Berita

Kementerian Dalam Negeri/Net

Politik

Geruduk Kemendagri, Massa Minta Pj Bupati Lahat Dicopot

KAMIS, 07 MARET 2024 | 19:47 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian didesak untuk segera mencopot Penjabat (Pj) Bupati Lahat Muhammad Farid karena telah membuat gaduh pada Pemilu 2024.

Desakan itu disuarakan Dewan Pimpinan Wilayah Gerakan Rakyat Peduli Keadilan Republik Indonesia bersama LBH Sumatera Selatan saat menggelar unjuk rasa di Kementerian Dalam Negeri, Kecamatan Gambir, Jakarta Pusat, Kamis (7/3).

"Copot dan ganti Pj Bupati Lahat Muhammad Farid dikarenakan tidak mampu menjalankan tugas dan hanya membuat gaduh," tegas Koordinator Aksi Wiranto Embong Bulan.


Kegaduhan yang dimaksud, disampaikan Wiranto, adalah dugaan pelanggaran asas netralitas pejabat daerah dalam gelaran Pemilu 2024.

"Muhammad Farid tidak netral dan memihak ke salah satu partai waktu pemilihan umum pada tanggal 14 Februari 2024 lalu," lantangnya.

Selain soal netralitas, Wiranto juga mendesak Kemendagri mengusut tuntas dugaan kebanyakan Pj Kepala Desa yang diangkat bukan berdasarkan usulan dari pihak kecamatan.

Wiranto menduga ada praktik jual beli jabatan dalam pengangkatan Pj Kepala Desa. Terlebih, ada Pj Kepala Desa tetap dilantik meski tidak punya ijazah.

Dalam aksi itu, massa membawa perangkat aksi berupa mobil komando, spanduk, serta poster-poster yang berisi tuntutan.

Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

UPDATE

Khalid Basalamah Ngaku Hanya jadi Korban di Kasus Yaqut

Kamis, 23 April 2026 | 20:16

Laba BCA Tembus Rp14,7 Triliun

Kamis, 23 April 2026 | 20:10

Singapura Masih jadi Investor Terbesar RI, Suntik Rp79 Triliun di Awal 2026

Kamis, 23 April 2026 | 20:04

TNI-Polri Buru Anggota OPM Penembak ASN di Yahukimo

Kamis, 23 April 2026 | 19:43

Hilirisasi Sumbang Rp147,5 Triliun Investasi di Triwulan I 2026

Kamis, 23 April 2026 | 19:26

Bareskrim Gandeng FBI Buru Ribuan Pembeli Alat Phising Ilegal

Kamis, 23 April 2026 | 19:17

Jemaah Haji Terima Uang Saku 750 Riyal dari BPKH

Kamis, 23 April 2026 | 19:15

Data Rosan Ungkap Investasi RI Lepas dari Cengkeraman Jawa-Sentris

Kamis, 23 April 2026 | 19:02

PLN Pastikan Listrik Jakarta Sudah Pulih 100 Persen

Kamis, 23 April 2026 | 18:56

Idrus Marham Sindir JK: Jangan Klaim Jasa, Biarlah Sejarah Menilai

Kamis, 23 April 2026 | 18:41

Selengkapnya