Berita

Sekretaris Jenderal PDIP Hasto Kristiyanto/RMOL

Politik

PPP Belum Bersikap Soal Angket, Ini Kata Sekjen PDIP

SABTU, 09 MARET 2024 | 22:36 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

PDI Perjuangan bersama parpol pengusung dan pendukung Ganjar Pranowo-Mahfud MD sudah melakukan pertemuan membahas wacana hak angket DPR untuk menyelidiki dugaan kecurangan Pemilu 2024. Adapun, parpol pengusung dan pendukung Ganjar-Mahfud yakni PDIP, PPP, Hanura, Perindo.

Demikian disampaikan Sekretaris Jenderal PDIP Hasto Kristiyanto menanggapi pertanyaan wartawan soal PPP di DPR belum bersikap soal hak angket lantaran masih fokus di daerah pemilihan (Dapil).

“PPP sudah nyatakan sikap resmi bersama Ganjar-Mahfud dan para ketua umum partai, mungkin yang menyatakan (Amir Uskara) tidak ikut rapat,” kata Hasto Kristiyanto kepada wartawan di Menteng, Jakarta Pusat, Sabtu (9/3).


Meski begitu, Hasto menuturkan bahwa pengajuan hak angket memang membutuhkan tahapan dan perencanaan yang baik.

Saat ini, kata dia, parpol pengusung dan pendukung Ganjar-Mahfud masih terus melakukan berbagai upaya sebelum menggulirkan hak angket.

“Membangun kesadaran rakyat, kemudian dilakukan FGD dengan civil society dengan para guru besar itu tahapan-tahapannya,” tandasnya.

Sebelumnya, beberapa politikus PPP di DPR menyebut fraksi partai berlambang Kabah belum bersikap soal hak angket dugaan kecurangan Pemilu 2024.

Wakil Ketua Umum PPP Amir Uskara mengatakan bahwa pihaknya hingga kini masih fokus pada penghitungan suara di masing-masing daerah pemilihan (dapil).

"Kita semua diarahkan untuk fokus mengawal suara masing masing, karena setelah itu akan mengambil sikap terkait apa yang beredar selama ini," ujar Amir di Komplek Parlemen, Senayan, Jakarta, Jumat (8/3).

Populer

MA Koreksi Kerugian Negara Kasus Korupsi Timah, Bukan Rp300 Triliun

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 22:36

Giliran Kepemimpinan TNI Kembali Diberikan kepada Matra Laut

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 06:27

Putusan Eksepsi Dokter Tifa Berujung Antiklimaks

Minggu, 02 Agustus 2026 | 05:20

KPK Konstruksikan Dugaan Fee Rp3,5 Miliar dari Waskita untuk Eks Ketum HIPMI

Minggu, 02 Agustus 2026 | 14:18

Kerumunan Massa saat Jokowi ke NTT Direkayasa

Senin, 03 Agustus 2026 | 13:39

Wewenang Ditjen Bea Cukai Sudah Melampaui Namanya

Minggu, 02 Agustus 2026 | 02:12

Pergantian Panglima TNI, Kapolri, dan Jaksa Agung Jadi Ujian Kekuatan Prabowo

Senin, 03 Agustus 2026 | 18:10

UPDATE

Usulan PPPK Jadi ASN Pusat Sejalan dengan Komitmen Prabowo

Selasa, 11 Agustus 2026 | 10:24

Emas Antam Terbang Rp20.000, Tembus Rp2,71 Juta per Gram Pagi Ini

Selasa, 11 Agustus 2026 | 10:23

Komisi III DPR Minta Penyebar Hoaks Kerusuhan Berbayar Diberantas

Selasa, 11 Agustus 2026 | 10:13

Bukan Cuma Hapus Konten, Penyebar Hoax Harus Diproses Hukum

Selasa, 11 Agustus 2026 | 10:07

Produk Newport Panen Kecaman, Promosi Tukar Hafal Ayat Suci dengan Miras

Selasa, 11 Agustus 2026 | 10:06

Puluhan Ribu Warga Padati Tunas Bumi Fest 2026 di Wonosobo

Selasa, 11 Agustus 2026 | 10:05

Disambut Sholawat, Gus Yaqut Siap Hadapi Sidang Dakwaan Korupsi Kuota Haji

Selasa, 11 Agustus 2026 | 09:56

Pemulihan Ekosistem Harus Dilakukan Secara Serentak

Selasa, 11 Agustus 2026 | 09:54

Trump Media Tekor 238 Juta Dolar AS, Saham Ambruk 8 Persen

Selasa, 11 Agustus 2026 | 09:53

Ruang Amal Indonesia Siapkan 50 Warga Kurang Mampu Tembus Industri Tekstil

Selasa, 11 Agustus 2026 | 09:49

Selengkapnya