Berita

Spot resmi didirikan para aktivis untuk jadi oposisi pemerintah ke depan/RMOL

Politik

Bentuk Barisan Oposisi, Aktivis Dinilai Akui Prabowo-Gibran Pemenang Pilpres 2024

SENIN, 04 MARET 2024 | 18:01 WIB | LAPORAN: JAMALUDIN AKMAL

Pembentukan kumpulan para aktivis yang tergabung dalam Spektrum Oposisi Terpimpin (Spot) dianggap sebagai pengakuan bahwa pemenang Pilpres 2024 adalah Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming.

Hal itu disampaikan komunikolog politik dan hukum nasional, Tamil Selvan alias Kang Tamil, merespons terbentuknya Spot pada hari ini, Senin (4/3), untuk mengawal jalannya pemerintahan baru sesuai cita-cita dan harapan rakyat.

"Kalau saat ini para aktivis itu mendeklarasikan untuk menjadi oposisi pemerintah, apalagi para aktivis itu boleh kita katakan adalah aktivis-aktivis yang afiliasinya ke 01 dan 03, maka secara tidak langsung mereka ini sudah mengakui pemenang Pilpres ini adalah Prabowo-Gibran," kata Kang Tamil kepada Kantor Berita Politik RMOL, Senin (4/3).


Kang Tamil menilai, para aktivis yang memilih menjadi oposisi pemerintah merupakan sesuatu hal yang baik untuk memperhatikan jalannya roda pemerintahan tetap on the track.

"Tapi tentu yang menjadi perhatian saya, jangan kemudian menebar narasi-narasi yang kira-kira menyesatkan logika masyarakat," terang Kang Tamil.

Untuk itu, dosen di Universitas Dian Nusantara ini berharap, para oposisi tersebut tetap harus ksatria dan objektif ketika melihat sebuah kebijakan pemerintah.

"Apakah teman-teman yang hari ini berada di kelompok oposisi itu bisa objektif seperti itu? Kalau bisa tentu ini adalah gerakan-gerakan yang menyuburkan demokrasi. Tapi kalau semua dinyatakan salah-salah, nah ini tentu adalah tidak lain hanya barisan sakit hati," pungkas Kang Tamil.

Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

UPDATE

Khalid Basalamah Ngaku Hanya jadi Korban di Kasus Yaqut

Kamis, 23 April 2026 | 20:16

Laba BCA Tembus Rp14,7 Triliun

Kamis, 23 April 2026 | 20:10

Singapura Masih jadi Investor Terbesar RI, Suntik Rp79 Triliun di Awal 2026

Kamis, 23 April 2026 | 20:04

TNI-Polri Buru Anggota OPM Penembak ASN di Yahukimo

Kamis, 23 April 2026 | 19:43

Hilirisasi Sumbang Rp147,5 Triliun Investasi di Triwulan I 2026

Kamis, 23 April 2026 | 19:26

Bareskrim Gandeng FBI Buru Ribuan Pembeli Alat Phising Ilegal

Kamis, 23 April 2026 | 19:17

Jemaah Haji Terima Uang Saku 750 Riyal dari BPKH

Kamis, 23 April 2026 | 19:15

Data Rosan Ungkap Investasi RI Lepas dari Cengkeraman Jawa-Sentris

Kamis, 23 April 2026 | 19:02

PLN Pastikan Listrik Jakarta Sudah Pulih 100 Persen

Kamis, 23 April 2026 | 18:56

Idrus Marham Sindir JK: Jangan Klaim Jasa, Biarlah Sejarah Menilai

Kamis, 23 April 2026 | 18:41

Selengkapnya