Berita

Anggota Komisi D DPRD Provinsi DKI Jakarta Judistira Hermawan/Ist

Nusantara

Politikus Golkar: Warga Bekas Kampung Bayam Berhak Tempati KSB

SABTU, 02 MARET 2024 | 01:18 WIB | LAPORAN: WIDODO BOGIARTO

DPRD DKI Jakarta berupaya mencarikan solusi bagi warga eks Kampung Bayam yang terimbas pembangunan Jakarta International Stadium (JIS) pada 2019.

Sebab sesuai janji Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan, mereka seharusnya mendapat hak hunian dan menempati Kampung Susun Bayam (KSB) sejak 20 November 2022 lalu. Namun hingga saat ini, belum terealisasi.

“Tentu ini akan kita lanjutkan bagaimana mencarikan solusi bagi warga yang ada di sekitar JIS mendapatkan hak-haknya sesuai dengan yang dijanjikan oleh pemerintah,” kata Anggota Komisi D DPRD Provinsi DKI Jakarta Judistira Hermawan, Jumat (1/3).

Judistira berencana dalam waktu dekat memanggil Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman DKI untuk mencarikan solusi rumah susun (Rusun) layak huni warga eks Kampung Bayam.

“Tentu identifikasi terhadap wilayah terkait dengan lahan akan kita carikan solusinya dan kita akan memanggil Dinas Perumahan untuk mencarikan solusi ini,” kata Judsitira.

Ia meminta warga eks Kampung Bayam bersabar menunggu proses yang akan dilakukan oleh Komisi D DPRD DKI Jakarta dengan Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman DKI Jakarta.

“Saya mohon kesabaran daripada masyarakat kita komisi D bertemu dengan Dinas Perumahan untuk mencarikan solusi bagi masyarakat,” tutup politikus Partai Golkar ini.

Seperti diketahui Kampung Susun Bayam memiliki tiga tower dan setiap tower memiliki empat lantai. KSB diresmikan oleh Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan pada 12 Oktober 2022.



Populer

Pengamat: Jangan Semua Putusan MK Dikaitkan Unsur Politis

Senin, 20 Mei 2024 | 22:19

Panglima TNI Diminta Tarik Anggota Puspom dari Kejagung

Selasa, 28 Mei 2024 | 18:58

Produksi Film Porno, Siskaeee Cs Segera Disidang

Rabu, 22 Mei 2024 | 13:49

Topeng Mega-Hasto, Rakus dan Berbohong

Kamis, 23 Mei 2024 | 18:03

IAW Desak KPK Periksa Gubernur Jakarta, Sumbar, Banten, dan Jateng

Senin, 20 Mei 2024 | 15:17

Pj Gubernur Jabar Optimistis Polisi Mampu Usut Kasus Pembunuhan Vina Cirebon

Kamis, 23 Mei 2024 | 06:48

Pj Gubernur Jabar Ingatkan Dishub Tidak Ada Suap dan Pungli dalam Uji KIR

Senin, 27 Mei 2024 | 19:31

UPDATE

KPK Bakal Kembangkan ke Proses Penganggaran Terkait Korupsi Rumjab DPR RI

Kamis, 30 Mei 2024 | 10:03

Demokrat: Pasangan Khofifah-Emil Tak Tergantikan

Kamis, 30 Mei 2024 | 09:47

Investasi Kuat, Transportasi Berbasis Kereta di Bali Masuk Babak Baru

Kamis, 30 Mei 2024 | 09:37

Jalan Puan Nyapres Bisa Dimulai dari Juru Negosiasi PDIP-Prabowo

Kamis, 30 Mei 2024 | 09:30

Harga Emas Antam Anjlok Rp9 Ribu

Kamis, 30 Mei 2024 | 09:27

Kepala BNPB Tinjau Penanganan Darurat Erupsi Gunung Ibu

Kamis, 30 Mei 2024 | 09:24

Oposisi Spanyol Dikecam karena Kunjungi Netanyahu di Israel

Kamis, 30 Mei 2024 | 09:11

6 General Manager PT Antam Tersangka Korupsi 109 Ton Emas

Kamis, 30 Mei 2024 | 08:49

Perludem Ingatkan Pentingnya Perbaikan Sistem Pemilu

Kamis, 30 Mei 2024 | 08:46

CEO Sate Maranggi Kantongi Rekomendasi PKS dan PKB

Kamis, 30 Mei 2024 | 08:22

Selengkapnya