Berita

Ilustrasi/Net

Bisnis

Buntut Tidur 28 Menit Saat Terbang, Pilot dan Kopilot Batik Air Dinonaktifkan

SABTU, 09 MARET 2024 | 22:16 WIB | LAPORAN: BONFILIO MAHENDRA

Pilot dan Kopilot maskapai penerbangan Batik Air dinonaktifkan.

Hal ini menyusul tindakan indisipliner dua awak kabin pesawat yang tertidur di tengah penerbangan dari Kendari ke Jakarta selama 28 menit, pada 25 Januari 2024.

Corporate Communications Strategic of Batik Air, Danang Mandala Prihantoro juga mengatakan penonaktifan sebagai tindak lanjut investigasi atas kejadian tersebut.


"Batik Air mengambil tindakan preventif dengan menonaktifkan (membebastugaskan) sementara pilot penerbangan nomor ID-6723, rute Kendari ke Jakarta yang bertugas pada 25 Januari 2024," ucap Danang melalui keterangan resmi.

Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) merilis laporan berisi insiden pilot dan kopilot pesawat Batik Air rute Kendari-Jakarta yang tertidur 28 menit.

Akibat kejadian ini, pilot dan kopilot Batik Air melaju di luar jalur penerbangan dan tak merespons pusat pengendali wilayah (Area Control Centre/ACC).

Meski tidak ada korban dalam peristiwa ini, KNKT mengklasifikasikan insiden itu sebagai kategori serius.

Populer

Enak Jadi Mulyono Bisa Nyambi Komisaris di 12 Perusahaan

Kamis, 12 Februari 2026 | 02:33

Kasihan Jokowi Tergopoh-gopoh Datangi Polresta Solo

Kamis, 12 Februari 2026 | 00:45

Rakyat Menjerit, Pajak Kendaraan di Jateng Naik hingga 60 Persen

Kamis, 12 Februari 2026 | 05:21

Jokowi Layak Digelari Lambe Turah

Senin, 16 Februari 2026 | 12:00

Dua Menteri Prabowo Saling Serang di Ruang Publik

Kamis, 12 Februari 2026 | 04:20

Cara Daftar Mudik Gratis BUMN 2026 Lengkap Beserta Syaratnya

Kamis, 12 Februari 2026 | 20:04

Jokowi Makin Terpojok secara Politik

Minggu, 15 Februari 2026 | 06:59

UPDATE

ASEAN di Antara Badai Geopolitik

Minggu, 22 Februari 2026 | 19:44

Oknum Brimob Bunuh Pelajar Melewati Batas Kemanusiaan

Minggu, 22 Februari 2026 | 19:32

Bocoran Gedung Putih, Trump Bakal Serang Iran Senin atau Selasa Depan

Minggu, 22 Februari 2026 | 19:24

Eufemisme Politik Hak Dasar Pendidikan

Minggu, 22 Februari 2026 | 19:22

Pledoi Riva Siahaan Pertanyakan Dasar Perhitungan Kerugian Negara

Minggu, 22 Februari 2026 | 18:58

Muncul Framing Politik di Balik Dinamika PPP Maluku

Minggu, 22 Februari 2026 | 18:22

Bank Mandiri Perkuat UMKM Lewat JuraganXtra

Minggu, 22 Februari 2026 | 17:51

Srikandi Angudi Jemparing

Minggu, 22 Februari 2026 | 17:28

KPK Telusuri Safe House Lain Milik Pejabat Bea Cukai Simpan Barang Haram

Minggu, 22 Februari 2026 | 16:43

Demi Pengakuan, Somaliland Bolehkan AS Akses Pangkalan Militer dan Mineral Kritis

Minggu, 22 Februari 2026 | 16:37

Selengkapnya