Berita

Mantan Presiden AS, Donald Trump/Net

Dunia

Trump Didiskualifikasi dari Pemilu Pendahuluan di Illinois

KAMIS, 29 FEBRUARI 2024 | 13:19 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Langkah Donald Trump untuk memenangkan pemilu pendahuluan Partai Republik Amerika Serikat di Illinois kemungkinan akan terhambat.

Pasalnya, seorang hakim Hakim Wilayah Cook County Illinois, Tracie Porter pada Rabu (28/2) melarang Trump berpartisipasi dalam pemilu karena kasus pemberontakan di Gedung Capitol AS pada 6 Januari 2021.

Porter, menunda keputusan tersebut dan memberi waktu kepada Trump hingga Jumat (30/2) untuk mengajukan banding.


Larangan pemilu Trump di Illinois merujuk pada ketentuan yang tertulis dalam Amandemen ke-14, atau yang dikenal sebagai klausa pemberontakan.

"Ini adalah keputusan yang tidak konstitusional. Kami akan segera mengajukan banding," kata juru bicara Trump, Steven Cheung, dalam sebuah pernyataan, seperti dimuat Al-Jazeera.

Sebelum Illinois, Colorado menjadi negara bagian pertama yang melarang Trump mengikuti pemungutan suara pada Desember, diikuti oleh Maine.

Mahkamah Agung Colorado pada 19 Desember menyatakan Trump tidak memenuhi syarat untuk kembali ke Gedung Putih. Ini adalah pertama kalinya pengadilan menggunakan klausa pemberontakan Konstitusi AS untuk menonaktifkan seorang mantan presiden.

Pemilihan pendahuluan di Illinois akan digelar pada 19 Maret mendatang. Sejauh ini Trump memenangkan seluruh pemilihan pendahuluan atas pesaingnya, Nikki Haley untuk memperebutkan tiket dari Partai Republi.

Jika lolos, Trump kemungkinan besar akan menghadapi petahana, Presiden AS Joe Biden di pemilu 5 November mendatang.

Populer

MA Koreksi Kerugian Negara Kasus Korupsi Timah, Bukan Rp300 Triliun

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 22:36

Giliran Kepemimpinan TNI Kembali Diberikan kepada Matra Laut

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 06:27

Putusan Eksepsi Dokter Tifa Berujung Antiklimaks

Minggu, 02 Agustus 2026 | 05:20

KPK Konstruksikan Dugaan Fee Rp3,5 Miliar dari Waskita untuk Eks Ketum HIPMI

Minggu, 02 Agustus 2026 | 14:18

Kerumunan Massa saat Jokowi ke NTT Direkayasa

Senin, 03 Agustus 2026 | 13:39

Wewenang Ditjen Bea Cukai Sudah Melampaui Namanya

Minggu, 02 Agustus 2026 | 02:12

Pergantian Panglima TNI, Kapolri, dan Jaksa Agung Jadi Ujian Kekuatan Prabowo

Senin, 03 Agustus 2026 | 18:10

UPDATE

Usulan PPPK Jadi ASN Pusat Sejalan dengan Komitmen Prabowo

Selasa, 11 Agustus 2026 | 10:24

Emas Antam Terbang Rp20.000, Tembus Rp2,71 Juta per Gram Pagi Ini

Selasa, 11 Agustus 2026 | 10:23

Komisi III DPR Minta Penyebar Hoaks Kerusuhan Berbayar Diberantas

Selasa, 11 Agustus 2026 | 10:13

Bukan Cuma Hapus Konten, Penyebar Hoax Harus Diproses Hukum

Selasa, 11 Agustus 2026 | 10:07

Produk Newport Panen Kecaman, Promosi Tukar Hafal Ayat Suci dengan Miras

Selasa, 11 Agustus 2026 | 10:06

Puluhan Ribu Warga Padati Tunas Bumi Fest 2026 di Wonosobo

Selasa, 11 Agustus 2026 | 10:05

Disambut Sholawat, Gus Yaqut Siap Hadapi Sidang Dakwaan Korupsi Kuota Haji

Selasa, 11 Agustus 2026 | 09:56

Pemulihan Ekosistem Harus Dilakukan Secara Serentak

Selasa, 11 Agustus 2026 | 09:54

Trump Media Tekor 238 Juta Dolar AS, Saham Ambruk 8 Persen

Selasa, 11 Agustus 2026 | 09:53

Ruang Amal Indonesia Siapkan 50 Warga Kurang Mampu Tembus Industri Tekstil

Selasa, 11 Agustus 2026 | 09:49

Selengkapnya