Berita

Galaxy Ring/Net

Tekno

Cincin Pintar Samsung Galaxy Ring Mampu Deteksi Detak Jantung hingga Laju Pernapasan

RABU, 28 FEBRUARI 2024 | 10:45 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Setelah lama ditunggu sejak video singkatnya muncul di akhir acara Unpacked pada Januari lalu, Samsung akhirnya resmi memperkenalkan secara langsung cincin pintar Galaxy Ring di acara MWC Barcelona 2024.

Muncul dalam tiga warna resmi, Ceramic Black, Platinum Silver, dan Gold cincin pintar ini memiliki pilihan desain yang menarik, berbentuk cekung sehingga sisi-sisinya meruncing ke tengah, seperti pelek mobil mini.

GSM Arena melaporkan, warna yang dimiliki Galaxy Ring juga menarik dengan kesan berkilau yang kemungkinan berisiko meninggalkan noda ketika disentuh.


Semua unit demo Galaxy Ring di MWC ditempatkan di balik kaca, namun perwakilan Samsung meyakinkan pengunjung bahwa unit ini sangat ringan dan mudah dipakai.

Galaxy Ring akan ditawarkan dalam ukuran cincin Amerika Serikat 5 - 13, dengan ukuran persisnya ditentukan di bagian dalam cincin. Salah satu aspek utamanya adalah cincin berukuran lebih besar akan menawarkan baterai yang sedikit lebih besar tetapi belum ada informasi spesifik dari Samsung saat ini.

Samsung tidak mengungkapkan sensor spesifik di dalam Galaxy Ring tetapi menurut informasi yang beredar, Samsung akan menawarkan pelacakan tidur ekstensif dengan detak jantung, laju pernapasan, pergerakan malam, dan kemampuan untuk mendeteksi tanda-tanda awal sleep apnea.

Pengoperasian Galaxy Ring memerlukan ponsel cerdas Galaxy yang kompatibel dan aplikasi Samsung Health untuk melihat data, mengingat cincin pintar tersebut tidak memiliki layar atau tombol apa pun.

Samsung juga mengiklankan Galaxy Ring sebagai pendamping ideal untuk seri Galaxy Watch. Keduanya dapat menggabungkan data pelacakan kesehatan dan aktivitas untuk hasil yang lebih akurat dan cincin tersebut memiliki manfaat yang jelas sebagai pelacak tidur yang jauh lebih ramping dibandingkan dengan memakai jam tangan pintar.

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

UPDATE

Rupiah Undervalued: Cerita yang Terus Diulang

Senin, 27 April 2026 | 03:42

Truk Pengangkut Tembakau Terguling di Ruas Tol Jangli-Gayamsari

Senin, 27 April 2026 | 03:21

Pemerintahan Jokowi Berhasil Lakukan Kemiskinan Struktural

Senin, 27 April 2026 | 02:58

Menyorot Peran Indonesia dalam Stabilitas Asia Tenggara

Senin, 27 April 2026 | 02:35

Pakar Sebut Korporasi Kapitalis Penyebab Terjadinya Kemiskinan

Senin, 27 April 2026 | 02:12

Pemerintahan Jokowi Beri Jalan Lahirnya Fasisme

Senin, 27 April 2026 | 01:51

Bonus Rp1 Miliar untuk Pemain Persib Ternyata Berasal dari Maruarar Sirait

Senin, 27 April 2026 | 01:30

Strategi Memutus Rantai “Feederism” di Selat Malaka

Senin, 27 April 2026 | 01:12

Tiket Pesawat Tak Perlu Naik meski Harga Avtur Melonjak

Senin, 27 April 2026 | 00:45

Pelaku Penembakan di WHCD Dipastikan Beraksi Sendirian

Senin, 27 April 2026 | 00:42

Selengkapnya