Berita

Kondisi Orang utan yang mati kawasan Taman Nasional Gunung Leuser (TNGL), Gampong Pungke Jaya, Kecamatan Putri Betung, Gayo Lues/Ist

Nusantara

Seekor Orang Utan Ditemukan Tewas Terseret Banjir di TNGL

MINGGU, 25 FEBRUARI 2024 | 04:51 WIB | LAPORAN: ADITYO NUGROHO

Seekor orang utan Sumatera ditemukan mati  di kawasan Taman Nasional Gunung Leuser (TNGL), Gampong Pungke Jaya, Kecamatan Putri Betung, Gayo Lues.

Kematian satwa liar dilindungi ini pertama kali diketahui oleh petugas patroli di lokasi tersebut pada pada Kamis (22/2).

“Ditemukan di dalam kawasan TNGL pada zona rehabilitasi, dalam kondisi mati oleh petugas patroli taman nasional,” kata Kepala Seksi (Kasi) Pengelolaan Taman Nasional Wilayah III Blangkejeren, Gayo Lues, Ali Sadikin, dikutip Kantor Berita RMOLAceh, Minggu (25/2).


Ali menjelaskan, kematian orang utan tersebut diduga terjadi saat satwa yang dilindungi itu sedang beristirahat di pohon. Kemudian pohon tersebut roboh diterjang banjir, sementara orang utan itu tidak berhasil menyelamatkan diri.

“Orang utan tidak pandai berenang,” jelas Ali.

Ali menambahkan, saat ditemukan orang utan sudah dalam kondisi perut menggembung. Sebab banyaknya air yang masuk ke dalam tubuh saat terbawa arus.

"Para petugas tidak menemukan bekas luka atau benda tumpul pada tubuhnya," ujar Ali.

Menurut Ali, saat ini orang utan tersebut telah dikuburkan di kebun cokelat masyarakat sesuai dengan kesepakatan dengan pemilik kebun. Keputusan tersebut diambil karena bau yang dikeluarkan dari bangkai orang utan telah mengganggu masyarakat.

Lanjut Ali, untuk menghindari agar kejadian serupa pada orang utan, pihaknya mengintensifkan kegiatan patroli. Selain menghindari interaksi negatif petugas juga melakukan penghalauan orang utan apabila bersarang di dekat alur sungai.

Populer

Jumlah Personel TNI Tidak Masuk Akal

Sabtu, 30 Mei 2026 | 03:36

Penutupan Alfamart dan Indomaret Jangan Salahkan KDKMP

Kamis, 28 Mei 2026 | 06:00

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Ketika Pencalonan Ryamizard Ryacudu sebagai Panglima TNI Dianulir SBY

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:18

UPDATE

Istana Minta Kritik terhadap BI Dijadikan Evaluasi Penguatan Komunikasi

Sabtu, 06 Juni 2026 | 14:23

Kursi Dua Wamen Kosong, Pemerintah Belum Siapkan Pengganti

Sabtu, 06 Juni 2026 | 14:10

Mensesneg soal Kabar Said Iqbal Masuk Kabinet: Masih Didiskusikan

Sabtu, 06 Juni 2026 | 13:59

Mubes V Kosgoro 1957 Digoyang Penolakan Daerah

Sabtu, 06 Juni 2026 | 13:52

AS Hantam Iran dengan Sanksi Baru, Jaringan Penyelundupan LPG Jadi Target

Sabtu, 06 Juni 2026 | 13:37

Istana Bantah Isu Menkeu dan Gubernur BI Bakal Dicopot

Sabtu, 06 Juni 2026 | 13:31

Prasetyo Hadi: Sinergi Pemerintah, DPR, dan BI Kunci Jaga Stabilitas Ekonomi

Sabtu, 06 Juni 2026 | 13:20

Bank Indonesia Sudah Intervensi, Mengapa Rupiah Tetap Melemah?

Sabtu, 06 Juni 2026 | 13:08

Menkeu Purbaya Bantah Omzet Warteg Turun Jadi Bukti Daya Beli Lesu

Sabtu, 06 Juni 2026 | 12:47

Daftar Komoditas Dirilis, Danantara SDI Siap Kendalikan Rezim Baru Ekspor RI

Sabtu, 06 Juni 2026 | 12:21

Selengkapnya