Berita

Wakil Sekretaris Jenderal PKB, Syaiful Huda/Istimewa

Politik

PKB Adopsi Desak Anies dan Slepet Imin Model Kampanye Pilkada

SENIN, 04 MARET 2024 | 17:28 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) percaya diri dalam menghadapi Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Serentak 2024 yang akan digelar 27 November mendatang. Salah satu faktornya adalah penambahan kursi parlemen dalam Pemilu 2024.

Wakil Sekretaris Jenderal PKB, Syaiful Huda mengatakan, dengan perolehan kursi yang signifikan, PKB memiliki kekuatan untuk mengusung calon kepala daerah.

“Dengan perolehan kursi PKB yang naik signifikan, ini akan menjadi energi spirit perubahan kami untuk mengusung calon-calon kader terbaik,” kata Syaiful Huda di markas PKB, Jalan Raden Saleh Raya, Menteng, Jakarta Pusat, Senin (4/3).


Huda melanjutkan, berkaca dari gaya kampanye pasangan Capres-cawapres nomor urut 1, Anies Baswedan dan Muhaimin Iskandar, PKB akan kembali mengusung konsep perubahan pada Pilkada 2024 nanti.

Dengan mengadopsi program Desak Anies dan Slepet Imin, Huda meyakini Pilkada akan lebih banyak diwarnai dengan partisipasi publik, bukan dengan menggunakan mobilisasi publik.

“Kami yakin dengan forum 'Slepet Imin' dan 'Desak Anies', yang sudah terselenggara dengan baik dalam pilpres. Terjadi adu gagasan, agenda perubahan diuji oleh publik secara langsung,” jelas Huda.

"Para kandidat yang nantinya diusung PKB harus siap dengan berbagai sanggahan, bantahan, maupun masukan dari calon pemilih atas gagasan dan program yang mereka tawarkan," pungkasnya.

Populer

10.060 Jemaah Umrah Telah Kembali ke Tanah Air

Kamis, 05 Maret 2026 | 09:09

Rumah Bersejarah di Menteng Berubah Wujud

Sabtu, 07 Maret 2026 | 22:49

Pengacara Terkenal yang Menyita Perhatian Publik

Minggu, 08 Maret 2026 | 11:44

Harga Tiket Pesawat Kembali Tidak Masuk Akal

Selasa, 03 Maret 2026 | 03:51

Siapa Berbohong, Fadia Arafiq atau Ahmad Luthfi?

Sabtu, 07 Maret 2026 | 06:42

Bangsa Tak Akan Maju Tanpa Makzulkan Gibran dan Adili Jokowi

Senin, 09 Maret 2026 | 00:13

Fahira Idris Dukung Pelarangan Medsos Buat Anak di Bawah 16 Tahun

Minggu, 08 Maret 2026 | 01:58

UPDATE

Olah TKP Freeport

Jumat, 13 Maret 2026 | 14:16

Rismon Rela Dianggap Pengkhianat daripada Menyembunyikan Kebenaran

Jumat, 13 Maret 2026 | 14:14

Bandung Dalam Diplomasi Konfrontasi dan Kemunafikan Diplomasi

Jumat, 13 Maret 2026 | 14:05

Roy Suryo Tegaskan Permintaan Maaf Rismon ke Jokowi Bersifat Pribadi

Jumat, 13 Maret 2026 | 14:00

KPK Panggil Pengusaha James Mondong dalam Kasus Suap Impor di Bea Cukai

Jumat, 13 Maret 2026 | 13:54

Aktivis KontraS Andrie Yunus Disiram Air Keras

Jumat, 13 Maret 2026 | 13:47

EMAS Rampungkan Fase Konstruksi, Fokus Kejar Target Produksi

Jumat, 13 Maret 2026 | 13:40

DPR Jangan Pilih Lagi Anggota KPU yang Tak Profesional!

Jumat, 13 Maret 2026 | 13:29

Kapolri dan Panglima TNI Pantau Pelabuhan Merak Via Helikopter

Jumat, 13 Maret 2026 | 13:23

Trump Yakin Pemimpin Baru Iran Masih Hidup tapi Terluka Parah

Jumat, 13 Maret 2026 | 13:17

Selengkapnya