Berita

Idrus Marham/RMOL

Politik

Politikus Golkar Respons Rencana Pertemuan JK dengan Megawati

KAMIS, 29 FEBRUARI 2024 | 23:38 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Rencana pertemuan Wakil Presiden ke-10 dan ke-12 sekaligus mantan Ketua Umum Partai Golkar Muhamad Jusuf Kalla atau JK dengan Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri direspons Politikus Golkar Idrus Marham.

Idrus mengatakan bahwa rencana pertemuan JK itu bukan dalam kapasitasnya sebagai tokoh Golkar bertemu dengan Ketum parpol pengusung capres-cawapres yang tidak didukung Golkar.

“Saya kira kalau ada pertemuan itu dalam kapasitas apa? Kalau misalkan ketemu sebagai tokoh nasional itu saya kira itu sebuah keniscayaan, kita dorong,” kata Idrus kepada wartawan di kawasan Menteng, Jakarta Pusat, pada Kamis (29/2).


Idrus meyakini, JK tidak akan mengatasnamakan Partai Golkar meskipun dia merupakan salah satu tokoh senior di partai berlambang beringin. Sebab, garis instruksi di Partai Golkar sangat jelas saat ini di bawah komando Airlangga Hartarto.

“Dan tentu tidak mungkin JK melakukan itu,” katanya.

“Kita semua sudah tahu Ketum ada Airlangga, Ketua Dewan Kehormatan adalah Akbar Tandjung, Ketua Dewan Penasihat Luhut, Ketua Dewan Pembina adalah Aburizal Bakrie. Ketua Dewan pakar adalah Agung Laksono,” imbuh Idrus.

Sebelumnya, Politikus PDIP Adian Napitupulu mengungkapkan bahwa Wakil Presiden ke-10 dan ke-12 sekaligus mantan Ketua Umum Partai Golkar Muhamad Jusuf Kalla atau JK akan bertemu dengan Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri.

Namun, dia belum mengetahui persis kapan waktu pertemuan kedua tokoh bakal digelar.

"Pasti terjadi. Pasti," kata Adian singkat usai mendampingi capres nomor urut 3 Pilpres 2024 Ganjar Pranowo di acara relawan, Menteng, Jakarta Pusat, Jumat lalu (23/2).

Populer

Kafe Diduga terkait Jampidsus Digeledah

Rabu, 08 Juli 2026 | 16:36

AHY dan Ibas Dilaporkan ke KPK Buntut Lonjakan Harta

Senin, 06 Juli 2026 | 14:49

Terima Kasih Bang Refly, Nama Saya Sudah Diubah jadi ‘Si Udin’

Selasa, 07 Juli 2026 | 03:14

Pengacara Nadiem Makarim Dilaporkan ke Peradi Buntut Ucapan "Yang Mulia Takut Ya"

Senin, 06 Juli 2026 | 18:36

Jokowi Tinggalkan Jejak Buruk bagi Masyarakat Adat Lampung

Rabu, 01 Juli 2026 | 04:23

KPK-PPATK Diminta Pastikan Harta AHY dan Ibas dari Sumber Halal

Senin, 06 Juli 2026 | 17:38

KPK Dikabarkan Kembali Gelar OTT di Sumut

Kamis, 02 Juli 2026 | 20:50

UPDATE

Uang Tunai Rp476 Miliar, Emas Batangan, Dokumen dan Foto Keluarga Disita dari Rumah di Sentul

Kamis, 09 Juli 2026 | 12:24

Beredar Kabar Mantan Sekjen MPR Maruf Cahyono Hari Ini Ditahan

Kamis, 09 Juli 2026 | 12:15

KPK Panggil Mulyono di Kasus Suap Audit BPK Pemkab Muara Enim

Kamis, 09 Juli 2026 | 12:11

ASN PPPK Layak Peroleh Jaminan Pensiun

Kamis, 09 Juli 2026 | 12:09

Koruptor Berkedok Penegak Hukum Pengkhianat Terbesar Bangsa

Kamis, 09 Juli 2026 | 12:07

Tanya Seputar Jaksa

Kamis, 09 Juli 2026 | 12:00

Respons Santai Usulan Jawa Barat jadi Tatar Sunda, DPR: Fokus Kerja Sajalah!

Kamis, 09 Juli 2026 | 11:57

MPR dan MK Sepakat Tak Saling Intervensi Kewenangan Lembaga

Kamis, 09 Juli 2026 | 11:41

Masih Digodok DPR, Publik Diminta Tak Khawatir Usulan Kenaikan BPIH 2027

Kamis, 09 Juli 2026 | 11:31

KPK Sita 12 Ribu Dolar Singapura dari Ketua DPRD Kuansing

Kamis, 09 Juli 2026 | 11:22

Selengkapnya