Berita

Ketua Dewan Pembina Relawan Muda Prabowo-Gibran (RMPG) Khalid Zabidi/Ist

Politik

RMPG: Hasil Quick Count Bukti Ilmiah Kemenangan Prabowo-Gibran

KAMIS, 29 FEBRUARI 2024 | 11:37 WIB | LAPORAN: WIDODO BOGIARTO

Rekapitulasi hasil Pemilihan Presiden 2024 dimulai pada Rabu ini (28/2) dengan drama penundaan sidang pleno Komisi Pemilihan Umum (KPU) yang seluruh anggotanya dipanggil oleh Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP) terkait persoalan Sistem Rekapitulasi Suara (Sirekap) yang menimbulkan anomali hasil pilpres di 154.541 tempat pemungutan suara (TPS).

Atas persoalan yang ditimbulkan hasil Sirekap tersebut, Relawan Muda Prabowo-Gibran (RMPG) menyatakan bahwa secara saintifik atau pendekatan ilmiah, kemenangan Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka sudah dipastikan dengan hasil hitung cepat atau quick count (QC) yang diadakan lembaga survei yang kredibel dan tergabung dalam Perhimpunan Survei Opini Publik Indonesia (Persepi).

“Hasil QC yang diadakan lembaga survei yang kredibel tersebut adalah bukti kemenangan Prabowo-Gibran yang paling mendekati kebenaran ilmiah,” kata Ketua Dewan Pembina RMPG Khalid Zabidi dikutip Kamis (29/2).


Berbeda dengan survei yang menggunakan sampel 1200 responden dari sekitar 204 juta pemilih dengan tingkat kepercayaan 95 persen dan margin of error 2,83 persen, quick count mengambil sampel 2.000 TPS dari total 823.236 TPS.

“Sebagai contoh, lembaga survei Cyrus Network yang dikomandani Bung Hasan Nasbi yang juga Ketua Relawan Kopi Pagi (Posko Pemilih Prabowo-Gibran) mengadakan quick count yang hasilnya adalah Prabowo-Gibran memenangkan Pilpres dengan persentase 58,25% suara,” lanjutnya.

Lembaga survei yang diketahui telah menjadi konsultan politik pasangan calon lainnya, seperti Charta Politika dan Saiful Mujani Research and Consulting (SMRC), juga mengadakan quick count yang hasilnya menunjukkan kemenangan Prabowo-Gibran.

“Hasil QC SMRC adalah 58,38% suara untuk Prabowo Gibran, dan hasil QC Charta adalah 57,81% suara untuk paslon 02,” kata Khalid.

Menurut seorang ahli statistik Endro Yuniaryo, hasil QC dari lembaga-lembaga survei yang kredibel tersebut diperkirakan bahwa hasil hitung resmi (Real Count) KPU tidak akan jauh berbeda.

“Secara umum, margin of error untuk quick count di pemilu besar seperti pemilu presiden biasanya berkisar antara 1% hingga 2%, tergantung pada ukuran sampel dan asumsi statistik yang digunakan. Sehingga bisa diperkirakan tidak akan jauh berbeda dengan hasil perhitungan resmi dari KPU,” kata alumni ITB jurusan Matematika tersebut.

Melalui hasil quick count tersebut, RMPG mengajak seluruh rakyat Indonesia termasuk pendukung dari semua pasangan calon dalam pilpres untuk menjaga situasi damai dan kondusif untuk menunggu pengumuman resmi KPU pada 20 Maret 2024 mendatang, apalagi secara keilmuan hasilnya sudah dapat diperkirakan dimenangkan oleh paslon Prabowo-Gibran.



Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

KPK Panggil Sekretaris Camat hingga Direktur Perusahaan dalam Kasus OTT Bupati Bekasi

Rabu, 14 Januari 2026 | 12:09

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Ijazah Asli Kehutanan UGM

Rabu, 14 Januari 2026 | 05:09

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

UPDATE

Sekolah Rakyat dan Investasi Penghapusan Kemiskinan Ekstrim

Kamis, 15 Januari 2026 | 22:03

Agenda Danantara Berpotensi Bawa Indonesia Menuju Sentralisme

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:45

JMSI Siap Perkuat Peran Media Daerah Garap Potensi Ekonomi Biru

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:34

PP Himmah Temui Menhut: Para Mafia Hutan Harus Ditindak Tegas!

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:29

Rezim Perdagangan dan Industri Perlu Dirombak

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:15

GMPG Pertanyakan Penanganan Hukum Kasus Pesta Rakyat Garut

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:02

Roy Suryo Ogah Ikuti Langkah Eggi dan Damai Temui Jokowi

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:00

GMNI: Bencana adalah Hasil dari Pilihan Kebijakan

Kamis, 15 Januari 2026 | 20:42

Pakar Hukum: Korupsi Merusak Demokrasi Hingga Hak Asasi Masyarakat

Kamis, 15 Januari 2026 | 20:28

DPR Setujui Anggaran 2026 Komnas HAM Rp112 miliar

Kamis, 15 Januari 2026 | 20:26

Selengkapnya