Berita

Wakil Ketua Komisi VI DPR RI, Aria Bima/RMOL

Politik

PDIP Ingatkan Jokowi, Krisis Beras Bisa Picu Krisis Sosial dan Politik

SELASA, 05 MARET 2024 | 19:24 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Tidak terpenuhinya kebutuhan beras untuk masyarakat jelang bulan suci Ramadan berpotensi menimbulkan krisis politik dan sosial.

Demikian disampaikan politisi PDIP Aria Bima di Gedung Nusantara II, Komplek Parlemen, Senayan, Selasa (5/3).

"Saya khawatir, kalau sampai kebutuhan beras nasional ini akan tidak mencukupi demand-nya, akan menjadi krisis sosial dan potensial jadi krisis politik, situasi ada pilkada di bulan November," kata Aria Bima.


Aria Bima yang juga wakil ketua Komisi VI DPR menambahkan, sejumlah negara di Asia saat ini telah membatasi ekspor beras. Sehingga Indonesia bakal sulit mengimpor beras saat memiliki kebutuhan yang tidak bisa dipenuhi di dalam negeri.

"Pada situasi normal itu bisa-bisa saja kita langsung bersandar pada pangan impor, yang mungkin hanya membutuhkan sekitar dua minggu untuk beras itu sampai ke kita," paparnya.

Ia lantas mengurai, untuk tingkat kebutuhan nasional, panen baru akan terjadi pada April 2024. Setelah panen, masih membutuhkan satu bulan untuk dikeringkan untuk diseleksi kemudian disalurkan ke pasar.

"Jadi April-Mei itu baru ada (stok beras lagi), sementara kita sebentar lagi masuk bulan puasa Ramadan dan Idulfitri," tutupnya.

Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

Camat hingga Dirut PDAM Kota Madiun Digarap KPK

Kamis, 16 April 2026 | 13:50

UPDATE

Wacana Pileg 2029 Seperti Liga Sepak Bola Mencuat, Partai Baru Tarkam Dulu

Sabtu, 25 April 2026 | 01:54

Bahlil Bungkam soal Isu CPO dan Kenaikan Harga Minyakita

Sabtu, 25 April 2026 | 01:31

Yuddy Chrisnandi Ajak FDI Bangun Dapur MBG di Daerah Tertinggal

Sabtu, 25 April 2026 | 01:08

Optimalisasi Selat Malaka Harus Lewat Infrastruktur Maritim, Bukan Pungut Pajak

Sabtu, 25 April 2026 | 00:51

Kejari Jakbar Fasilitasi Isbat Nikah Massal bagi 26 Pasutri

Sabtu, 25 April 2026 | 00:30

Kemampuan Diplomasi Energi Bahlil Sering Diolok-olok Netizen

Sabtu, 25 April 2026 | 00:09

Kinerja Bareskrim Dinilai Makin Tajam Usai Bongkar Kasus Strategis

Jumat, 24 April 2026 | 23:58

Ketegasan dalam Peradilan Militer Menyangkut Keamanan Negara

Jumat, 24 April 2026 | 23:33

Kebijakan Bahlil Dicap Auto Pilot dan Sering Bahayakan Rakyat

Jumat, 24 April 2026 | 23:09

KPK Diminta Sita Aset Kalla Group Jika Gagal Bayar Proyek PLTA Poso

Jumat, 24 April 2026 | 22:48

Selengkapnya