Berita

Masyarakat masih mengeluhkan harga sembako di pasar tradisional/RMOLJateng

Nusantara

Masyarakat Ngeluh Harga Sembako Tetap Mahal di Awal Ramadan

SELASA, 12 MARET 2024 | 12:28 WIB | LAPORAN: DIKI TRIANTO

Harga sembako di beberapa pasar tradisional Kota Semarang, Jawa Tengah masih mahal. Meski demikian, masyarakat terpaksa tetap membeli  bahan pokok dengan menebus harga lebih tinggi.

Pantauan Kantor Berita RMOLJateng di Pasar Peterongan dan Jatingaleh, Semarang, beberapa barang pokok yang sebelumnya mengalami kenaikan belum turun ke angka stabil pada Selasa (12/3).

Tidak hanya menyulitkan pembeli, kondisi ini juga memengaruhi nilai penjualan dari pada pedagang.


Nur, pedagang sembako di Pasar Jatingaleh mengatakan, kenaikan harga kebutuhan pokok seharusnya bisa normal di bulan ramadan. Namun ternyata kondisi itu belum tercapai. Diduga naiknya harga terjadi karena musim hujan menghambat pengiriman barang ke pasar.

"Cabai yang harganya sedikit di atas normal mencapai Rp80 ribu per kilogram untuk jenis teropong. Tetapi, untuk cabai rawit paling banyak dicari, (harganya) aman. Telur juga masih lebih mahal Rp2 ribu dari biasanya, tetapi jika stok mencukupi kita yakin kembali normal," kata Nur.

Pada awal ramadan, beberapa kebutuhan pokok mencapai harga tinggi, antara lain telur ayam mencapai Rp28 ribu hingga Rp29 ribu per kilogram. Cabai juga ada jenis tertentu yang harganya naik bahkan mencapai Rp80 ribu per kilogramnya.

Sementara salah seorang warga Gayamsari, Silviani mengaku masih berat menjangkau sembako dengan harga yang naik-turun seperti sekarang ini.

"Masih mahal semuanya. Tak pikir ramadan sudah bisa belanja murah tapi malah sebaliknya, mahalnya pol-polan. Kami, konsumen terpaksa tetap beli meski mahal," keluhnya.

Populer

Jumlah Personel TNI Tidak Masuk Akal

Sabtu, 30 Mei 2026 | 03:36

Penutupan Alfamart dan Indomaret Jangan Salahkan KDKMP

Kamis, 28 Mei 2026 | 06:00

Raksasa Telekomunikasi Ini Bakal Dibubarkan Danantara

Senin, 25 Mei 2026 | 08:33

Ketika Pencalonan Ryamizard Ryacudu sebagai Panglima TNI Dianulir SBY

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:18

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Golkar: Jokowi Ikut Tren MBG karena Dekat dengan Dunia Warganet

Senin, 01 Juni 2026 | 13:12

Nilai TKA Siswa SD-SMP Jeblok, Program MBG Dipertanyakan

Senin, 01 Juni 2026 | 02:30

UPDATE

PBB Dorong Implementasi Segera Prinsip Bisnis Berbasis HAM di Indonesia

Kamis, 04 Juni 2026 | 02:05

Membongkar Praktik Haram MBG

Kamis, 04 Juni 2026 | 02:00

Indonesia Sedang Hadapi Perang Sumber Daya

Kamis, 04 Juni 2026 | 01:34

Berantas Korupsi di BGN jadi Bukti Prabowo Jalankan Amanat Reformasi 98

Kamis, 04 Juni 2026 | 01:28

Warga Tuntut Pengurus P3SRS Apartemen Taman Rasuna Diberhentikan

Kamis, 04 Juni 2026 | 01:07

Pemuda Katolik Dukung Kejagung Bersih-bersih BGN

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:40

Ketua SC Muktamar X PPP Ngaku Borong Kamar Lantai 10 untuk Persidangan

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:17

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Dadan Hindayana Cs Terlalu Berani Korupsi!

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:02

Badko HMI Sultra Laporkan Dua Perusahaan Tambang ke Kejagung

Rabu, 03 Juni 2026 | 23:50

Selengkapnya