Berita

Peluncuran satelit mata-mata Korea Selatan pada 2 Desember 2023/Net

Dunia

Satelit Mata-mata Korsel Sukses Kirim Foto Pyongyang dengan Jelas

RABU, 06 MARET 2024 | 13:45 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Korea Selatan kembali mencapai tonggak sejarah baru. Satelit mata-mata militer pertamanya dilaporkan telah berhasil mengirim foto ibukota Korea Utara, Pyongyang, dengan jelas.

Korea Selatan meluncurkan satelit mata-mata perdananya pada 2 Desember 2023. Satelit itu ditempatkan di orbit setelah diluncurkan dari Pangkalan Angkatan Luar Angkasa Vandenberg, California.

Mengutip sumber militer, The Defence Blog mengungkap satelit elektro-optik dan inframerah (EO/IR) itu sudah mulai mentransmisikan citra satelit dari berbagai wilayah di Korea Utara, termasuk Pyongyang sebagai bagian dari uji transmisi awal.


Sumber mengungkap foto-foto yang diambil dari satelit memiliki resolusi yang cukup baik dengan visibilitas yang jelas untuk wilayah pusat Pyongyang. Bahkan kapal-kapal di pelabuhan ikut tertangkap citra.

Kendati begitu, rincian mengenai foto-foto Pyongyang yang ditangkap citra satelit Korea Selatan tidak diungkap ke publik. Pyongyang sendiri merupakan tuan rumah dari berbagai fasilitas penting pemerintahan Korea Utara, termasuk Markas Besar Partai Pekerja Korea (WPK) yang merupakan kantor Kim Jong Un.

Diperkirakan foto-foto dengan resolusi yang lebih tinggi bisa dihasilkan dari satelit tersebut mulai bulan depan. Satelit ini diproyeksikan akan bertransisi ke fase misi pengintaian penuh pada bulan Juni atau Juli.

Setelah mencapai tahap operasionalnya, satelit buatan dalam negeri ini diharapkan dapat mengurangi ketergantungan Korea Selatan pada citra satelit Amerika Serikat (AS) untuk informasi intelijen mengenai Korea Utara, sehingga memperkuat otonomi Seoul dalam memantau aktivitas di seluruh Semenanjung Korea.

Populer

Dicurigai Ada Peran Mossad di Balik Pengalihan Tahanan Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 01:38

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

Nasib Hendrik, SPPG Ditutup, 150 Karyawan Diberhentikan

Jumat, 27 Maret 2026 | 06:07

Dubai Menuju Kota Hantu

Selasa, 31 Maret 2026 | 13:51

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

UPDATE

Austria Tolak Wilayah Udaranya Dipakai AS untuk Serang Iran

Jumat, 03 April 2026 | 00:15

Memutus Mata Rantai Rabun Jauh Birokrasi

Kamis, 02 April 2026 | 23:50

PHE Tampilkan Inovasi Hulu Migas di Ajang Offshore Internasional

Kamis, 02 April 2026 | 23:21

Spirit ‘Kurban’ Prajurit UNIFIL

Kamis, 02 April 2026 | 22:57

Pencarian Berakhir Duka, Achmad Ragil Ditemukan Meninggal di Sungai Way Abung

Kamis, 02 April 2026 | 22:39

Robert Priantono Dicecar KPK soal Pungutan Tambang Kukar

Kamis, 02 April 2026 | 22:01

China Ajak Dunia Bersatu Dukung Inisiatif Perdamaian di Wilayah Teluk

Kamis, 02 April 2026 | 21:42

DPR: BPS Bukan Sekadar Pengumpul Data, tapi Penentu Arah Pembangunan

Kamis, 02 April 2026 | 21:31

78 Pejabat Pemkot Surabaya Dirotasi, Ada Apa?

Kamis, 02 April 2026 | 21:18

OJK Siap Luncurkan ETF Emas Akhir April 2026

Kamis, 02 April 2026 | 21:08

Selengkapnya