Berita

bjbPreneur on Campus digelar bank bjb di Universitas Esa Unggul (UEU), Jakarta Barat/Ist

Bisnis

bjbPreneur on Campus: Lahirkan Wirausaha Bisnis Berkelanjutan

RABU, 28 FEBRUARI 2024 | 09:14 WIB | LAPORAN: DIKI TRIANTO

Upaya mendorong pelaku usaha menjadi pemain dalam bisnis berkelanjutan atau sustainability business terus dilakukan bank bjb untuk mewujudkan future for sustainability.

Terbaru, bjb melalui bjbPreneur on Campus menggelar talkshow bertajuk “Bisnis Berkelanjutan, UMKM Maju” melibatkan 250 peserta dari pelaku UMKM dan akademisi di Universitas Esa Unggul (UEU), Jakarta Barat, Selasa (27/2).

Kegiatan ini sekaligus sebagai bagian dari rangkaian program sosialisasi bjbPreneur: Future for Sustainability 2024 melahirkan wirausaha baru yang bergerak dalam bisnis berkelanjutan.


Talkshow menghadirkan pembicara Ketua Program Studi Doktor Ilmu Manajemen Universitas Esa Unggul, Edi Hamdi; CEO Gringgo Tech, Febriadi Pratama dan Tantri Yanuar Rahmat Syah.

Kegiatan tersebut juga dihadiri Pemimpin Divisi Kredit UMKM bank bjb, Denny Mulyadi dan PLT CEO Regional 2 bank bjb, Agung Subagja.

Agung mengatakan, inisiatif revolusioner dari bank bjb bertujuan menghidupkan semangat kewirausahaan di kalangan usaha kecil dan menengah (UKM).
 
“Yang berfokus pada inovasi, keberlanjutan, dan pola pikir wirausaha yang tangguh,” kata Agung dalam keterangan tertulisnya, Rabu (28/2).
 
Ia pun mengharapkan bjbPreneur menghasilkan empat hal, yakni menciptakan lingkungan, merangsang kreativitas dan pengembangan ide-ide baru. Kemudian, menghasilkan integrasi elemen berjiwa muda dan berdaya saing global.
 
"Hasil dari bjbPreneur, merespons semangat generasi muda yang ingin menantang status quo. Yang tak kalah penting, pembentukan generasi wirausaha yang tangguh dan berdampak nyata,” imbuh Agung.

Di sisi lain, Rektor Universitas Esa Unggul, Arief Kusuma Kusuma Among Praja menyambut gembira program bjbPreneur: Future for Sustainability 2024. Ia mengaku selalu mendukung kewirausahaan di Indonesia.
 
“Hal itu sesuai dengan tagline UEU, yaitu Smart, Creative, dan Entrepreneurial,” ujarnya.
 
Adapun sustainability business tidak hanya mencakup aspek ekonomi, tetapi juga memperhitungkan dampak lingkungan dari aktivitas bisnis. Dalam pandangan ini, bisnis berkelanjutan bukan lagi hanya tanggung jawab sosial perusahaan, melainkan sebuah strategi yang dapat meningkatkan daya saing dan merespons tuntutan global untuk menjaga kelestarian lingkungan.
 
Oleh karena itu, pemahaman tentang bagaimana perusahaan dapat secara efektif menggabungkan digitalisasi dengan prinsip-prinsip keberlanjutan menjadi sangat penting mencapai tujuan bisnis berkelanjutan dan tangguh di masa depan.

Populer

KPK Panggil Sekretaris Camat hingga Direktur Perusahaan dalam Kasus OTT Bupati Bekasi

Rabu, 14 Januari 2026 | 12:09

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Kolaborasi dengan Turki

Minggu, 11 Januari 2026 | 04:59

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Ijazah Asli Kehutanan UGM

Rabu, 14 Januari 2026 | 05:09

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

UPDATE

Modal Asing Keluar Rp7,71 Triliun, BI Catat Tekanan di SBN pada Pertengahan Januari 2026

Jumat, 16 Januari 2026 | 08:05

Dolar AS Menguat ke Level Tertinggi Enam Pekan

Jumat, 16 Januari 2026 | 07:56

Kejauhan Mengaitkan Isu Ijazah Jokowi dengan SBY–AHY

Jumat, 16 Januari 2026 | 07:48

RUU Perampasan Aset Jangan Jadi Alat Menyandera Lawan Politik

Jumat, 16 Januari 2026 | 07:40

Jenazah 32 Tentara Kuba Korban Serangan AS di Venezuela Dipulangkan

Jumat, 16 Januari 2026 | 07:33

Bursa Eropa: Efek Demam AI Sektor Teknologi Capai Level Tertinggi

Jumat, 16 Januari 2026 | 07:16

Emas Tak Lagi Memanas, Tertekan Data Tenaga Kerja AS dan Sikap Moderat Trump

Jumat, 16 Januari 2026 | 07:06

Wajah Ideal Desa 2045

Jumat, 16 Januari 2026 | 06:50

TPU Tegal Alur Tak Tersangkut Lahan Bersengketa

Jumat, 16 Januari 2026 | 06:23

Kemenkes Siapkan Rp1,2 Triliun untuk Robotik Medis

Jumat, 16 Januari 2026 | 06:04

Selengkapnya