Berita

Sekretaris YPPUP, Yoga Satrio (kiri), Plt Rektor Universitas Pancasila, Sri Widyastuti (tengah), dan Wakil Rektor Universitas Pancasila, Diennaryati Tjokrosuprihatono (kanan) dalam konferensi pers, terkait kasus dugaan pelecehan seksual yang dilakukan Rektor Non-aktif, ETH, di Gedung Rektorat Universitas Pancasila, Selasa (27/2)./Ist

Nusantara

Universitas Pancasila Tunjuk Prof Dr Sri Widyastuti Jadi Plt Rektor

SELASA, 27 FEBRUARI 2024 | 23:04 WIB | LAPORAN: BONFILIO MAHENDRA

Prof. Dr. Sri Widyastuti ditunjuk sebagai Plt Rektor Universitas Pancasila menggantikan posisi jabatan rektor sebelumnya ETH yang saat ini sedang menjalani proses hukum atas dugaan pelecehan seksual.

Hal ini berdasar pada putusan dari keputusan rapat pleno Anggota Yayasan dan Pendidikan Universitas Pancasila (YPPUP) pada Senin (26/2).

"Diputuskan bahwa YPPUP telah mengambil Keputusan untuk menonaktifkan Rektor per hari ini, Selasa 27 Februari 2024, dengan adanya keputusan tersebut YPPUP menunjuk Wakil Rektor I Prof Dr Sri Widyastuti, sebagai Plt Rektor," kata Sekretaris Yayasan Pendidikan dan Pembina  Universitas Pancasila (YPPUP) Yoga Satrio kepada wartawan, Selasa (27/2).


Nantinya, Sri akan menjabat rektor sampai dengan dilantiknya rektor baru periode 2024-2028.

Meski sudah ada keputusan, Yoga mengimbau agar seluruh pihak serta seluruh sivitas akademika Universitas Pancasila tetap tenang dalam menghadapi kasus ini.

Salah satunya, menyerahkan ke pihak kepolisian untuk menanganinya hingga tuntas.

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

Muhadjir Terbitkan Surat Pengalihan Kuota Haji Usai Konsultasi ke Jokowi

Selasa, 01 September 2026 | 15:17

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

MAKI Puji Kerja Senyap Jampidsus Kuntadi Fokus Rampas Aset

Selasa, 01 September 2026 | 01:59

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

UPDATE

Suhud Dorong RUU Ketenagakerjaan Perkuat Perlindungan Buruh dan Kepastian Usaha

Jumat, 11 September 2026 | 16:25

KPK Panggil 3 Tersangka Baru Kasus Suap Pemerasan Sertifikasi K3 Kemnaker

Jumat, 11 September 2026 | 16:19

Trump Sumpah Bareng Pendukung Republik, Ancam yang Tak Nyoblos Masuk Neraka

Jumat, 11 September 2026 | 16:13

Keluarga Dokter Icha Tuntut Tiga Anggota DPRD TTU Tersangka Intimidasi Dipecat

Jumat, 11 September 2026 | 15:58

DPR: Sebelum Batas Waktu, Tim SAR Maksimalkan Upaya Cari Lima Jurnalis di Selat Sunda

Jumat, 11 September 2026 | 15:46

Aljazair Mendadak Putus Hubungan Diplomatik dengan UEA

Jumat, 11 September 2026 | 15:44

Bahlil Tegaskan BUK Migas Belum Diputuskan

Jumat, 11 September 2026 | 15:00

Jejak Korupsi Rejang Lebong Merambah ke Bengkulu, Kini Giliran Ketua DPRD Herimanto Diperiksa

Jumat, 11 September 2026 | 14:54

Kemenhaj Rilis Peserta CAT PPIH 2027 Gelombang 2

Jumat, 11 September 2026 | 14:46

Kemenhut Bakal Tindaklanjuti Temuan Lima Bayi Orangutan di India

Jumat, 11 September 2026 | 14:35

Selengkapnya