Berita

Upacara pembukaan gelar Operasi Penegakan Ketertiban dan Yustisi Pom TNI 2024, di Mabes TNI, Cilangkap, Jakarta Timur/RMOL

Pertahanan

Tingkatkan Disiplin Anggota, Pom TNI Gelar Opsgaktib dan Yustisi

JUMAT, 08 MARET 2024 | 09:31 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Komandan Pusat Polisi Militer (Danpuspom), Mayjen TNI Yusri Nuryanto, mewakili Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto menjadi inspektur upacara pembukaan gelar Operasi Penegakan Ketertiban (Opsgaktib) dan Yustisi Pom TNI 2024 di Mabes Cilangkap, Jakarta Timur, Jumat (8/3).

Operasi Gaktib dan Yustisi 2024 dilaksanakan serentak di seluruh Indonesia, baik secara mandiri maupun gabungan, di wilayah hukum masing-masing Pom angkatan/Pom wilayah.

Tujuan digelarnya operasi tak lain untuk meningkatkan disiplin dan tata tertib serta kepatuhan hukum prajurit atau PNS TNI, baik perorangan maupun kesatuan.


"Di samping itu, tujuan utamanya untuk menuju Indonesia maju," kata Yusri.

Dia membantah kegiatan itu dilaksanakan sebagai gelar pasukan pasca Pemilu atau mengantisipasi potensi kerusuhan.

Operasi ini murni untuk mewujudkan prajurit TNI yang memiliki jiwa patriot sejati yang Profesional, Responsif, Integratif, Modern dan Adaptif (PRIMA).

"Tentu sanksinya disesuaikan dengan tindak pelanggaran yang dilakukan sesuai Kitab Undang-Undang Hukum Pidana Militer (KUHPM) maupun Kitab Undang-Undang Hukum (KUHP)," pungkasnya.

Pasukan yang dilibatkan dalam upacara berjumlah 1.100 lebih, terdiri dari kompi gabungan, unsur Kopassus, Marinir dan Kopasgat, batalyon, Kostrad, Kodam Jaya dan Brimob, Satpol PP, Bea Cukai, serta Dishub.

Kendaraan yang terlibat pada operasi terpusat terdiri dari 16 unit kendaraan roda empat, 20 unit kendaraan roda dua, 3 unit kendaraan tahanan, dan 3 unit K9 Satwa Gabungan POM TNI.

Populer

Menko Yusril: Mundur dari Jabatan, Tak Gugurkan Tanggung Jawab Hukum Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 19:13

Firli Bahuri Sandang Gelar Doktor Hukum, Raih Gelar Summa Cumlaude

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 16:33

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

Legislator PAN Minta Menteri Imipas Tangguhkan Pengunduran Diri Dirjenpas Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 17:36

Gaji 26 Wantimpres Prabowo Tembus Rp1,9 Miliar Tiap Bulan, Belum Termasuk Fasilitas

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 19:06

Jenderal Dedi Langsung Tancap Gas Siapkan Struktur Organisasi BRAN

Jumat, 02 Oktober 2026 | 01:43

DPRD DKI Bakal Panggil Dishub Buntut Tarif Valet Tembus Rp250 Ribu

Minggu, 27 September 2026 | 14:20

UPDATE

Penyerahan Aset Hasil Kejahatan ke Negara jadi Benchmark Baru Penegakan Hukum

Rabu, 07 Oktober 2026 | 22:12

Polda Kalteng Berjibaku Lakukan Pembasahan di Area Titik Panas

Rabu, 07 Oktober 2026 | 21:59

Mazhab Tebet dan Pokok-pokok Pikiran Ekonomi Heterodoks

Rabu, 07 Oktober 2026 | 21:51

Peringati Hari Tani, PalmCo Dorong Kemandirian KUD Melalui Tata Kelola Sawit Berkelanjutan

Rabu, 07 Oktober 2026 | 21:44

Melihat Sahara dari Denyut Pembangunan

Rabu, 07 Oktober 2026 | 21:27

3.474 Napi Pindah ke Nusakambangan, 115 dari Rutan Depok

Rabu, 07 Oktober 2026 | 21:04

Bos Danantara Ungkap Hilirisasi Dongkrak Ekspor Nikel RI 10 Kali Lipat

Rabu, 07 Oktober 2026 | 20:55

KPK Geledah Dinkes Pemkot Madiun, Sita Dokumen hingga Uang Tunai

Rabu, 07 Oktober 2026 | 20:32

Titiek Soeharto Diminta Turun Gunung Pimpin FKPPI

Rabu, 07 Oktober 2026 | 20:25

RUU Migas dan BUK Migas Harus Menyalakan Kembali Mesin Eksplorasi Indonesia

Rabu, 07 Oktober 2026 | 20:01

Selengkapnya