Berita

Tim Satgas Pangan Bareskrim Mabes Polri cek stok beras di Pelabuhan Boom Baru, Palembang, Jumat (1/3)/Ist

Nusantara

Tim Satgas Pangan Bareskrim Polri Cek Stok Beras di Palembang

JUMAT, 01 MARET 2024 | 22:43 WIB | LAPORAN: JONRIS PURBA

Tim Satgas Pangan Bareskrim Mabes Polri melakukan pengecekan ke toko ritel modern dan pabrik beras di  Palembang.

Dilansir dari Kantor Berita Politik RMOLSumsel, tim menyambangi pasar tradisional hingga ke Pelabuhan Boom Baru melihat secara langsung ketersediaan stok beras yang bakal dibongkar di dalam kapal, Jumat (1/3).

"Bisa kita lihat langsung di dalam kapal disini stok beras masih cukup banyak, belum lagi di ambang luar juga masih menunggu kapal untuk bisa bongkar muat. Masyarakat tidak perlu khawatir ketersediaan beras cukup banyak," kata  Ketua Tim Satgas Pangan Bareskrim Polri, Kombes Pol M Barly Ramadhan saat meninjau stok beras yang sedang bongkar muat di Pelabuhan Boom Baru.


Sebelum ke Pelabuhan Boom Baru, tim satgas Pangan Bareskrim Polri juga melakukan pengecekan langsung ke penjual beras di dua pasar tradisional di Palembang yakni Pasar Km-5 dan Pasar Lemabang.

Di sini, seperti sehari sebelumnya tim Satgas Pangan Bareskrim Polri menanyakan langsung harga beras, baik premium maupun medium.

"Harga beras turun antara Rp 500 hingga Rp 1.000 per kilo, kemungkinan bakal turun lagi jelang memasuki masa panen," kata Manajer Operasional dan Pelayanan Publik (OPP) Kanwil Bulog Sumsel Babel, Rinaldy Pratama.

Menurut Rinaldi, stok beras di Kanwil Sumsel Babel ada sekitar 3.200 ton di dalam gudang. Serta tengah dibongkar muat di Pelabuhan sebanyak 21 ton, selai itu masih ada 9 ton yang masih berada di dalam kapal di ambang luar Perairan Sungai Musi yang bakal masuk.

Populer

MA Koreksi Kerugian Negara Kasus Korupsi Timah, Bukan Rp300 Triliun

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 22:36

Putusan Eksepsi Dokter Tifa Berujung Antiklimaks

Minggu, 02 Agustus 2026 | 05:20

Giliran Kepemimpinan TNI Kembali Diberikan kepada Matra Laut

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 06:27

Oknum Brimob Jadi Tersangka, KPK Pastikan Sanksi Pidana hingga Etik Menanti

Jumat, 31 Juli 2026 | 13:44

KPK Konstruksikan Dugaan Fee Rp3,5 Miliar dari Waskita untuk Eks Ketum HIPMI

Minggu, 02 Agustus 2026 | 14:18

Kerumunan Massa saat Jokowi ke NTT Direkayasa

Senin, 03 Agustus 2026 | 13:39

Wewenang Ditjen Bea Cukai Sudah Melampaui Namanya

Minggu, 02 Agustus 2026 | 02:12

UPDATE

Haji Isam Temui Seskab Teddy, Bahas Investasi Pertambangan hingga Hilirisasi

Senin, 10 Agustus 2026 | 14:17

Kolombia Ubah Sikap, Kini Akui Kedaulatan Maroko atas Sahara

Senin, 10 Agustus 2026 | 14:02

KPK Periksa 2 ASN Pemkot Bengkulu dalam Pengembangan Kasus Suap Rejang Lebong

Senin, 10 Agustus 2026 | 14:01

Jelang Sidang Tahunan MPR, Pemerintah Matangkan Persiapan Pidato Kenegaraan Prabowo

Senin, 10 Agustus 2026 | 13:56

Bitcoin Menguat Berkat Derasnya Aliran Dana ETF

Senin, 10 Agustus 2026 | 13:49

Keamanan Data Pajak Jadi Prioritas Usai Kebakaran Bapenda

Senin, 10 Agustus 2026 | 13:45

Destry Damayanti Resmi Jadi Calon Tunggal Gubernur BI

Senin, 10 Agustus 2026 | 13:36

Kejagung Periksa 16 Saksi di Kasus BGN, 10 di Antaranya Direktur Perusahaan

Senin, 10 Agustus 2026 | 13:32

Greenland Tolak Aktivitas Perusahaan AS di Tengah Ancaman Aneksasi Trump

Senin, 10 Agustus 2026 | 13:27

Gibran Jadi Presiden Solusi atau Petaka?

Senin, 10 Agustus 2026 | 13:26

Selengkapnya