Berita

John Barnett/Net

Dunia

Si Pengadu Masalah Keselamatan Boeing John Barnett Ditemukan Tewas

SELASA, 12 MARET 2024 | 13:17 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Seorang mantan karyawan raksasa manufaktur pesawat terbang Boeing, John Barnett yang terkenal karena membocorkan dugaan masalah keselamatan pada perusahaan tempatnya bekerja, ditemukan tewas.

Menurut laporan petugas koroner di kantor Koroner Charleston County Bobbi Jo O’Neal, South Carolina, Amerika Serikat pada Selasa (12/3), Barnett meninggal dunia pada hari Sabtu lalu (9/3) karena luka yang diakibatkan oleh diri sendiri.

“Departemen Kepolisian Kota Charleston sedang melakukan investigasi. Tidak ada rincian lebih lanjut yang tersedia saat ini,” ungkap laporan tersebut, seperti dimuat Al-Jazeera.


Menurut laporan BCC, pada saat kematiannya, Barnett sedang berada di Charleston untuk wawancara hukum terkait kasus tersebut.

Minggu lalu, dia memberikan keterangan resmi di mana dia ditanyai oleh pengacara Boeing terkait gugatan yang diajukan, sebelum diperiksa oleh pengacaranya sendiri.

Barnett seharusnya menjalani pemeriksaan lebih lanjut pada Sabtu (9/3). Namun dia ditemukan tewas di dalam truknya di tempat parkir hotel.

Boeing, tempat Barnett bekerja selama lebih dari tiga dekade hingga pensiun pada 2017, menyampaikan belasungkawa atas berita kematiannya.

“Kami sedih atas meninggalnya Tuan Barnett, dan rasa duka kami tertuju pada keluarga dan teman-temannya,” kata produsen pesawat yang berbasis di Seattle itu.

Boeing, yang mendominasi pasar pesawat komersial dunia berada di bawah pengawasan ketat sejak adanya dua insidenkecelakaan fatal yang melibatkan Boeing 737 MAX pada 2018 dan 2019.

Terbaru pada Senin (11/2), sedikitnya 50 orang menderita luka-luka saat pesawar Boeing mengalami turbulensi hebat dalam perjalanan ke Selandia Baru dari Australia.

Awal Januari pintu darurat yang tidak terpakai meledak pada Boeing 737 Max baru, tak lama setelah lepas landas dari Bandara Internasional Portland.

Laporan awal dari Dewan Keselamatan Transportasi Nasional AS menunjukkan bahwa empat baut kunci, yang dirancang untuk menahan pintu dengan aman di tempatnya, tidak dipasang.

Pekan lalu, (Administrasi Penerbangan Federal AS (FAA) mengatakan bahwa audit selama enam minggu terhadap perusahaan tersebut telah menemukan beberapa contoh di mana perusahaan diduga gagal mematuhi persyaratan kontrol kualitas manufaktur.

Populer

Kekayaan Ibas Demokrat Naik Lebih 700 Persen dalam Empat Tahun, Total Rp354,7 Miliar

Kamis, 25 Juni 2026 | 05:22

KPK Sakit Jiwa

Kamis, 25 Juni 2026 | 15:08

Penggunaan Gedung Kemenhut oleh PSI Berpotensi Melanggar Hukum

Minggu, 28 Juni 2026 | 00:26

Mitra MBG Ultimatum BGN Cabut SE 12/2026 2x24 Jam

Selasa, 23 Juni 2026 | 18:32

KPK Didesak Bongkar Dugaan Aliran Dana ke Oknum Polisi dalam Kasus Bea Cukai

Jumat, 26 Juni 2026 | 01:30

Langgar HAM, Segera Tangkap Taufik Hidayat dan Dihukum Setimpal!

Senin, 22 Juni 2026 | 15:05

Tim Mawar dan Tambang

Minggu, 28 Juni 2026 | 04:59

UPDATE

Steve Hanke Ungkit Lagi Keputusan IMF 1998, Klaim Rupiah Bisa Setara Dolar AS

Selasa, 30 Juni 2026 | 08:12

Gibran Ingin Generasi Muda Jadi Perekat Persatuan Bangsa

Selasa, 30 Juni 2026 | 08:06

Komut Pertamina Mochamad Iriawan Pastikan Kesiapan SAF dan Operasional B50 di Jawa Timur

Selasa, 30 Juni 2026 | 07:57

Wall Street Berpesta! Dow Cetak Rekor

Selasa, 30 Juni 2026 | 07:53

Nasib Nadiem Ditentukan di Sidang Vonis Hari Ini

Selasa, 30 Juni 2026 | 07:42

Kekayaan AHY Naik Hampir Enam Kali Lipat, Kini Tembus Rp118,65 Miliar

Selasa, 30 Juni 2026 | 07:29

STOXX 600 Menguat Tipis, Saham Teknologi dan Energi Topang Bursa Eropa

Selasa, 30 Juni 2026 | 07:24

Jerman Tumbang, Paraguay Melaju ke Perempat Final Piala Dunia 2026

Selasa, 30 Juni 2026 | 07:14

Pimpin BEI 2026-2030, Jeffrey Hendrik Targetkan Pasar Modal Indonesia Tembus 10 Besar Dunia

Selasa, 30 Juni 2026 | 07:02

Dana GCA Diklaim Bisa Stabilkan Nilai Tukar Rupiah

Selasa, 30 Juni 2026 | 06:48

Selengkapnya