Berita

Para tokoh sentral PKS/RMOL

Politik

PKS Sebaiknya Tetap Oposisi

MINGGU, 25 FEBRUARI 2024 | 10:49 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Partai Keadilan Sejahtera (PKS) sebaiknya tetap oposisi terhadap pemerintah mendatang, sebagai kekuatan penyeimbang demokrasi di Indonesia.

Harapan itu disampaikan analis politik dari Universitas Esa Unggul, Jamiluddin Ritonga, menyoal perlunya oposisi bagi pemerintahan mendatang.

Dia berharap PKS dan PDIP bisa menjadi tim dan motor oposisi pemerintah lima tahun ke depan.


"Dua partai itu kami harapkan tidak gabung ke koalisi pemerintah, karena hanya memperlemah demokrasi di Tanah Air," kata Jamiluddin kepada Kantor Berita Politik RMOL, Minggu (25/2).

Jika PKS maupun PDIP ikut gabung bersama koalisi partai pemenang, justru bakal merusak tatanan demokrasi.

"Kalau demokrasi lemah, maka kita sudah mengkhianati semangat reformasi. Dan itu tidak dikehendaki semua anak bangsa yang cinta demokrasi," tutupnya.

Populer

Jokowi Layak Digelari Lambe Turah

Senin, 16 Februari 2026 | 12:00

Roy Suryo Cs di Atas Angin terkait Kasus Ijazah Jokowi

Rabu, 18 Februari 2026 | 12:12

Keputusan KIP Kuatkan Keyakinan Ijazah Jokowi Palsu

Minggu, 22 Februari 2026 | 06:18

Jokowi Makin Terpojok secara Politik

Minggu, 15 Februari 2026 | 06:59

Lima BPD Berebut Jadi Tuan Rumah Munas BPP HIPMI XVIII

Minggu, 15 Februari 2026 | 12:17

Harianto Badjoeri Dikenal Dermawan

Senin, 23 Februari 2026 | 01:19

Kasihan Banyak Tokoh Senior Ditipu Jokowi

Rabu, 18 Februari 2026 | 14:19

UPDATE

AKBP Didik Konsumsi Serbuk Haram sejak 2019

Kamis, 26 Februari 2026 | 04:10

Anggaran Pendidikan Bisa Dioptimalkan Tanpa Direcoki MBG

Kamis, 26 Februari 2026 | 04:08

THR di Jakarta Harus Cair Paling Lambat Dua Pekan sebelum Lebaran

Kamis, 26 Februari 2026 | 03:25

Ibnu Muljam, Pembunuh Ali yang Hafal Al-Qur'an

Kamis, 26 Februari 2026 | 03:11

PDIP Sesalkan MBG Sedot Dana Pendidikan

Kamis, 26 Februari 2026 | 03:01

Ubunubunomologi

Kamis, 26 Februari 2026 | 02:34

MBG Sah Pakai Anggaran Pendidikan

Kamis, 26 Februari 2026 | 02:11

Golkar Dukung Impor 105 Ribu Mobil India Ditunda

Kamis, 26 Februari 2026 | 02:00

Arief Poyuono: Megawati Dukung Program MBG

Kamis, 26 Februari 2026 | 01:25

Aksi Anarkis Mahasiswa di Polda DIY Ancam Demokrasi

Kamis, 26 Februari 2026 | 01:23

Selengkapnya