Berita

Capres PDIP Ganjar Pranowo/Net

Politik

Hanya Ganjar yang Getol Bersuara, PDIP Bimbang Gulirkan Hak Angket

SELASA, 27 FEBRUARI 2024 | 13:41 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) tampaknya masih belum serius dalam mengambil langkah untuk menggulirkan hak angket guna menyelidiki dugaan kecurangan Pemilu 2024.

Usulan ini pertama kali digaungkan capres jagoan PDIP, Ganjar Pranowo. Ganjar lantas mengajak parpol pengusung Anies-Muhaimin yakni Nasdem, PKS dan PKB untuk bersama PDIP dan PPP menggulirkan hak angket.

"Di kubu Koalisi Amin (Anies-Muhaimin) sangat serius mendorong penggunaan hak angket DPR, tapi di koalisi Ganjar kurang serius," kata Direktur Lembaga Riset Lanskap Politik Indonesia, Andi Yusran, saat berbincang dengan Kantor Berita Politik RMOL, Selasa (27/2).


Sikap gamang ini menunjukkan bahwa PDI Perjuangan sedang menghitung cermat terhadap langkah-langkah politik yang akan diambilnya.

"Hanya Ganjar yang getol bersuara dan PDIP sepertinya masih bimbang," sambung analis politik Universitas Nasional itu.

Andi menambahkan, partai besutan Megawati Soekarnoputri itu menunjukkan sikap hati-hati dalam merespons hak angket yang didengungkan kadernya itu.

Partai berlambang banteng moncong putih  tampaknya sangat mempertimbangkan  konsekuensi politik terkait pengguliran hak angket.

Populer

Jumlah Personel TNI Tidak Masuk Akal

Sabtu, 30 Mei 2026 | 03:36

Penutupan Alfamart dan Indomaret Jangan Salahkan KDKMP

Kamis, 28 Mei 2026 | 06:00

Raksasa Telekomunikasi Ini Bakal Dibubarkan Danantara

Senin, 25 Mei 2026 | 08:33

PT PMM Keberatan 15 Kontainer Mineral Ekspor Dibongkar Aparat

Minggu, 24 Mei 2026 | 16:43

PT DSI Resmi jadi BUMN dan Siap Buka Rekrutmen

Senin, 25 Mei 2026 | 23:14

Pengacara Blueray Cargo Ragu Amplop Suap Kode 1 Diterima Dirjen Bea Cukai

Selasa, 26 Mei 2026 | 23:19

Blusukan Jokowi Sulit Naikkan Suara PSI, Apalagi Goyang PDIP

Senin, 01 Juni 2026 | 04:00

UPDATE

Meluruskan Hari Lahirnya Pancasila: Dari Piagam Jakarta Hingga Dekrit Presiden

Selasa, 02 Juni 2026 | 20:01

Kuasa Hukum Gus Yaqut Sebut Tidak Ada Konfirmasi Aliran Dana

Selasa, 02 Juni 2026 | 19:46

RI Impor Emas 2,5 Ton pada April 2026, Australia jadi Pemasok Terbesar

Selasa, 02 Juni 2026 | 19:16

Saksi Perkara Maluku, Thobahul Aftoni Akui Mardiono Ketum PPP

Selasa, 02 Juni 2026 | 19:13

BEM PTMA: MBG adalah Investasi Jangka Panjang Menuju Indonesia Emas

Selasa, 02 Juni 2026 | 19:09

Gerinda Sebut Lawatan Prabowo Perkokoh Posisi Indonesia di Kancah Dunia

Selasa, 02 Juni 2026 | 19:08

KPK Tahan Tiga Tersangka Korupsi Pembangunan Gedung Pemkab Lamongan

Selasa, 02 Juni 2026 | 19:05

Habiburokhman: Zaman Pak Dino Sehebat Apa sih?

Selasa, 02 Juni 2026 | 18:50

Daftar Harga LPG 5,5 kg dan 12 Kg Terbaru, Cek Tiap Provinsi

Selasa, 02 Juni 2026 | 18:47

SPI: Nasionalisme dan Kepastian Hukum Harus Seimbang

Selasa, 02 Juni 2026 | 18:46

Selengkapnya