Berita

Ilustrasi/Net

Dunia

Vietnam Diprediksi Jadi Pusat Pertumbuhan Aset Global dalam 10 Tahun Mendatang

SABTU, 24 FEBRUARI 2024 | 22:15 WIB | LAPORAN: ALIFIA DWI RAMANDHITA

Vietnam diperkirakan akan menjadi negara yang menduduki puncak pertumbuhan aset dunia dalam 10 tahun mendatang.

Hal tersebut dikatakan surat kabar ternama asal Argentina, Infobae dengan menyebut bahwa Vietnam akan menjadi tujuan utama yang diminati investor, terutama bagi perusahaan multinasional yang bergerak di sektor teknologi dan manufaktur mobil.

Surat kabar itu mengutip laporan dari New World Wealth, sebuah firma intelijen kekayaan yang berbasis di Afrika Selatan dan Henley&Partners dari London, yang mengatakan bahwa negara Asia Tenggara ini akan mengalami lonjakan pertumbuhan kekayaan yang paling tajam sebesar 125 persen selama satu dekade ke depan.


“Vietnam akan mengalami peningkatan kekayaan sebesar 125 persen, peningkatan kekayaan terbesar dibandingkan negara mana pun dalam hal PDB per kapita dan jumlah jutawan,” tulis surat kabar itu, dikutip Vietnamplus, Sabtu (24/2).

Laporan tersebut juga menekankan bahwa Vietnam akan memperkuat statusnya sebagai pusat manufaktur global, karena lokasinya yang strategis, biaya tenaga kerja yang rendah, hingga infrastruktur yang mendukung ekspor.

Faktor-faktor tersebut diyakini akan mengubah Vietnam menjadi tujuan utama bagi perusahaan teknologi, otomotif, elektronik, pakaian, dan tekstil multinasional.

Investasi asing nantinya akan menjadi kunci bagi pertumbuhan ekonomi Vietnam, dengan aliran modal Foreign Direct Investment (FDI) sendiri tercatat telah meningkat sebesar 32 persen secara yoy menjadi 36,6 miliar dolar AS (Rp570 triliun) pada tahun 2023.

FDI dianggap sebagai pendorong utama bagi industrialisasi negara ini, dengan fokus pada sektor ekspor di Vietnam.

Populer

Menko Yusril: Mundur dari Jabatan, Tak Gugurkan Tanggung Jawab Hukum Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 19:13

Firli Bahuri Sandang Gelar Doktor Hukum, Raih Gelar Summa Cumlaude

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 16:33

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

Legislator PAN Minta Menteri Imipas Tangguhkan Pengunduran Diri Dirjenpas Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 17:36

Gugatan Denny Indrayana Sia-sia, cuma Bikin Gaduh

Sabtu, 26 September 2026 | 02:36

Gaji 26 Wantimpres Prabowo Tembus Rp1,9 Miliar Tiap Bulan, Belum Termasuk Fasilitas

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 19:06

Jenderal Dedi Langsung Tancap Gas Siapkan Struktur Organisasi BRAN

Jumat, 02 Oktober 2026 | 01:43

UPDATE

Ini Pesan Denny Indrayana Jelang Putusan MK

Selasa, 06 Oktober 2026 | 16:23

IHSG Melesat 1,21 Persen, Rupiah Jauhi Rp18.000 per Dolar AS

Selasa, 06 Oktober 2026 | 16:12

Menhaj Godok Kunjungan Wisata Jemaah Haji dan Umrah ke Yordania

Selasa, 06 Oktober 2026 | 16:11

Prabowo Hadiri Penyerahan Uang Sitaan Negara Rp13,2 Triliun di Kejagung

Selasa, 06 Oktober 2026 | 16:09

Penempatan Manajer Sesuai Karakter Wilayah Jadi Kunci Keberhasilan Kopdes

Selasa, 06 Oktober 2026 | 16:04

Komisi III DPR Dukung Perombakan Pejabat Polri untuk Regenerasi

Selasa, 06 Oktober 2026 | 15:58

Komoditas Pangan Jadi Penyumbang Utama Inflasi di Jakarta

Selasa, 06 Oktober 2026 | 15:50

Ferry Juliantono Dorong Kolaborasi Kampus dan Pemda Kembangkan Koperasi

Selasa, 06 Oktober 2026 | 15:44

KPK Ingatkan Nusron Wahid soal Kewajiban Hadiri Panggilan Penyidik

Selasa, 06 Oktober 2026 | 15:40

Penampakan Tumpukan Uang Sitaan Negara Rp13,2 Triliun di Kejagung

Selasa, 06 Oktober 2026 | 15:39

Selengkapnya