Berita

Ilustrasi/Net

Otomotif

Banyak Peminat, Program Insentif Kendaraan Listrik Bakal Diperpanjang

SABTU, 02 MARET 2024 | 07:21 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Program insentif atau dukungan terhadap industri kendaraan listrik berbasis baterai (KLBB) dipastikan bakal dilanjutkan.

Pertumbuhan minat masyarakat terhadap kendaraan berbasis baterai, baik itu HEV, BEV, atau PHEV, dinilai cukup baik, hal yang menjadi alasan program insentif dilanjutkan.

Berdasarkan perbandingan data Kementerian Perindustrian (Kemenperin) antara 2022 dan 2023, tercatat ada peningkatan jumlah pengguna motor listrik sebesar 262 persen, dan mobil listrik sebesar 43 persen.


Deputi Bidang Koordinasi Infrastruktur dan Transportasi Kemenko Marves, Rachmat Kaimuddin, menjelaskan, bertambahnya minat masyarakat terhadap kendaraan listrik dianggap sebagai barometer positif, tanda akan suksesnya program insentif yang sudah berjalan.

“Program insentif sudah terbukti memberikan dampak positif terhadap peningkatan populasi kendaraan listrik di Indonesia,” katanya, dalam keterangan yang dikutip Sabtu (2/3).

Pihaknya telah mengevaluasi beberapa regulasi terkait pemberian insentif. Berdasarkan ketetapan akhir, program ini akan dilanjutkan dan dikembangkan pada 2024.

“Jadi di tahun 2024 program ini akan dilanjutkan untuk menambah percepatan investasi untuk mendukung program KLBB,” kata Rachmat.

Populer

PIK-2 dan Ancaman Kedaulatan Negara

Rabu, 19 Agustus 2026 | 04:42

Satlap Tri Cakti Diduga Hadang Polisi di Belitung, IPW Desak Ada Tindak lanjut

Senin, 17 Agustus 2026 | 14:30

KPK OTT Rektor Unsoed Prof Akhmad Sodiq

Jumat, 21 Agustus 2026 | 08:01

Rismon Sianipar Bisa Menangkan Sayembara Rp100 Juta dari Denny Indrayana

Rabu, 12 Agustus 2026 | 05:19

KPK Temukan Dokumen Pengurusan Perkara Lain di Rumah Ayah Iptu Setya Budi Dias

Rabu, 12 Agustus 2026 | 22:18

TNI Kuasai Wilayah OPM di Intan Jaya dan Sita Sejumlah Senjata

Minggu, 16 Agustus 2026 | 01:24

Boyamin Sebut Ada Dua Brankas Kosong di Rumah Febrie, Ini Respons Kejagung

Rabu, 12 Agustus 2026 | 11:14

UPDATE

DPR: Korporasi Penyebab Karhutla Harus Diberi Sanksi Berat

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 16:22

Pantau Karhutla Riau, Menteri Jumhur Diperlihatkan Inovasi Green Policing

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 15:22

Tanpa Masker, Prabowo Tinjau Langsung Karhutla di Kalbar

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 15:09

Sasar Ribuan Korban Gempa Nagekeo, BHS dan DLU Kirim Bantuan Logistik Hingga Mainan Edukatif

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 14:57

Karhutla Meluas hingga Permukiman Warga Banjarbaru

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 14:47

Segel 4 Lahan Konsesi, Menteri LH Bertolak ke Kalimantan Usai Pantau Karhutla Riau

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 14:29

Efek El Nino dan B50 Bikin Harga CPO Terbang ke Level Tertinggi

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 14:11

Kabut Asap Karhutla Makin Parah, Kabupaten Kotim Hentikan Sekolah Tatap Muka

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 13:40

Kalah Gugatan Privasi, Pangeran Harry Wajib Bayar Rp317 Miliar

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 13:24

Aliansi Mahasiswa DIY Soroti Ancaman Perampasan Ruang Hidup di Pracimantoro

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 13:12

Selengkapnya