Berita

Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka/Ist

Politik

Internal Prabowo-Gibran Bergolak jika Nasdem dapat Jatah 2 Kursi

SENIN, 11 MARET 2024 | 16:04 WIB | LAPORAN: JAMALUDIN AKMAL

Kecemburuan politik akan terjadi di internal Koalisi Indonesia Maju jika Partai Nasdem mendapatkan jatah dua kursi di kabinet pemerintahan Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka nantinya.

Menurut pengamat politik dari Motion Cipta Matrix, Wildan Hakim, kecemburuan di internal koalisi pendukung Prabowo-Gibran akan terjadi jika Partai Nasdem dapat dua kursi, namun Partai Amanat Nasional (PAN) yang sudah turut berjuang memenangkan Prabowo-Gibran hanya mendapat empat kursi. Hanya berbeda sedikit dengan Nasdem yang menjadi rival di Pilpres 2024.

"Untuk PAN, kemungkinan dapat jatah dua kursi menteri dan dua kursi wakil menteri. Totalnya dapat empat kursi. Nah, bisa saja muncul kecemburuan di internal Koalisi Indonesia Maju, kok Nasdem yang berseberangan bisa dapat dua kursi," kata Wildan kepada Kantor Berita Politik RMOL, Senin (11/3).


Namun demikian, kata dosen ilmu komunikasi Universitas Al Azhar Indonesia ini, kecemburuan seperti itu diyakini akan dengan mudah diredam oleh Partai Gerindra selaku pemimpin koalisi.

"Pasti Prabowo dan tim pemikirnya punya kalkulasi politik tersendiri soal mengapa Nasdem harus masuk ke dalam koalisi mereka," pungkas Wildan.



Populer

Enam Pengusaha Muda Berebut Kursi Ketum HIPMI, Siapa Saja?

Kamis, 22 Januari 2026 | 13:37

Rakyat Lampung Syukuran HGU Sugar Group Companies Diduga Korupsi Rp14,5 Triliun Dicabut

Kamis, 22 Januari 2026 | 18:16

Dosen Unikama Kecewa, Lima Bulan Kampus Dikuasai Kelompok Tak Dikenal

Jumat, 30 Januari 2026 | 02:25

Kasi Intel-Pidsus Kejari Ponorogo Terseret Kasus Korupsi Bupati Sugiri

Rabu, 21 Januari 2026 | 14:15

Kasus Hogi Minaya Dihentikan, Komisi Hukum DPR: Tak Penuhi Unsur Pidana

Rabu, 28 Januari 2026 | 17:07

Hologram di Ijazah UGM Jadi Kuncian Mati, Jokowi Nyerah Saja!

Senin, 26 Januari 2026 | 00:29

KPK Amankan Dokumen dan BBE saat Geledah Kantor Dinas Perkim Pemkot Madiun

Rabu, 28 Januari 2026 | 11:15

UPDATE

Tujuh Kader Baru Resmi Masuk PSI, Mayoritas Eks Nasdem

Sabtu, 31 Januari 2026 | 18:11

Penanganan Hukum Tragedi Pesta Pernikahan di Garut Harus Segera Dituntaskan

Sabtu, 31 Januari 2026 | 17:34

Kata Gus Yahya, Dukungan Board of Peace Sesuai Nilai dan Prinsip NU

Sabtu, 31 Januari 2026 | 17:02

Pertamina Bawa Pulang 1 Juta Barel Minyak Mentah dari Aljazair

Sabtu, 31 Januari 2026 | 16:29

Penegakan Hukum Tak Boleh Mengarah Kriminalisasi

Sabtu, 31 Januari 2026 | 16:11

Kementerian Imipas Diminta Investigasi Rutan Labuan Deli

Sabtu, 31 Januari 2026 | 16:07

Ekonomi Indonesia 2026: Janji vs Fakta Daya Beli

Sabtu, 31 Januari 2026 | 15:21

Gus Yahya: 100 Tahun NU Tak Pernah Berubah Semangat dan Idealismenya!

Sabtu, 31 Januari 2026 | 15:07

Australia Pantau Serius Perkembangan Penyebaran Virus Nipah

Sabtu, 31 Januari 2026 | 14:57

Mundur Massal Pimpinan OJK dan BEI, Ekonom Curiga Tekanan Berat di Pasar Modal

Sabtu, 31 Januari 2026 | 14:52

Selengkapnya