Berita

Mantan Presiden Brasil, Jair Bolsonaro terlihat mengibarkan bendera Israel di acara protes akbar di Sao, Paulo pada Minggu, 25 Februari 2024/Net

Dunia

Bolsonaro Terlihat Kibarkan Bendera Israel Selama Protes di Sao Paulo

SENIN, 26 FEBRUARI 2024 | 16:59 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Mantan Presiden Brasil, Jair Bolsonaro terlihat mengibarkan bendera Israel di tengah ribuan pendukung yang ikut serta dalam aksi protes akbar di Sao Paulo, Minggu (26/2).

Menurut kelompok peneliti di Universitas Sao Paulo, pertemuan tersebut dihadiri oleh sekitar 185 ribu orang.

Mereka berkumpul memenuhi jalan-jalan Sao Paulo untuk memprotes dugaan kasus kudeta dan larangan pemilu yang dijatuhkan kepada Bolsonaro.


Meski sebagian besar mengenakan atribut senada dengan bendera Brasil yakni kuning dan hijau, tetapi beberapa di antara demonstran ada yang membawa atribut Israel.

Aksi membawa bendera dan atribut Israel it dilakukan untuk menunjukkan bahwa rakyat Brasil tidak sejalan dengan Presiden Lula Da Silva yang beberapa waktu lalu dikecam karena menyuarakan pernyataan antisemit.

"Warga Brasil ingin menyampaikan kepada orang-orang Yahudi bahwa kami menyesal," bunyi isi poster yang dibawa salah satu demonstran, seperti dimuat The Jerusalem Post.

Pekan lalu, Lula membandingkan perang Israel melawan Hamas dengan pemusnahan orang Yahudi oleh Nazi dalam Holocaust dan Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu dengan Adolf Hitler.

Menurut jajak pendapat CNN Brasil, 83 persen dari mereka yang disurvei tidak setuju dengan perbandingan Lula, ini menggambarkan sentimen Lula tidak mewakili suara rakyatnya.

Dalam aksi protes di Sao Paulo, Bolsonaro membantah bahwa dia dan para pendukungnya mencoba melakukan kudeta ketika para perusuh menyerang gedung-gedung pemerintah setahun sebelumnya.

“Apa itu kudeta? Itu adalah tank di jalanan, senjata, dan konspirasi. Hal seperti ini tidak terjadi di Brasil,” kata Bolosonaro.

Bolsonaro tidak diizinkan mencalonkan diri lagi hingga tahun 2030 karena dua dakwaan penyalahgunaan kekuasaan, meskipun ia tetap aktif dalam politik sebagai musuh Lula.

Beberapa sekutu Bolsonaro menghadiri rapat umum tersebut, termasuk Gubernur Tarcisio de Freitas dari negara bagian Sao Paolo dan Romeu Zema dari negara bagian Minas Gerais.

Populer

Kematian Penjaga Rumah Febrie Harus Diusut Tuntas

Senin, 27 Juli 2026 | 19:53

Jubir IKN Troy Pantouw Sempat Telepon Keluarga Sehari Sebelum Ditemukan Meninggal

Minggu, 26 Juli 2026 | 20:58

Selembar Ijazah Keliling Republik

Rabu, 22 Juli 2026 | 12:00

15 Jeriken Bensin yang Menenggelamkan Jabatan Ayah

Senin, 27 Juli 2026 | 01:03

Dana Nasabah Rp2,58 Miliar Raib, BCA Digugat ke PN Jakpus

Selasa, 28 Juli 2026 | 16:02

Ahli Waris Laporkan Dugaan Aset Tak Wajar Mantan Pejabat Negara ke KPK

Rabu, 22 Juli 2026 | 16:58

Kiprah Yadyn, Jaksa yang Antar Febrie Adriansyah ke KPK

Sabtu, 25 Juli 2026 | 21:55

UPDATE

Prabowo Bikin Lomba Kota Terbersih, Lima Terbaik Dapat Rp20 Miliar

Kamis, 30 Juli 2026 | 18:26

Oknum Brimob di KPK Diduga Bocorkan Dokumen Perkara, Dipakai Peras Bupati Pemalang

Kamis, 30 Juli 2026 | 18:18

ST Burhanuddin Mutasi 176 Jaksa, 90 Kajari Bergeser

Kamis, 30 Juli 2026 | 18:17

Prabowo Wanti-wanti Konflik Timteng Bisa Meluas dan Semakin Memburuk

Kamis, 30 Juli 2026 | 17:51

Deddy Sitorus Bantah Hina Wartawan dan Tantang Balik KWP

Kamis, 30 Juli 2026 | 17:35

Lokataru: Kopdes Merah Putih Rawan Dimobilisasi Jadi Mesin Politik Bawah Tanah

Kamis, 30 Juli 2026 | 17:26

Prabowo Tertarik Belajar Cara India Bangun 3 Juta Rumah dalam Setahun

Kamis, 30 Juli 2026 | 17:21

Terima Aspirasi Guru TK, DPR Siap Agendakan Penguatan PAUD

Kamis, 30 Juli 2026 | 17:19

MK: Anggaran MBG Tak Boleh Lagi Masuk Pos Pendidikan

Kamis, 30 Juli 2026 | 17:12

Pembahasan RUU HAM, Perlindungan Harus Menyesuaikan Perkembangan Zaman

Kamis, 30 Juli 2026 | 17:12

Selengkapnya