Berita

Pusat Pengkajian Islam dan Masyarakat (PPIM) UIN Jakarta/Ist

Nusantara

Aktivis Lintas Agama Bergerak Lestarikan Lingkungan Indonesia

SENIN, 11 MARET 2024 | 13:52 WIB | LAPORAN: DIKI TRIANTO

Para aktivis lintas agama bersatu melestarikan lingkungan hidup berkelanjutan dan seimbang di Indonesia.

Gerakan tersebut disepakati dalam diskusi kelompok terarah yang diselenggarakan Pusat Pengkajian Islam dan Masyarakat (PPIM) UIN Jakarta di Surabaya pada 6 sampai 8 Maret 2024.
 
Para aktivis menegaskan komitmen untuk mencegah dan mengecam segala bentuk kejahatan lingkungan. Mereka juga berkomitmen akan memerangi ancaman yang membahayakan ekosistem, merugikan masyarakat, dan mengancam kesehatan publik.


Program Manager Religious Environmentalism Actions (REACT), Saiful Umam mengatakan, kegiatan ini bukan hanya sebagai wadah dialog, melainkan menjadi panggung para aktivis menegaskan komitmen terhadap pelestarian lingkungan hidup berkelanjutan.

"Semoga komunikasi dan koordinasi kita antar komunitas dan lembaga yang konsen dengan isu agama dan lingkungan ini semakin erat dan tercipta kolaborasi yang membawa manfaat dan kemaslahatan bersama," ujar Saiful Umam dalam keterangan tertulisnya, Senin (11/3).

Pada kegiatan tersebut ada empat poin pernyataan bersama yang digagas para aktivis, yakni perlindungan lingkungan; solidaritas, kolaborasi dan jaringan; serta pelibatan lintas generasi pada isu lingkungan; dan desakan pemulihan dan penindakan kejahatan lingkungan.
 
“Terima kasih atas saran, masukan dan kontribusi teman-teman aktivis yang hadir di Surabaya. Kami berharap kolaborasi yang lebih riil ke depan,“ tambah Direktur Eksekutif PPIM UIN Jakarta, Didin Syafruddin.

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

KPK Panggil Sekretaris Camat hingga Direktur Perusahaan dalam Kasus OTT Bupati Bekasi

Rabu, 14 Januari 2026 | 12:09

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Ijazah Asli Kehutanan UGM

Rabu, 14 Januari 2026 | 05:09

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

UPDATE

Sekolah Rakyat dan Investasi Penghapusan Kemiskinan Ekstrim

Kamis, 15 Januari 2026 | 22:03

Agenda Danantara Berpotensi Bawa Indonesia Menuju Sentralisme

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:45

JMSI Siap Perkuat Peran Media Daerah Garap Potensi Ekonomi Biru

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:34

PP Himmah Temui Menhut: Para Mafia Hutan Harus Ditindak Tegas!

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:29

Rezim Perdagangan dan Industri Perlu Dirombak

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:15

GMPG Pertanyakan Penanganan Hukum Kasus Pesta Rakyat Garut

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:02

Roy Suryo Ogah Ikuti Langkah Eggi dan Damai Temui Jokowi

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:00

GMNI: Bencana adalah Hasil dari Pilihan Kebijakan

Kamis, 15 Januari 2026 | 20:42

Pakar Hukum: Korupsi Merusak Demokrasi Hingga Hak Asasi Masyarakat

Kamis, 15 Januari 2026 | 20:28

DPR Setujui Anggaran 2026 Komnas HAM Rp112 miliar

Kamis, 15 Januari 2026 | 20:26

Selengkapnya