Berita

Presiden Joko Widodo (Jokowi)/Net

Politik

Jokowi Bakal jadi Mentor Pemerintahan Prabowo-Gibran

SENIN, 04 MARET 2024 | 23:32 WIB | LAPORAN: ADITYO NUGROHO

Calon presiden terpilih versi quick count di Pilpres 2024 Prabowo Subianto memiliki komitmen kuat dalam melanjutkan kesuksesan pemerintahan Presiden Joko Widodo (Jokowi).

Pengamat politik Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN), Wasisto Raharjo menyebut bahwa Prabowo akan tetap membutuhkan Jokowi sebagai teman diskusi dalam memberikan masukan terkait arah kebijakan pemerintah ke depan.

“Saya pikir pelibatan Pak Jokowi dalam pemerintahan baru ini adalah mungkin bertindak sebagai seorang mentor atau mungkin di sini penasihat politik atau kebijakan bagi pemerintahan Prabowo Gibran ke depan,” ujar Wasisto kepada wartawan, Senin (4/3).


Dia menambahkan, hadirnya Presiden Jokowi bukan berarti untuk mengintervensi jalannya pemerintahan Prabowo-Gibran, melainkan memberikan masukan agar pemerintah yang baru sesuai dengan cita-cita Indonesia menjadi negara maju menuju Indonesia Emas 2045.

“Jadi untuk memberikan masukan arahan soal apa saja yang harus dilanjutkan dari pemerintahan Jokowi sekarang,” ucapnya.

Lanjut Wasisto mengatakan ini merupakan tradisi baru dalam wajah perpolitikan Indonesia di mana presiden terpilih melanjutkan pemerintahan sebelumnya.

Dikatakan Wasisto, pembangunan Indonesia sudah seharusnya berkelanjutan tidak berhenti atau berganti setiap ada presiden terpilih. Hal itu juga untuk mengawal agenda strategis pemerintah jangka panjang.

“Saya pikir kalau pelibatan Presiden Jokowi untuk pemerintahan berikutnya adalah hal yang baru maksudnya selama ini kan yang kita ini sebenarnya ada semacam diskontinuitas antara kelanjutan presiden yang sebelumnya dengan presiden penggantinya,” paparnya.

“Artinya ini merupakan tradisi baru ya, di mana presiden yang lama akan mengawal program-program yang dianggap baik untuk dilanjutkan ke pemerintah berikutnya,” imbuh dia.

Lanjut Wasisto, selain melanjutkan program strategis yang sudah dibangun oleh Presiden Jokowi, dia menyarankan agar Prabowo-Gibran juga memprioritaskan kesejahteraan bagi masyarakat miskin yang harus juga mendapat perhatian lebih.

“Saya pikir yang utama adalah mensejahterakan masyarakat informal di tingkat pedesaan yang memang di sini masih banyak yang belum sejahtera. Jadi fokus ke masyarakat desa adalah hal prioritas untuk pemerintahan Prabowo Gibran berikutnya,” tukasnya.

Senada, pengamat politik dari BRIN Firman Noor menilai, pemerintahan Prabowo-Gibran ke depan bakal jadi pemerintahan lanjutan Presiden Jokowi.

Menurutnya, pelibatan Presiden Jokowi dalam menentukan arah kebijakan pemerintah ke depan sebagai simbol keberlanjutan pemerintahan berikutnya.

“Ini sangat bisa diterjemahkan bahwa betul ini merupakan suatu kelanjutan,” kata Firman.

Sebenarnya, kata Firman, boleh saja seorang calon presiden dan calon wakil presiden (capres-cawapres) meminta nasihat ke presiden-presiden sebelumnya.

Apalagi, sejak awal Jokowi mendukung langkah politik Prabowo, Firman menyebut, pemerintahan ke depan tak ubahnya kelanjutan dari era kepemimpinan Jokowi.

“Substansinya saya kira hanya merupakan kontinuitas saja,” ujar Firman.

“Mungkin orang-orangnya bisa berbeda, tapi substansinya akan sama. Jadi the same wine in the different bottles (anggur yang sama dalam botol yang berbeda) saja,” tuturnya.

Populer

Menko Yusril: Mundur dari Jabatan, Tak Gugurkan Tanggung Jawab Hukum Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 19:13

Firli Bahuri Sandang Gelar Doktor Hukum, Raih Gelar Summa Cumlaude

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 16:33

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

Legislator PAN Minta Menteri Imipas Tangguhkan Pengunduran Diri Dirjenpas Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 17:36

Gugatan Denny Indrayana Sia-sia, cuma Bikin Gaduh

Sabtu, 26 September 2026 | 02:36

Gaji 26 Wantimpres Prabowo Tembus Rp1,9 Miliar Tiap Bulan, Belum Termasuk Fasilitas

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 19:06

Jenderal Dedi Langsung Tancap Gas Siapkan Struktur Organisasi BRAN

Jumat, 02 Oktober 2026 | 01:43

UPDATE

Ijazah Gibran Jadi Bom Waktu

Rabu, 07 Oktober 2026 | 02:03

Danantara Gelontorkan Rp4,4 Triliun untuk Masuk Bisnis Migas AS

Rabu, 07 Oktober 2026 | 01:31

PIP dan KIP Kuliah Tak Boleh Lagi Salah Sasaran

Rabu, 07 Oktober 2026 | 01:21

Jangan Korbankan Konektivitas Antar Pulau Gegara Kebijakan Panik

Rabu, 07 Oktober 2026 | 01:09

Inilah Beda FIFA ASEAN Cup dan Piala AFF

Rabu, 07 Oktober 2026 | 00:34

Ahmad Doli Soroti Dugaan Bullying Bocah SD di Pemalang: Mukanya Lucu-lucu, tapi Berstatus Pembunuh

Rabu, 07 Oktober 2026 | 00:21

Gibran Tak Punya Ijazah SMA, Said Didu: Pemakzulan Bisa Lewat Proses Politik

Rabu, 07 Oktober 2026 | 00:04

Danantara Penetrasi ke Ekosistem Aviasi Timur Tengah

Selasa, 06 Oktober 2026 | 23:43

34 JPU Disiapkan Hadapi Sidang TPPU Febrie Adriansyah

Selasa, 06 Oktober 2026 | 23:20

Juara Setelah 35 Tahun Menunggu

Selasa, 06 Oktober 2026 | 23:01

Selengkapnya