Berita

Presiden Belarusia, Alexander Lukashenko/Net

Dunia

Sudah Tiga Dekade Berkuasa, Alexander Lukashenko Nyapres Lagi

MINGGU, 25 FEBRUARI 2024 | 19:05 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Momen pemilihan parlemen dan daerah Belarusia pada Minggu (25/2), digunakan Presiden Alexander Lukashenko untuk mengumumkan pencalonannya kembali dalam kontestasi pemilihan presiden tahun depan.

Presiden yang berkuasa sejak tahun 1994 itu mengaku ingin kembali menjadi presiden untuk menjamin keselamatan dan kemakmuran warga Belarusia.

“Beri tahu mereka bahwa saya akan mencalonkan diri pada pemilu 2025. Tidak seorang pun, tidak ada presiden yang bertanggung jawab yang akan meninggalkan rakyatnya," tegasnya, seperti dimuat Al-Jazeera.


Jika terpilih kembali dalam pemilu mendatang, maka Lukashenko akan menjadi pemimpin Belarusia dengan masa jabatan 36 tahun.

Pemilihan umum parlemen dan daerah yang dimulai pada sejak Selasa (20/1) dan berakhir pada Minggu (25/2) adalah pemungutan suara nasional pertama sejak pemilihan presiden tahun 2020.

Pemimpin oposisi Svetlana Tsikhanouskaya, yang berada di pengasingan di negara tetangga Lituania mendesak agar warga Belarusia dan masyarakat internasional memboikot pemilu tersebut.

“Tidak ada orang dalam pemungutan suara yang akan menawarkan perubahan nyata karena rezim hanya mengizinkan boneka yang bisa mereka ambil bagian,” tegasnya.

Bukan tanpa alasan, pemilu Belarusia sebagian besar kandidatnya berasal dari empat partai pro Lukashenko, dan hanya mereka yang diizinkan mendaftar.

Mereka adalah Belaya Rus, Partai Komunis, Partai Demokrat Liberal, dan Partai Buruh dan Keadilan. Sementara belasan partai lain yang mendaftar ditolak sehingga tidak bisa mengikuti pemilu parlemen bulan ini.

Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

UPDATE

Khalid Basalamah Ngaku Hanya jadi Korban di Kasus Yaqut

Kamis, 23 April 2026 | 20:16

Laba BCA Tembus Rp14,7 Triliun

Kamis, 23 April 2026 | 20:10

Singapura Masih jadi Investor Terbesar RI, Suntik Rp79 Triliun di Awal 2026

Kamis, 23 April 2026 | 20:04

TNI-Polri Buru Anggota OPM Penembak ASN di Yahukimo

Kamis, 23 April 2026 | 19:43

Hilirisasi Sumbang Rp147,5 Triliun Investasi di Triwulan I 2026

Kamis, 23 April 2026 | 19:26

Bareskrim Gandeng FBI Buru Ribuan Pembeli Alat Phising Ilegal

Kamis, 23 April 2026 | 19:17

Jemaah Haji Terima Uang Saku 750 Riyal dari BPKH

Kamis, 23 April 2026 | 19:15

Data Rosan Ungkap Investasi RI Lepas dari Cengkeraman Jawa-Sentris

Kamis, 23 April 2026 | 19:02

PLN Pastikan Listrik Jakarta Sudah Pulih 100 Persen

Kamis, 23 April 2026 | 18:56

Idrus Marham Sindir JK: Jangan Klaim Jasa, Biarlah Sejarah Menilai

Kamis, 23 April 2026 | 18:41

Selengkapnya