Berita

Tim gabungan masih berusaha mencari pesawat Smart Air di Kalimantan/Ist

Presisi

Hari Ini Tim Gabungan Masih Cari Pesawat Kargo Smart Air

SABTU, 09 MARET 2024 | 13:40 WIB | LAPORAN: BONFILIO MAHENDRA

Tim gabungan melanjutkan pencarian pesawat milik operator penerbangan PT Smart Aviation atau Smart Air yang hilang kontak setelah lepas landas dari Bandara Juwata Tarakan, Kota Tarakan, Kalimantan Utara pada Jumat (8/3).

Pencarian dilakukan tim dari Basarnas, BPBD Kabupaten Malinau, Polres Malinau, dan Kodim 0910 Malinau.

"Hari ini sesuai rencana tim melanjutkan pencarian pesawat terbang Smart Air yang jatuh Jumat kemarin," kata Kabid Humas Polda Kaltara, Kombes Budi Rachmat kepada Kantor Berita Politik RMOL, Sabtu (9/3).


Upaya pencarian mulai dari mengerahkan helikopter Koopsdam VI/Mlw, personel Bhabinkamtibmas Babinsa dan masyarakat.

Tim melakukan pencarian di tiga titik, pertama di koordinat 3°37'34.58"N 116°24'51.46"E (Lokasi Spider), kedua di 3°44'10.00"N 115°50'53.58"E (LUT Singapura), dan ketiga di 3°44'9.10"N 115°55'45.36" (LUT Australia).

Sejumlah sarana juga dikerahkan dalam pencarian hari ini, di antaranya Rescue Car Dmax, Fix Wing 3 Unit (PK-SNO, PK-SNG PK -VVU), Heli Bell BKO Koopsdam VI/Mlw, Heli Rappelling 5 Set, Alkom, Halmatro Rescue Cutting, dan peralatan medis.

Adapun jumlah personel gabungan yang dikerahkan terus bertambah, mulai dari Koopsdam VI/Mlw, tim Rescue Kansar Tarakan, Lanud Anang Busra Tarakan, Airnav Tarakan, Smart Aviation, Susi Air, Pers Polres Malinau, dan Anggota Kodim Malinau.

Pesawat dengan registrasi PK SNE tipe Pilatus PC 6 tersebut sebelumnya bertolak dari Tarakan pada pukul 08.26 WITA dan estimasi tiba di Bandara Binuang, Kecamatan Krayan, Kabupaten Nunukan pukul 09.20 WITA.

Namun hingga pukul 11.26 WITA, Airnav Tarakan belum mendapat informasi keberadaan pesawat sehingga melaporkannya kepada Kantor SAR (Basarnas) Tarakan.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

UPDATE

324 Hunian Layak untuk Warga Bantaran Rel Senen Rampung Juni 2026

Senin, 06 April 2026 | 18:15

Kasus Amsal Sitepu Harus jadi Refleksi Penegakan Hukum

Senin, 06 April 2026 | 17:59

WFH Jumat Tak Boleh Ganggu Produktivitas

Senin, 06 April 2026 | 17:45

Putri Zulhas Ngaku Belum Tahu Gugatan Pengosongan Rumah

Senin, 06 April 2026 | 17:45

Petinggi Tiga Travel Haji Dicecar KPK soal Perolehan Keuangan Tidak Sah

Senin, 06 April 2026 | 17:37

Konversi LPG ke Jargas

Senin, 06 April 2026 | 17:25

Prabowo Naikkan Target Bedah Rumah Tahun Ini Jadi 400 Ribu Unit

Senin, 06 April 2026 | 17:21

Impor Sparepart Pesawat dapat Insentif Bea Masuk Nol Persen

Senin, 06 April 2026 | 17:12

Sahroni Cabut Laporan Terhadap Influencer Indira dan Rena

Senin, 06 April 2026 | 16:59

PB Orado: Turnamen Domino Jatim Fondasi Menuju Kejurnas

Senin, 06 April 2026 | 16:55

Selengkapnya