Berita

Wakil Ketua Umum PAN, Viva Yoga Mauladi/Net

Politik

PAN: Pengusul Hak Angket Pemilu Enggak Siap Kalah

KAMIS, 29 FEBRUARI 2024 | 19:04 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Hak angket yang muncul setelah pencoblosan Pemilu 2024 karena ada pihak-pihak yang belum siap menerima kekalahan.

Hal itu disampaikan Wakil Ketua Umum Partai Amanat Nasional (PAN), Viva Yoga Mauladi menyoal wacana hak angket dugaan kecurangan Pemilu 2024.

"Ya (pengusung hak angket) tidak siap kalah, maunya menang terus," ucap Viva Yoga Mauladi kepada Kantor Berita Politik RMOL, Kamis (29/2).


Menurutnya, proses pemilu serentak saat ini masih dalam tahap penghitungan suara. Maka, usulan hak angket yang digulirkan tidak relevan.

"Sekarang kan masih proses perhitungan suara. Masih dihitung. PAN sendiri tidak setuju dengan hak angket, tidak ada relevansi dan urgensinya," ujarnya.

Bukan tanpa alasan, undang-undang pemilu telah jelas memfasilitasi sengketa pemilu. Bukan melalui hak angket di DPR RI, melainkan lewat Gakkumdu Bawaslu dan Mahkamah Konstitusi (MK).

"Kalau untuk pelanggaran kan sudah diatur di UU Pemilu. Jika ada potensi pelanggaran, penyimpangan, dan kecurangan, administrasinya di Bawaslu. Gunakanlah itu," tutupnya.

Populer

Jumlah Personel TNI Tidak Masuk Akal

Sabtu, 30 Mei 2026 | 03:36

Penutupan Alfamart dan Indomaret Jangan Salahkan KDKMP

Kamis, 28 Mei 2026 | 06:00

Raksasa Telekomunikasi Ini Bakal Dibubarkan Danantara

Senin, 25 Mei 2026 | 08:33

PT PMM Keberatan 15 Kontainer Mineral Ekspor Dibongkar Aparat

Minggu, 24 Mei 2026 | 16:43

Nilai TKA Siswa SD-SMP Jeblok, Program MBG Dipertanyakan

Senin, 01 Juni 2026 | 02:30

Ketika Pencalonan Ryamizard Ryacudu sebagai Panglima TNI Dianulir SBY

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:18

Blusukan Jokowi Sulit Naikkan Suara PSI, Apalagi Goyang PDIP

Senin, 01 Juni 2026 | 04:00

UPDATE

Penunjukan Nanik S. Deyang Kepala MBG Sesuai Hasil Evaluasi

Rabu, 03 Juni 2026 | 16:13

Turun Gunung Jokowi Dalam Rangka Cari Keselamatan

Rabu, 03 Juni 2026 | 16:05

Gibran Ingin Birokrasi Berjalan Gesit dan Kolaboratif

Rabu, 03 Juni 2026 | 16:01

Prabowo Apresiasi Peran Turki Bantu Pulangkan Sembilan WNI dari Tahanan Israel

Rabu, 03 Juni 2026 | 15:56

Penyiram Air Keras ke Andrie Yunus Hanya Dituntut 2,5 Tahun Penjara

Rabu, 03 Juni 2026 | 15:52

Warganet Anggap Penggeledahan Kantor BGN oleh Kejagung Drama Telenovela

Rabu, 03 Juni 2026 | 15:45

Gebrakan Jampidsus Obrak-abrik Kantor BGN Patut Diacungi Jempol

Rabu, 03 Juni 2026 | 15:42

Kunjungan ke Rusia, AHY Bawa Pulang Proyek PLTN Terapung hingga Kapal Cepat

Rabu, 03 Juni 2026 | 15:41

DPR Dukung Kejagung Geledah BGN Usut Dugaan Korupsi MBG

Rabu, 03 Juni 2026 | 15:07

Istana Respons Kabar Penangkapan Eks Kepala BGN oleh Kejagung

Rabu, 03 Juni 2026 | 15:06

Selengkapnya