Berita

Ketua DPD Partai Golkar Kabupaten Purwakarta, Anne Ratna Mustika/Net

Politik

Kurang 1 Kursi untuk Usung Cabup, Golkar Purwakarta Buka Lebar Pintu Koalisi

SENIN, 04 MARET 2024 | 16:38 WIB | LAPORAN: AGUS DWI

Meski belum ada pengumuman resmi hasil Pemilu 2024, Partai Golkar di Kabupaten Purwakarta diprediksi akan memperoleh 9 kursi legislatif. Butuh tambahan 1 kursi lagi agar Golkar bisa mengusung calon bupati (cabup) pada Pilkada 2024 mendatang.

Lalu, partai mana yang berpeluang merapat?

"Kita akan membuka pintu seluas-luasnya kepada para ketua partai untuk bisa berkoalisi dengan Partai Golkar. Untuk calon wakil bupatinya, kita akan putuskan bersama dengan partai koalisi," ujar Ketua DPD Partai Golkar Kabupaten Purwakarta, Anne Ratna Mustika, dikutip Kantor Berita RMOLJabar, Senin (4/3).


Soal partai yang bisa ditarik untuk menjadi koalisi, Anne menyebut bahwa Golkar masih dinamis. Golkar juga tengah melakukan komunikasi-komunikasi politik dengan sejumlah parpol.

"Kalau sudah fix, nanti kita infokan," kata Anne, diplomatis.

Bagi Partai Golkar, sejauh ini Anne masih dianggap sebagai magnet. Setidaknya hal itu terlihat dari perolehan suara caleg DPRD Provinsi Jawa Barat di Dapil 10. Di mana Anne memperoleh suara tertinggi, mencapai 84.854 suara di Kabupaten Purwakarta.

Dengan kharisma yang dimilikinya, mantan Mojang Purwakarta itu dianggap bisa membesarkan Partai Golkar Purwakarta. Bahkan menjadi unsur utama kemenangan Golkar pada Pilkada 2024 mendatang.

Terlebih Anne punya pengalaman dan modal kuta sebagai Bupati Purwakarta pada periode 2018-2023.

Adapun hasil sementara perolehan kursi DPRD Kabupaten Purwakarta pada Pemilu 2024 adalah Partai Gerindra meraih 10 kursi, Partai Golkar 9 kursi, Partai Nasdem 7 kursi, PDIP 6 kursi, PKB 5 kursi, PKS 5 kursi, Partai Demokrat 3 kursi, Partai Hanura 2 kursi, PPP 2 kursi, dan PAN 1 kursi.

Populer

10.060 Jemaah Umrah Telah Kembali ke Tanah Air

Kamis, 05 Maret 2026 | 09:09

Rumah Bersejarah di Menteng Berubah Wujud

Sabtu, 07 Maret 2026 | 22:49

Pengacara Terkenal yang Menyita Perhatian Publik

Minggu, 08 Maret 2026 | 11:44

Harga Tiket Pesawat Kembali Tidak Masuk Akal

Selasa, 03 Maret 2026 | 03:51

KPK Dikabarkan Gelar OTT di Cilacap Jawa Tengah

Jumat, 13 Maret 2026 | 14:54

Siapa Berbohong, Fadia Arafiq atau Ahmad Luthfi?

Sabtu, 07 Maret 2026 | 06:42

Bangsa Tak Akan Maju Tanpa Makzulkan Gibran dan Adili Jokowi

Senin, 09 Maret 2026 | 00:13

UPDATE

Prabowo Desak Bos Batu Bara dan Sawit Dahulukan Pasar Domestik

Sabtu, 14 Maret 2026 | 00:10

Polisi Harus Ungkap Pelaku Serangan Brutal terhadap Aktivis KontraS

Sabtu, 14 Maret 2026 | 00:10

Aparat Diminta Gercep Usut Penyiraman Air Keras terhadap Pembela HAM

Jumat, 13 Maret 2026 | 23:55

Prabowo Ingatkan Pejabat: Open House Lebaran Jangan Terlalu Mewah

Jumat, 13 Maret 2026 | 23:55

Bahlil Tepis Isu Batu Bara PLTU Menipis, Stok Rata-rata Masih 14 Hari

Jumat, 13 Maret 2026 | 23:38

Purbaya Lapor Prabowo Banyak Ekonom Aneh yang Sebut RI Resesi

Jumat, 13 Maret 2026 | 23:32

Kekerasan Terhadap Pembela HAM Ancaman Nyata bagi Demokrasi

Jumat, 13 Maret 2026 | 23:12

Setengah Penduduk RI Diperkirakan Mudik Lebaran 2026

Jumat, 13 Maret 2026 | 23:07

Mentan: Cadangan Beras Hampir Lima Juta Ton, Cukup Hingga Akhir Tahun

Jumat, 13 Maret 2026 | 22:48

Komisi III DPR Minta Dalang Penyerangan Air Keras Aktivis KontraS Dibongkar

Jumat, 13 Maret 2026 | 22:32

Selengkapnya