seharusnya menjadi ketua koalisi adalah Prabowo Subianto," kata Wildan kepada Kantor Berita Politik RMOL, Selasa (12/3).

Karena, lanjut Wildan, saat ini Prabowo merupakan Ketum Partai Gerindra yang juga merupakan partai politik (parpol) yang memimpin di Koalisi Indonesia Maju. Apalagi, jika berhasil perhitungannya tidak berubah, maka Prabowo akan menjadi Presiden ke-8 RI.

"Dua jabatan penting ada di tangan Prabowo. Kalau mau eksperimen politik yang lebih maju lagi, Gibran bisa dijadikan ketua koalisi. Sekalian saja menunjukkan adanya anak muda yang bisa memimpin para politikus senior, meski tidak punya jabatan strategis di partai politik," pungkas dosen Ilmu Komunikasi Universitas Al Azhar Indonesia ini.

Populer

KPK Panggil Sekretaris Camat hingga Direktur Perusahaan dalam Kasus OTT Bupati Bekasi

Rabu, 14 Januari 2026 | 12:09

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Kolaborasi dengan Turki

Minggu, 11 Januari 2026 | 04:59

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Ijazah Asli Kehutanan UGM

Rabu, 14 Januari 2026 | 05:09

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

UPDATE

Modal Asing Keluar Rp7,71 Triliun, BI Catat Tekanan di SBN pada Pertengahan Januari 2026

Jumat, 16 Januari 2026 | 08:05

Dolar AS Menguat ke Level Tertinggi Enam Pekan

Jumat, 16 Januari 2026 | 07:56

Kejauhan Mengaitkan Isu Ijazah Jokowi dengan SBY–AHY

Jumat, 16 Januari 2026 | 07:48

RUU Perampasan Aset Jangan Jadi Alat Menyandera Lawan Politik

Jumat, 16 Januari 2026 | 07:40

Jenazah 32 Tentara Kuba Korban Serangan AS di Venezuela Dipulangkan

Jumat, 16 Januari 2026 | 07:33

Bursa Eropa: Efek Demam AI Sektor Teknologi Capai Level Tertinggi

Jumat, 16 Januari 2026 | 07:16

Emas Tak Lagi Memanas, Tertekan Data Tenaga Kerja AS dan Sikap Moderat Trump

Jumat, 16 Januari 2026 | 07:06

Wajah Ideal Desa 2045

Jumat, 16 Januari 2026 | 06:50

TPU Tegal Alur Tak Tersangkut Lahan Bersengketa

Jumat, 16 Januari 2026 | 06:23

Kemenkes Siapkan Rp1,2 Triliun untuk Robotik Medis

Jumat, 16 Januari 2026 | 06:04

Selengkapnya