Berita

Prof Dr Mahfud MD/Net

Politik

Mahfud Tantang KPU Audit Sirekap

JUMAT, 08 MARET 2024 | 22:37 WIB | LAPORAN: AHMAD SATRYO

Tantangan disampaikan calon wakil presiden (Cawapres) nomor urut 3, Mahfud MD kepada Komisi Pemilihan Umum Republik Indonesia (KPU RI), agar mengaudit Sistem Informasi Rekapitulasi (Sirekap).

Mahfud mengatakan, masalah Sirekap yang terjadi terkait perbedaan hasil penghitungan suara di Tempat Pemungutan Suara (TPS), yang tercatat di Formulir (Form) C.Hasil Plano.

"Kalau berani (Sirekap) diaudit saja," ujar Mahfud kepada wartawan, Jumat (8/3).


Menurutnya, audit Sirekap tidak akan memengaruhi rekapitulasi hasil penghitungan perolehan suara peserta Pemilu Serentak 2024.

"Tidak ada hubungannya ini dengan hasil Pemilu, nanti audit (Sirekap) ini," tuturnya.

Lebih lanjut, mantan Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menko Polhukam) itu menganggap, audit Sirekap adalah salah satu cara untuk memastikan kinerja KPU RI benar.

Justru apabila Sirekap tidak diaudit, maka dia khawatir akan muncul persepsi KPU takut dengan parpol.

"Jangan takut juga partai-partai enggak setuju audit gitu misalnya. Enggak akan berubah," katanya.

"Padahal hasil yang ditetapkan nanti berdasar hitungan manual," demikian Mahfud menambahkan.

Populer

Oknum Prajurit di Lokasi Penggeledahan di Luar Mandat TNI

Sabtu, 11 Juli 2026 | 03:29

10 Jalan Febrie Adriansyah Menuju Bebas

Minggu, 19 Juli 2026 | 05:24

Hotman Paris Harus Minta Maaf

Minggu, 19 Juli 2026 | 17:02

Saat Konglomerat Tan Kian Diamankan Polisi

Sabtu, 11 Juli 2026 | 21:50

Hotman Paris Tegaskan Tuduhan Keterlibatan Febrie dalam Kasus Asabri Salah Total

Sabtu, 18 Juli 2026 | 02:58

Permainan Kejagung Terlalu Kasar soal Penghentian Pengumpulan Data Program MBG

Rabu, 15 Juli 2026 | 05:14

Penetapan Tersangka Tetap Sah Meski Belum Diperiksa

Sabtu, 18 Juli 2026 | 12:35

UPDATE

Megawati: Kudatuli adalah Simbol Ketidakadilan!

Selasa, 21 Juli 2026 | 23:38

Densus 88 Ciduk Dua Pria Terlibat Jaringan Terorisme di Ciamis dan Lampung

Selasa, 21 Juli 2026 | 23:11

PDIP Sebut Babinsa Awasi Wajib Pajak Salahi Wewenang

Selasa, 21 Juli 2026 | 22:47

Purbaya Buka Peluang Ubah Status KEK di Bali untuk PFII

Selasa, 21 Juli 2026 | 22:39

Megawati Minta Pramono dan Doel Kembalikan TIM jadi Tempat Seniman

Selasa, 21 Juli 2026 | 22:30

Warga Kwini 8 Minta Sengketa Diselesaikan Lewat Jalur Hukum

Selasa, 21 Juli 2026 | 22:28

PPP Dukung Tindakan Tegas Polri Jaga Kamtibmas di Jakarta

Selasa, 21 Juli 2026 | 22:14

KPK Terbitkan Dua Sprindik Pengembangan Kasus Bea Cukai, Sudah Ada Tersangka

Selasa, 21 Juli 2026 | 21:31

Pakar Soroti Modus Dugaan TPPU Febrie dari Safe House hingga Temuan Emas Batangan

Selasa, 21 Juli 2026 | 21:24

Kiprah Mantri BRI Menjadi Penggerak Pertumbuhan Ekonomi Kerakyatan

Selasa, 21 Juli 2026 | 21:14

Selengkapnya