Berita

Wakil Presiden (Wapres) Persiraja, Banda Aceh Iswahyudi atau Bos Yudi/MO Persiraja

Nusantara

Dampingi Tim Berlatih di Jakarta, Wapres Persiraja Dikeroyok Sekelompok Orang

JUMAT, 08 MARET 2024 | 18:44 WIB | LAPORAN: AGUS DWI

Aksi penganiayaan dialami Wakil Presiden (Wapres) Persiraja, Banda Aceh, Iswahyudi. Sosok yang karib disapa Bos Yudi ini dikeroyok oleh sekelompok orang tanpa diketahui penyebabnya. Insiden ini terjadi di Stadion Madya, Jakarta, Jumat (8/3).

Berdasarkan video pengeroyokan yang beredar, Bos Yudi dikeroyok saat hendak mendampingi tim untuk uji coba lapangan di Stadion Madya, Jakarta, yang menjadi homebase Malut United FC di perebutan peringkat ketiga Liga 2 2023-2024.

Persiraja akan dijamu Malut United FC dalam leg kedua perebutan juara ketiga Liga 2 di Stadion Madya, Sabtu besok (9/3). Pada leg pertama, keduanya hanya bisa bermain imbang 0-0 di Stadion Kota Langsa, Aceh.


Dalam video tersebut, tampak Bos Yudi dikerumuni oleh sejumlah orang berbaju putih. Bahkan, setelah dilerai, Bos Yudi masih saja mendapatkan pukulan dari mereka.

Manajer Persiraja, Ridha Mafdhul Gidong, membenarkan peristiwa itu. Dituturkan Ridah, sejak rombongan Persiraja masih di penginapan, aksi intimidasi sudah dilakukan sejumlah orang.

"Jelang tim mau berangkat OT, tiba-tiba ada yang marah-marah di depan hotel cari tim Persiraja. Kita tidak melayani," ujar Gidong, dikutip Kantor Berita RMOLAceh, Jumat (8/3).

"Kemudian saat tiba di Stadion Madya Wapres Persiraja diserang oleh oknum. Rekaman kita sudah punya dan akan kita proses," ujarnya.

Gidong pun memastikan pemain serta tim ofisial Persiraja lainnya dalam kondisi aman. Saat ini, tim tengah melakukan official training jelang lawan Malut United besok.

"Alhamdulillah semua pemain kita dalam kondisi aman," tandas Gidong.

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

UPDATE

Jawab Tantangan Digital, Bawaslu Jadikan Kampus Laboratorium Demokrasi

Kamis, 01 Oktober 2026 | 05:54

DPD Ungkap Pola Investor ‘Berjudi’ Properti di Bali, Beli Aset Lalu Jual Lagi

Kamis, 01 Oktober 2026 | 05:24

Denny Indrayana Cs Debat Sengit dengan KPU soal Verifikasi Data Calon

Kamis, 01 Oktober 2026 | 04:50

Nakhoda KM Virgo Transport 8 Langsung Ditahan Penyidik

Kamis, 01 Oktober 2026 | 04:20

Digagas di Era Purbaya, Wacana Insentif Motor Listrik Masih Belum Jelas

Kamis, 01 Oktober 2026 | 03:59

Saksi Denny Indrayana Ungkap Tak Ada Bahasa Verifikasi Faktual Dokumen Capres-cawapres

Kamis, 01 Oktober 2026 | 03:34

Sjafrie Sematkan Tanda Kehormatan ke Tentara Jepang yang Bantu Atasi Karhutla

Kamis, 01 Oktober 2026 | 03:09

Kader PDIP Berpotensi Jabat Wapres Jika Gibran Didiskualifikasi

Kamis, 01 Oktober 2026 | 02:55

TNI Hormati Kejagung Imbas Penetapan Kolonel Budi Tersangka Korupsi MBG

Kamis, 01 Oktober 2026 | 02:42

Kemenperin Dukung Impor KRL Bekas dari Jepang, Ini Alasannya

Kamis, 01 Oktober 2026 | 02:18

Selengkapnya