Berita

Kejaksaan Agung RI/Net

Hukum

Kejagung Diyakini Bisa Tuntaskan Dugaan Korupsi Dapen BUMN

RABU, 06 MARET 2024 | 11:37 WIB | LAPORAN: DIKI TRIANTO

Kasus dugaan korupsi pada dua dana pensiun (Dapen) BUMN diyakini bisa segera dituntaskan Kejaksaan Agung (Kejagung RI).

Apalagi, Jaksa Agung Sanitiar Burhanuddin mengaku telah mendalami laporan dari Kementerian BUMN ini.

"Ini bukan yang pertama (ditangani Kejagung), artinya sudah punya gambaran. Apalagi, ini menyangkut Dapen yang sekupnya terbatas," kata pengamat kebijakan publik, Amir Hamzah kepada wartawan, Rabu (6/3).


Di sisi lain, penanganan kasus ini akan mencerminkan kerja sama positif antara Kejagung dan Kementerian BUMN. Tindak lanjut kasus ini juga akan menjadi pembuktian komitmen kejaksaan untuk bersih-bersih perusahaan negara.

Amir menambahkan, kasus ini juga menunjukkan tata kelola BUMN masih rawan terjadi penyimpangan dari para karyawan.

"Makanya, evaluasi tata laksana pengelolaan BUMN juga harus dibenahi melalui penegakan hukum yang dilakukan," tegasnya.

Terbaru, Kejagung telah mendalami hasil audit yang dilaporkan Menteri BUMN, Erick Thohir. Jaksa Agung Sanitiar Burhanuddin bahkan akan segera mengumumkan secara terbuka.

"Kami dan Kementerian BUMN akan ketemu atau mungkin Jampidsus dengan Pak Wamen (BUMN)," kata ST Burhanuddin di Gedung Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP), Jakarta, Senin (4/3).

Populer

KPK Bakal Dalami Data Intelijen soal Dugaan Suap ke Purbaya dan Anggota Komisi XI DPR

Kamis, 27 Agustus 2026 | 02:24

Dakwaan Lemah, Perkara Chromebook Murni Rekayasa

Kamis, 27 Agustus 2026 | 14:31

Profil Akhmad Sodiq, Rektor Unsoed yang Terjaring OTT KPK

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 09:02

Tidak Benar Menag Nasaruddin Umar Mundur

Rabu, 26 Agustus 2026 | 18:06

KPK Sebut Iptu Dias Tak Bisa Dijerat Dewas, Penanganan Etik Diserahkan ke Polri

Senin, 24 Agustus 2026 | 11:47

Belasan Teman Jokowi Bagusnya Batal Jadi Saksi Sidang soal Ijazah

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 03:14

MAKI Puji Kerja Senyap Jampidsus Kuntadi Fokus Rampas Aset

Selasa, 01 September 2026 | 01:59

UPDATE

Elite NU Harus Setop Jadikan Warga Nahdliyin Objek Politik Praktis

Rabu, 02 September 2026 | 01:48

Gus Alex Pernah Setor Pansus Haji DPR Lewat Teman Nusron Wahid, Segini Besarnya

Rabu, 02 September 2026 | 01:21

Raja Juli: Presiden Prabowo Pemimpin Tegas dalam Atasi Karhutla

Rabu, 02 September 2026 | 01:02

Setoran ke Ditjen Imigrasi Didalami KPK Lewat Pemeriksaan Staf KJRI Kuching

Rabu, 02 September 2026 | 00:47

Skema BLU Berisiko Tambah Beban Birokrasi Tata Kelola Sektor Energi

Rabu, 02 September 2026 | 00:23

Harga Pertamax Green 95 Disesuaikan dan Mulai Berlaku 2 September 2026

Rabu, 02 September 2026 | 00:01

Menko Polkam Ajak Seluruh Sektor Serius Tangkal DFK di Medsos

Selasa, 01 September 2026 | 23:40

BP Batam Pilih Tak Bergantung dengan APBN

Selasa, 01 September 2026 | 23:18

Lobi Fuad Hasan Masyhur Berujung Persetujuan Jokowi soal Tambahan Kuota Haji 2022

Selasa, 01 September 2026 | 23:15

Dua Tahun Kabinet Merah Putih, Sandiaga Uno Dinilai Layak Masuk Kabinet

Selasa, 01 September 2026 | 22:29

Selengkapnya